Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Persis Solo Resmi Berpisah dengan Milomir Seslija, Awal Perombakan Laskar Sambernyawa di Bursa Transfer Liga 2

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Senin, 8 Juni 2026 | 16:20 WIB

Pelatih kepala Persis Solo Milomir Seslija mengakui bahwa Persija Jakarta adalah salah satu kekuatan paling konsisten di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini. (M IHSAN/RADAR SOLO)

Pelatih kepala Persis Solo Milomir Seslija mengakui bahwa Persija Jakarta adalah salah satu kekuatan paling konsisten di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini. (M IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Persis Solo resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Milomir Seslija setelah berakhirnya kompetisi musim 2025/2026. Pengumuman tersebut disampaikan manajemen Laskar Sambernyawa melalui akun Instagram resmi klub pada Minggu (7/6/2026) malam.

Keputusan ini menjadi bagian dari langkah evaluasi dan perombakan yang dilakukan manajemen menyusul hasil buruk yang diterima Persis pada musim lalu. Tim kebanggaan Kota Bengawan itu harus menerima kenyataan terdegradasi ke Liga 2 setelah gagal bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Pada klasemen akhir Super League 2025/2026, Persis menempati peringkat ke-16 dengan koleksi 34 poin. Raihan tersebut sebenarnya sama dengan yang dimiliki PSM Makassar di posisi ke-15.

Baca Juga: Eks Striker Timnas Indonesia Soroti Kondisi Pemain Setelah Persebi Boyolali Amankan Tiket 32 Besar

Namun, Laskar Sambernyawa kalah dalam perhitungan head-to-head sehingga harus turun kasta. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan Persis di kompetisi level tertinggi setelah beberapa musim terakhir menjadi peserta Liga 1.

Milomir Seslija sendiri mulai menangani Persis pada putaran kedua kompetisi. Pelatih asal Bosnia dan Herzegovina itu datang menggantikan Peter de Roo yang dinilai gagal mengangkat performa tim pada paruh pertama musim.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Liga 1: Persija Jakarta dan Garudayaksa Cuci Gudang, Shin Tae-yong Masuk Radar, Eks Persis Solo hingga  PenggWa Timnas Jadi Rebutan

Di bawah arahan Peter de Roo, Persis hanya mampu mengumpulkan lima poin dari 10 pertandingan. Rinciannya, satu kemenangan, dua hasil imbang, dan tujuh kekalahan.

Kedatangan Milo sempat membawa perubahan positif dalam permainan tim. Dari 21 pertandingan yang dijalaninya sebagai pelatih kepala, ia berhasil mengumpulkan 27 poin.

Selama periode tersebut, Persis mencatatkan tujuh kemenangan, enam hasil imbang, dan delapan kekalahan. Catatan itu membuat Milo membukukan rata-rata 1,29 poin per pertandingan.

Meski mampu meningkatkan performa dibandingkan paruh pertama musim, hasil tersebut belum cukup untuk menyelamatkan Persis dari ancaman degradasi. Persis tetap gagal keluar dari zona merah hingga kompetisi berakhir.

Melalui pernyataan resmi yang diunggah di media sosial klub, manajemen Persis menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan Milo selama menukangi tim.

“Persis resmi mengumumkan akhir kerja sama dengan Milomir Seslija sebagai Pelatih Kepala,” tulis manajemen klub dalam unggahan resminya.

Baca Juga: Ini Pembagian Grup Babak 32 Besar Liga 4 Piala Presiden 2026: Persak Kebumen, Persebi Boyolali, Persiharjo Sukoharjo, Persibangga Purbalingga, dan Persid Jember Dapat Lawan Berat

“Segenap elemen klub mengucapkan terima kasih atas segala komitmen dan kerja keras selama menjadi bagian dari keluarga Laskar Sambernyawa,” lanjut pernyataan tersebut.

Tidak hanya berpisah dengan Milo, Persis juga mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan asisten pelatih Milos Durovic. Kedua nama tersebut menjadi bagian awal dari proses pembenahan yang tengah dilakukan manajemen dalam menyusun kekuatan baru untuk mengarungi kompetisi Liga 2 musim depan. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
#persis solo #milomir seslija #liga 2