Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Diwarnai Kartu Merah hingga Aksi Saling Dorong, Persebi Boyolali Gagal kalahkan Wamena United di Laga Perdana 32 Besar Liga 4 Piala Presiden 2026

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Rabu, 10 Juni 2026 | 18:25 WIB
Pertandingan Persebi Boyolali melawan Wamena United di Stadion Kebogiro, Rabu (10/6/2026). (HERNINDYA JALU/RADAR SOLO)
Pertandingan Persebi Boyolali melawan Wamena United di Stadion Kebogiro, Rabu (10/6/2026). (HERNINDYA JALU/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Persebi Boyolali menjalani laga perdana Babak 32 Besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 Grup U dengan menghadapi Wamena United di Stadion Kebo Giro, Boyolali, Rabu (10/6/2026) sore.

Bertindak sebagai tuan rumah, Persebi langsung tampil menekan sejak menit awal pertandingan. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-11 ketika Rizki Kurniawan berhasil memecah kebuntuan.

Gol berawal dari umpan tarik yang dilepaskan Ronan dari sisi kiri lapangan. Rizki yang menerima bola sukses mengeksekusinya dengan sepakan backheel yang memperdaya kiper lawan dan membawa Laskar Pandanarang unggul 1-0.

Baca Juga:  Hasil Lengkap 32 Besar Liga 4, 10 Juni: Drama Pesta Gol, Pasrah Main Imbang,dan Pertandingan Memanas

Tertinggal satu gol, Wamena United meningkatkan intensitas serangan. Tim asal Papua itu beberapa kali menciptakan peluang berbahaya yang mengancam pertahanan Persebi.

Namun, penampilan gemilang penjaga gawang Raden Wijaya Mulya membuat gawang Persebi tetap aman. Ia berhasil menggagalkan sejumlah peluang yang diciptakan para pemain Wamena United.

Menjelang akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-40, Wamena United nyaris menyamakan kedudukan melalui pemain bernomor punggung 21, Boas Murafer.

Baca Juga: Persiharjo vs Pasuruan United Berakhir 0-0, Persaingan Grup X 32 Besar Liga 4 Makin Ketat

Beruntung, Raden kembali menunjukkan refleks cepatnya untuk mengamankan gawang Persebi. Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah pun bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tekanan yang dilancarkan Wamena United akhirnya membuahkan hasil. Tim tamu mendapatkan hadiah tendangan bebas pada menit ke-56 setelah pemain Persebi melakukan handsball di area berbahaya.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh pemain bernomor punggung 27, Yan Sama. Eksekusi tendangan bebasnya gagal diantisipasi kiper Persebi dan mengubah skor menjadi 1-1.

Memasuki menit ke-77, tensi pertandingan semakin memanas. Sejumlah pemain Wamena United terlihat beberapa kali melayangkan protes terhadap keputusan wasit yang memimpin jalannya pertandingan.

Memasuki 10 menit terakhir waktu normal, Persebi mulai lebih banyak menguasai permainan. Namun, dominasi tersebut belum mampu menghasilkan peluang bersih yang dapat dikonversi menjadi gol.

Drama terjadi pada masa injury time. Pemain Wamena United, Boas Murafer, diganjar kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan setelah terlibat insiden provokasi. Dalam kejadian yang sama, pemain Persebi, Lopez, juga menerima kartu merah dari wasit.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Pertandingan pun berakhir imbang 1-1 antara Persebi Boyolali dan Wamena United pada laga pembuka Grup U Babak 32 Besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
#wamena United #liga 4 #Persebi Boyolali