RADARSOLO.COM – Persebi Boyolali memilih segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya pada Babak 32 Besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026. Tim berjuluk Laskar Pandanarang itu mengaku sudah melupakan kekecewaan akibat sejumlah keputusan kontroversial yang terjadi pada laga sebelumnya.
Manajemen Persebi memastikan telah melayangkan laporan resmi kepada PSSI terkait insiden yang terjadi saat pertandingan perdana grup U melawan Wamena United (1-1) di Stadion Kebogiro, Rabu (10/6) lalu.
Baca Juga: Mahasiswa di Solo Desak Evaluasi PLTSA Putri Cempo
Asisten Manajer Persebi Bambang Wijayanto mengatakan, laporan tersebut disertai sejumlah bukti video yang dianggap menunjukkan adanya kejanggalan dalam pengambilan keputusan oleh perangkat pertandingan.
Menurutnya, manajemen bergerak cepat setelah pertandingan berakhir. Seluruh bukti yang dimiliki langsung dikirimkan sebagai bahan evaluasi kepada operator dan federasi. "Insiden kemarin sudah ditindaklanjuti manajemen ke PSSI beserta bukti-bukti video yang kami miliki," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Solo, Jumat (12/6).
Bambang mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, perangkat pertandingan yang memimpin laga tersebut tidak lagi bertugas pada pertandingan berikutnya di grup U. "Malam itu juga seluruh perangkat diberhentikan dan dipulangkan, kemudian diganti perangkat yang lain," terangnya.
Meski masih menyisakan kekecewaan, Persebi tidak ingin terlalu lama larut dalam polemik. Tim pelatih dan manajemen memilih mengembalikan fokus pemain untuk menghadapi pertandingan yang akan datang.
Persiapan tim pun terus berjalan normal. Skuad Persebi tetap menjalani program latihan sesuai jadwal guna menjaga kondisi fisik maupun kesiapan taktik. Bambang memastikan seluruh pemain dalam kondisi siap bertanding. Latihan terakhir yang dijalani pada Kamis pagi berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Sabtu sore (13/6), Persebi akan menantang Celebest FC. Persebi wajib menang, demi menjaga potensi lolos ke babak berikutnya
"Untuk tim sudah siap menyongsong pertandingan besok. Barusan juga selesai latihan dan kondisi anak-anak siap semua," ucapnya.
Selain melaporkan kepemimpinan wasit, Persebi juga memasukkan insiden kartu merah yang diterima penyerang asing mereka, Lopez, ke dalam laporan yang dikirimkan kepada PSSI.
Namun demikian, Bambang mengakui peluang perubahan keputusan terkait kartu merah tersebut cukup kecil. Sebab keputusan wasit yang sudah diambil di lapangan umumnya sulit untuk direvisi meskipun menjadi bagian dari bahan evaluasi.
Kini Persebi berharap pertandingan berikutnya dapat berlangsung lebih fair sehingga tim bisa fokus mengejar hasil maksimal demi menjaga peluang lolos ke babak 16 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026.
Sementara itu, ditempat lain Persiharjo Sukoharjo akan jalani laga keduanya di babak 32 besar Liga 4 grup X melawan Persak Kebumen di Stadion Jember Sport Garden, siang ini (kickoff 13.00, live di Youtube PSSI TV). (hj/nik)
Editor : Niko auglandy