RADARSOLO.COM - Persaingan menuju babak 16 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 semakin memanas setelah rangkaian laga matchday kedua babak 32 besar digelar pada Sabtu (13/6/2026). Sejumlah tim mulai mengamankan posisi, sementara beberapa lainnya berada di ujung tanduk dan wajib menang pada laga terakhir jika ingin menjaga asa promosi ke Liga 3.
Di Grup U yang berlangsung di Stadion Kebo Giro, Boyolali, Wamena United tampil impresif dengan membungkam Persada Sumba Barat Daya tiga gol tanpa balas. Kemenangan tersebut membuat wakil Papua Pegunungan itu melesat ke puncak klasemen sementara dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan.
Baca Juga: Hasil Liga 4: Persiharjo Sukoharjo Gagal Menang Lagi, Kontra Persid Jadi Penentuan Nasib
Pada laga lainnya, tuan rumah Persebi Boyolali berhasil menyelamatkan satu poin secara dramatis saat menahan Celebest FC 1-1.
Celebest sempat unggul lebih dulu melalui Ghifari Faiz pada menit ke-54. Namun ketika kemenangan sudah di depan mata, Persebi mendapat hadiah penalti di masa injury time yang sukses dieksekusi Ronan Aryi pada menit 90+5.
Hasil tersebut membuat persaingan Grup U semakin terbuka. Wamena United memimpin dengan empat poin, disusul Celebest FC yang juga mengoleksi empat poin.
Persebi Boyolali berada di posisi ketiga dengan dua poin, sedangkan Persada Sumba Barat Daya menjadi juru kunci tanpa poin. Artinya, tiga tim teratas masih sama-sama berpeluang merebut dua tiket menuju babak 16 besar.
Sementara itu di Grup V, Persipani Paniai semakin dekat dengan fase gugur setelah meraih kemenangan kedua beruntun. Kali ini mereka menaklukkan Persiker Keerom dengan skor tipis 1-0. Tambahan tiga poin membuat Persipani mengoleksi enam angka sempurna dari dua pertandingan.
Pada pertandingan lainnya, Persinga Ngawi juga menjaga peluang lolos setelah mengalahkan Porsiba FC Tanjung Enim 2-0. Gol-gol kemenangan Persinga dicetak Dimas Galih pada menit ke-9 dan Dei Cahyono menit ke-83.
Baca Juga: Update Bursa Transfer Liga 1: Deri Corfe Dilepas, PSIM Jogja Siapkan Striker Baru yang Lebih Ganas?
Dengan hasil tersebut, Persipani memimpin klasemen Grup V dengan enam poin dan hanya membutuhkan hasil imbang pada laga terakhir untuk memastikan tiket ke babak 16 besar.
Persinga Ngawi berada di posisi kedua dengan enam poin namun kalah produktivitas gol. Sementara Porsiba dan Persiker Keerom dipastikan tersingkir setelah menelan dua kekalahan beruntun.
Di Grup W, Persigar Garut membuka peluang besar lolos ke fase berikutnya usai menundukkan Persemar Martapura dengan skor tipis 1-0. Pada pertandingan lainnya, Persepam Pamekasan juga meraih kemenangan penting setelah mengalahkan Persikoba Kota Batu 1-0 lewat gol Qischil pada menit ke-53.
Kemenangan tersebut membuat Persigar Garut dan Persepam Pamekasan kini sama-sama mengoleksi empat poin.
Persikoba Kota Batu berada di posisi ketiga dengan satu poin, sedangkan Persemar Martapura terpuruk di dasar klasemen tanpa poin.
Laga terakhir akan menjadi penentuan siapa yang berhak mengamankan tiket lolos dari grup ini.
Persaingan tak kalah sengit terjadi di Grup X yang dipusatkan di Stadion Jember Sport Garden. Persak Kebumen gagal mengamankan kemenangan saat ditahan Persiharjo Sukoharjo 1-1.
Persiharjo sempat unggul menjelang turun minum lewat gol Febriyan Perjuangan pada menit 45+2. Namun Persak mampu menyamakan skor melalui Adimas pada menit ke-74.
Pada laga lainnya, tuan rumah Persid Jember juga bermain imbang 1-1 melawan Pasuruan United. Persid unggul lebih dulu melalui Ahmad Dedi pada menit ke-47 sebelum Riko Hardiansyah menyelamatkan Pasuruan United lewat gol balasan pada menit ke-69.
Hasil tersebut membuat Persak Kebumen tetap berada di puncak klasemen dengan empat poin. Pasuruan United menempati posisi kedua dengan dua poin, unggul selisih gol atas Persiharjo Sukoharjo yang juga mengoleksi dua poin. Persid Jember berada di dasar klasemen dengan satu poin.
Situasi Grup X menjadi salah satu yang paling ketat. Persak belum aman, sementara Pasuruan United, Persiharjo, dan Persid Jember masih memiliki peluang lolos. Namun bagi Persiharjo, kemenangan atas Persid Jember pada laga terakhir menjadi harga mati jika ingin menjaga asa tampil di babak 16 besar.
Dengan hanya menyisakan satu pertandingan lagi di fase grup, persaingan menuju dua besar klasemen masing-masing grup dipastikan berlangsung sengit.
Tidak ada ruang lagi untuk kehilangan poin karena satu hasil buruk bisa langsung mengubur mimpi promosi ke Liga 3 musim depan. (nik)
Editor : Niko auglandy