RADARSOLO.COM - Putaran nasional Babak 32 Besar Liga 4 Piala Presiden 2026 hampir menuntaskan seluruh rangkaian pertandingan fase grup. Sejumlah tim sudah memastikan tiket ke babak 16 besar setelah sukses finis di dua posisi teratas klasemen grup masing-masing.
Namun di sisi lain, tidak sedikit klub yang harus mengubur mimpi promosi dan mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat setelah gagal bersaing dalam perebutan tiket lolos.
Persaingan pada fase ini berlangsung sangat ketat. Banyak pertandingan berakhir dengan selisih tipis, bahkan beberapa grup harus menentukan tim yang lolos melalui produktivitas gol hingga head-to-head karena perolehan poin yang sama.
GRUP Q: PERSIBANGGA PURBALINGGA DAN PESIK KUNINGAN LOLOS KE 16 BESAR
PERSAINGAN Grup Q Babak 32 Besar Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026 resmi berakhir pada Senin (15/6/2026). Persibangga Purbalingga dan Pesik Kuningan menjadi dua tim yang berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar setelah menempati posisi dua teratas klasemen akhir.
Pada laga penentuan, Persibangga Purbalingga bermain imbang 1-1 melawan Pesik Kuningan. Sementara di pertandingan lainnya, Persemar Martapura sukses menaklukkan Cimahi United dengan skor meyakinkan 4-2.
Baca Juga: Bursa Transfer Liga 1: Garudayaksa Bongkar Total Skuad, Siap Datangkan Bintang Timnas?
Meski gagal meraih kemenangan pada laga terakhir, hasil imbang sudah cukup bagi Persibangga untuk memastikan diri finis sebagai juara Grup Q.
Persibangga sempat unggul lebih dahulu melalui gol Usama Ahmad Raihan pada menit ke-17. Namun keunggulan tersebut hanya bertahan empat menit setelah Supriatna berhasil menyamakan kedudukan untuk Pesik Kuningan pada menit ke-21.
Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir dan membuat kedua tim sama-sama menambah poin penting dalam perebutan tiket fase gugur.
Di pertandingan lain, Persemar Martapura menutup perjalanan mereka dengan kemenangan meyakinkan atas Cimahi United.
Persemar membuka keunggulan melalui gol bunuh diri pemain Cimahi, Vixto DR, pada menit ke-37. Tim asal Kalimantan Selatan itu kemudian menambah tiga gol lagi lewat Reza Yanuari pada menit ke-49, Indra Wijayadi menit ke-56, dan Zola Anggoro menit ke-74.
Cimahi United hanya mampu membalas dua gol, salah satunya melalui Munadi pada menit ke-62.
Kemenangan 4-2 tersebut memang menjadi penutup manis bagi Persemar Martapura. Namun tambahan tiga poin tetap tidak cukup untuk membawa mereka lolos ke babak berikutnya.
Berdasarkan klasemen akhir Grup Q, Persibangga Purbalingga keluar sebagai pemuncak klasemen dengan koleksi tujuh poin hasil dua kemenangan dan satu kali imbang.
Baca Juga: Bursa Transfer Liga 1: Jose Gomes Datang, 8 Pemain Langsung Korban! Ini Wajah Baru Madura United
Sementara Pesik Kuningan mengamankan posisi runner-up dengan empat poin dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Di bawah mereka terdapat Persemar Martapura yang mengoleksi tiga poin hasil satu kemenangan dan dua kekalahan. Meski memiliki jumlah poin yang sama dengan Cimahi United, Persemar unggul dalam produktivitas gol.
Cimahi United harus puas finis di posisi juru kunci setelah hanya meraih satu kemenangan dan menelan dua kekalahan sepanjang babak 32 besar.
Dengan hasil tersebut, Persibangga Purbalingga dan Pesik Kuningan resmi melaju ke babak 16 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026. Sementara Persemar Martapura dan Cimahi United harus mengakhiri perjalanan mereka lebih awal sekaligus mengubur mimpi untuk melangkah lebih jauh di kompetisi musim ini.
GRUP R: WAHANA FC DAN 757 KEPRI JAYA FC LOLOS KE 16 BESAR
PERSAINGAN Grup R Babak 32 Besar Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026 akhirnya tuntas, Senin (15/6/2026). Dua tiket menuju babak 16 besar resmi menjadi milik Wahana FC Pekanbaru dan 757 Kepri Jaya FC setelah keduanya mampu mengamankan posisi dua besar klasemen akhir.
Laga penentuan yang berlangsung serentak menghadirkan drama hingga menit-menit terakhir. Wahana FC tampil impresif dengan menundukkan PS Badung Bali 3-1, sementara duel Makassar City FC kontra 757 Kepri Jaya FC berakhir imbang 1-1.
Bermain dengan target kemenangan, Wahana FC langsung menunjukkan ambisinya sejak awal pertandingan. Tim asal Pekanbaru itu membuka keunggulan melalui gol Robi Darwis pada menit ke-42.
Keunggulan tersebut bertambah sesaat setelah babak kedua dimulai. M. Adif sukses menggandakan skor pada menit ke-52 dan membuat Wahana FC semakin nyaman mengendalikan pertandingan.
PS Badung sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol bunuh diri Noer Wahid pada menit ke-56. Namun harapan kebangkitan wakil Bali itu akhirnya pupus setelah Fadau mencetak gol ketiga Wahana FC melalui titik penalti pada menit ke-80.
Kemenangan 3-1 tersebut memastikan Wahana FC mengakhiri fase grup dengan koleksi enam poin hasil dua kemenangan dan satu kekalahan. Raihan itu cukup untuk mengantar mereka finis sebagai pemuncak klasemen Grup R sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Di pertandingan lainnya, Makassar City FC dan 757 Kepri Jaya FC terlibat duel sengit yang juga menentukan nasib kedua tim.
757 Kepri Jaya FC lebih dulu unggul lewat gol M. Muchlis pada menit ke-33. Gol tersebut sempat membawa wakil Kepulauan Riau berada di jalur aman menuju fase gugur.
Namun Makassar City FC tidak menyerah begitu saja. Ketika pertandingan hampir berakhir, Mricga muncul sebagai penyelamat dengan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-87.
Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama mengoleksi empat poin di klasemen akhir.
Meski memiliki jumlah poin identik, 757 Kepri Jaya FC berhak menempati posisi kedua karena unggul produktivitas gol dibanding Makassar City FC.
Sepanjang fase grup, 757 Kepri Jaya FC berhasil mencetak tiga gol dan hanya kebobolan dua kali. Sementara Makassar City FC juga mencetak tiga gol, namun kebobolan tiga kali.
Keunggulan selisih gol tersebut menjadi faktor penentu yang mengantar 757 Kepri Jaya FC lolos mendampingi Wahana FC ke babak 16 besar.
Sementara itu, nasib kurang beruntung harus diterima Makassar City FC dan PS Badung Bali. Kedua tim dipastikan tersingkir dari kompetisi setelah gagal finis di dua besar klasemen akhir Grup R.
Persaingan ketat yang terjadi sejak matchday pertama membuat Grup R menjadi salah satu grup paling kompetitif di Babak 32 Besar Liga 4 Piala Presiden 2026. Hingga laga terakhir, seluruh tim masih memiliki peluang lolos sebelum akhirnya Wahana FC dan 757 Kepri Jaya FC menjadi dua tim yang berhasil melanjutkan perjalanan menuju babak 16 besar.
GRUP S: PERSIKOTAS TASIKMALAYA DAN PERSMA 1960 MANADO LOLOS
PERSAINGAN Grup S Babak 32 Besar Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026 akhirnya mencapai klimaks pada matchday ketiga yang digelar Senin (15/6/2026). Dua tiket menuju babak 16 besar resmi diamankan oleh Persikotas Tasikmalaya dan Persma 1960 Manado setelah keduanya meraih hasil positif pada laga terakhir.
Persikotas Tasikmalaya memastikan diri sebagai juara grup usai menundukkan Persimaju Mamuju dengan skor 2-1. Sementara Persma 1960 Manado sukses mengalahkan PSP Padang 1-0 dalam laga yang sekaligus menjadi penentu nasib kedua tim.
Baca Juga: Update Bursa Transfer Liga 1: Deri Corfe Dilepas, PSIM Jogja Siapkan Striker Baru yang Lebih Ganas?
Pada pertandingan yang berlangsung lebih awal, Persma 1960 Manado tampil efektif saat menghadapi PSP Padang. Satu-satunya gol dalam laga tersebut dicetak Riandi Subuh pada menit ke-17.
Gol itu terbukti sangat berharga karena mampu membawa Persma meraih tiga poin sekaligus membuka jalan menuju babak 16 besar.
Di laga lainnya, Persikotas Tasikmalaya harus bekerja keras sebelum akhirnya mengamankan kemenangan atas Persimaju Mamuju.
Persimaju sempat memberikan perlawanan sengit melalui gol Ryan Egy Saputra. Namun Persikotas berhasil membalikkan keadaan lewat gol Rasyal Naufal pada menit ke-67 dan Jujun Junaedi pada menit ke-82.
Kemenangan tersebut membuat Persikotas mengakhiri fase grup dengan koleksi tujuh poin hasil dua kemenangan dan satu kali imbang. Catatan itu sekaligus menjadikan tim asal Tasikmalaya sebagai pemuncak klasemen Grup S.
Lebih impresif lagi, Persikotas berhasil melewati seluruh pertandingan babak 32 besar tanpa menelan satu pun kekalahan.
Sementara itu, perebutan posisi runner-up berlangsung jauh lebih dramatis. Persma 1960 Manado dan PSP Padang sama-sama mengakhiri fase grup dengan koleksi empat poin.
Kedua tim mencatatkan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan sepanjang babak 32 besar.
Namun berdasarkan hasil pertemuan langsung, Persma berhak menempati posisi kedua klasemen. Kemenangan 1-0 atas PSP Padang pada matchday terakhir menjadi faktor penentu yang membuat wakil Sulawesi Utara tersebut unggul dalam perhitungan head to head.
Dengan demikian, Persma berhak menemani Persikotas Tasikmalaya melangkah ke babak 16 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026.
Baca Juga: Bursa Transfer Liga 2 Memanas, PSMS Medan Perpanjang Kontrak Pelatih dan Pemain Inti
Sebaliknya, PSP Padang harus menerima kenyataan pahit tersingkir meski memiliki jumlah poin yang sama dengan Persma. Nasib serupa juga dialami Persimaju Mamuju yang hanya mampu mengumpulkan satu poin dari tiga pertandingan.
Hasil ini memastikan Persikotas Tasikmalaya dan Persma 1960 Manado menjadi wakil Grup S yang melanjutkan perjuangan di fase gugur. Sementara PSP Padang dan Persimaju Mamuju harus mengubur mimpi untuk melangkah lebih jauh sekaligus mengakhiri perjalanan mereka di Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026.
GRUP T: UNAAHA FC DAN PSN NGADA MELAJU KE BABAK 16 BESAR
BABAK 32 Besar Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026 Grup T resmi berakhir pada Senin (15/6/2026). Unaaha FC Konawe dan PSN Ngada memastikan diri melangkah ke babak 16 besar setelah finis di dua posisi teratas klasemen akhir.
Pada pertandingan penutup fase grup, Unaaha FC kembali menunjukkan ketangguhannya dengan menundukkan PSN Ngada 3-1. Sementara Persenga Nganjuk menutup kompetisi dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas MRC Bulukumba.
Duel antara PSN Ngada dan Unaaha FC berlangsung menarik sejak menit awal. PSN Ngada sempat membuka keunggulan lebih dahulu melalui gol Adam Aby pada menit ke-21.
Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Hanya tiga menit berselang, Wildan Mukhalladun berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Baca Juga: Update Bursa Transfer Liga 1: Persebaya Surabaya Lepas 10 Pemain, Kiper Timnas Dipertahankan
Unaaha FC kemudian berbalik unggul lewat gol Aditya Putra pada menit ke-40 sebelum Gilang Oktaviana memperbesar keunggulan melalui titik penalti pada menit ke-50.
Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil tersebut memastikan Unaaha FC menyapu bersih tiga pertandingan fase grup dengan kemenangan.
Di laga lainnya, Persenga Nganjuk berhasil meraih kemenangan perdana setelah menaklukkan MRC Bulukumba dengan skor 4-1.
MRC Bulukumba sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Dzakyul Raihan pada menit ke-11. Namun Persenga mampu bangkit pada babak kedua.
Kristiyono membuka jalan kebangkitan Persenga lewat gol pada menit ke-48. Setelah itu, Koko Dwi Angga mencetak dua gol dari titik penalti pada menit ke-58 dan 84, sementara satu gol lainnya disumbangkan Deka Gili Harsa pada menit ke-74.
Meski meraih kemenangan telak, hasil tersebut tetap tidak cukup untuk membawa Persenga melaju ke babak berikutnya.
Berdasarkan klasemen akhir Grup T, Unaaha FC Konawe keluar sebagai juara grup dengan koleksi sempurna sembilan poin dari tiga kemenangan beruntun. Tim asal Sulawesi Tenggara itu juga mencatatkan tujuh gol dan hanya kebobolan tiga kali.
PSN Ngada menempati posisi runner-up dengan enam poin hasil dua kemenangan dan satu kekalahan.
Sementara Persenga Nganjuk finis di peringkat ketiga dengan tiga poin setelah meraih satu kemenangan dan menelan dua kekalahan.
Nasib paling buruk dialami MRC Bulukumba yang menjadi juru kunci. Mereka gagal meraih poin setelah menelan tiga kekalahan beruntun dengan catatan hanya mencetak dua gol dan kebobolan 11 kali.
Dengan demikian, Unaaha FC Konawe dan PSN Ngada resmi melaju ke babak 16 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026. Sementara Persenga Nganjuk dan MRC Bulukumba harus mengakhiri perjalanan mereka di Babak 32 Besar. (nik)
Editor : Niko auglandy