RADARSOLO.COM – Babak 32 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 resmi berakhir. Persaingan ketat yang berlangsung di berbagai kota melahirkan 16 tim terbaik yang berhak melangkah ke fase 16 besar.
Di sisi lain, hasil tersebut juga menghadirkan kabar pahit bagi sepak bola Solo Raya setelah dua wakilnya, Persebi Boyolali dan Persiharjo Sukoharjo, sama-sama gagal melanjutkan perjalanan.
Persebi sebenarnya sempat berada di ambang kelolosan. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Kebo Giro, Boyolali, Laskar Pandanarang hanya membutuhkan kemenangan atas Persada Sumba Barat Daya untuk menjaga asa lolos.
Skenario yang diharapkan sempat terlihat ketika Persebi unggul lebih dulu melalui gol Ronan Aryo Wibisono. Namun, Persada yang sudah tidak memiliki kepentingan di klasemen justru tampil lepas dan mampu membalikkan keadaan menjadi kemenangan 2-1.
Kekalahan tersebut membuat Persebi harus puas menutup fase grup di dasar klasemen Grup U dengan koleksi dua poin dari tiga pertandingan. Ironisnya, hasil lain di Stadion Sriwedari sebenarnya sempat membuka peluang bagi wakil Boyolali tersebut.
Celebest FC Palu yang berada di posisi kedua justru dihajar Wamena United dengan skor telak 0-3. Namun, kegagalan Persebi memanfaatkan momentum membuat tiket lolos akhirnya menjadi milik Wamena United dan Celebest FC.
Nasib serupa juga dialami Persiharjo Sukoharjo. Laskar Honggopati gagal meraih kemenangan yang dibutuhkan setelah takluk 0-1 dari tuan rumah Persid Jember di Stadion Jember Sport Garden. Hasil itu membuat Persiharjo hanya mengumpulkan dua poin hasil dua kali imbang dan sekali kalah.
Menariknya, kemenangan Persid ternyata belum cukup untuk membawa wakil Jember tersebut melaju ke fase berikutnya. Pada pertandingan lain, Pasuruan United mengalahkan Persak Kebumen dengan skor 1-0. Hasil tersebut mengantar Pasuruan United keluar sebagai juara Grup X dengan lima poin.
Baca Juga: Indriyanto Beberkan Penyebab Persebi Tersingkir dari Liga 4: Beban Harus Lolos Terlalu Berat Diemban
Sementara itu, Persak Kebumen tetap berhak lolos sebagai runner-up grup meski kalah pada laga terakhir. Persak dan Persid sama-sama mengoleksi empat poin, namun tim asal Kebumen unggul head to head setelah menang 1-0 atas Persid pada matchday pertama.
Dengan berakhirnya babak 32 besar, peta persaingan menuju Liga 3 semakin mengerucut. Sebanyak 16 tim kini masih menjaga mimpi untuk melangkah lebih jauh sekaligus mendekati target promosi.
Daftar tim yang lolos ke babak 16 besar terdiri atas Persibangga Purbalingga, PESIK Kuningan, Wahana FC Pekanbaru, 757 Kepri Jaya FC, Persikotas Tasikmalaya, Persma 1960 Manado, Unaaha FC Konawe, PSN Ngada, Wamena United, Celebest FC Palu, Persipani Paniai, Persinga Ngawi, Persepam Pamekasan, Persigar Garut, Pasuruan United, dan Persak Kebumen.
Baca Juga: Pesan Haru Febri Hariyadi Setelah Gagal Selamatkan Persis Solo dari Degradasi ke Liga 2
Dari deretan tim tersebut, Wamena United menjadi salah satu kandidat kuat setelah tampil impresif sepanjang fase grup. Klub asal Papua Pegunungan itu belum terkalahkan dan sukses menutup Grup U sebagai juara dengan tujuh poin.
Di sisi lain, Celebest FC menjadi tim yang paling beruntung. Meski menelan kekalahan telak 0-3 dari Wamena United pada laga terakhir, wakil Sulawesi Tengah itu tetap lolos berkat kekalahan yang dialami Persebi Boyolali.
Babak 16 besar dipastikan menghadirkan persaingan yang lebih sengit. Tidak ada lagi ruang untuk melakukan kesalahan karena setiap pertandingan akan menjadi penentu langkah tim-tim tersisa dalam perburuan tiket promosi ke Liga 3 musim depan.(nik)
Editor : Niko auglandy