RADARSOLO.COM – Persaingan Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 memasuki babak paling menentukan. Setelah melewati maraton pertandingan sejak fase 64 besar hingga 32 besar, kini hanya tersisa 16 tim terbaik yang masih bertahan dalam perburuan tiket promosi ke Liga 3 musim depan.
Babak 16 besar akan mulai bergulir pada 19 hingga 26 Juni 2026. Sebanyak 16 klub yang berhasil lolos akan kembali bertarung dalam format kompetisi penuh yang dipusatkan di tiga wilayah, yakni Solo, Bantul, dan Jogja.
Fase ini dipastikan menghadirkan persaingan yang semakin ketat. Sebab, tidak ada lagi ruang untuk melakukan kesalahan. Setiap poin yang diraih akan sangat menentukan peluang klub untuk melangkah ke babak berikutnya.
Baca Juga: Wakil Solo Raya Rontok di Liga 4, Ini 16 Tim yang Masih Berpeluang Promosi ke Liga 3
Menariknya, format kompetisi Liga 4 Nasional musim ini mengalami perubahan dibandingkan beberapa musim sebelumnya. Operator kompetisi menerapkan sistem home tournament dengan format single round robin pada babak 16 besar.
Sebanyak 16 tim dibagi ke dalam empat grup yang masing-masing berisi empat klub. Setiap tim akan saling bertemu satu kali. Nantinya, juara grup dan runner-up berhak melaju ke babak 8 besar.
Dengan kata lain, hanya delapan tim yang akan tersisa setelah fase ini berakhir. Persaingan diprediksi berlangsung sangat sengit mengingat seluruh peserta kini hanya berjarak beberapa langkah menuju target utama, yakni promosi ke Liga 3.
Tak berhenti sampai di situ, regulasi kompetisi juga telah mengatur tahapan berikutnya. Babak 8 besar akan digelar pada 29 Juni hingga 5 Juli 2026 dengan format yang sama, yakni home tournament dan single round robin.
Delapan tim yang lolos akan dibagi ke dalam dua grup yang masing-masing berisi empat peserta. Seperti halnya babak 16 besar, juara dan runner-up grup akan mendapatkan tiket menuju semifinal.
Setelah itu, format kompetisi berubah menjadi sistem gugur. Babak semifinal akan dimainkan dalam satu pertandingan pada 8 Juli 2026. Tim yang menang akan melaju ke partai puncak, sementara yang kalah harus puas mengakhiri perjalanan mereka.
Puncak kompetisi Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli 2026. Final akan dimainkan dalam format single match untuk menentukan juara nasional Liga 4 musim ini.
Selain persaingan memperebutkan trofi, setiap klub juga membawa misi besar untuk naik kasta. Oleh karena itu, setiap pertandingan mulai fase 16 besar dipastikan berlangsung layaknya partai final.
Sejumlah tim mulai muncul sebagai kandidat kuat juara. Wamena United tampil impresif sepanjang fase grup dengan produktivitas gol yang tinggi. Pasuruan United juga menunjukkan konsistensi setelah lolos sebagai juara grup tanpa tersentuh kekalahan.
Di sisi lain, Celebest FC Palu, Persak Kebumen, Persipani Paniai, hingga Persigar Garut berpotensi menjadi kuda hitam yang bisa membuat kejutan di fase gugur nanti.
Sementara itu, Solo kembali mendapat kepercayaan menjadi salah satu pusat penyelenggaraan kompetisi. Kehadiran sejumlah pertandingan babak 16 besar di Kota Bengawan diperkirakan akan menghadirkan atmosfer sepak bola yang meriah meski dua wakil Solo Raya, Persebi Boyolali dan Persiharjo Sukoharjo, telah tersingkir pada fase sebelumnya.
Dengan format yang semakin kompetitif dan jarak menuju promosi yang semakin dekat, babak 16 besar dipastikan menjadi titik awal pertarungan sesungguhnya dalam Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026.
SOLO JADI HOST
Babak 16 besar akan berlangsung pada 19-26 Juni 2026 dengan format empat grup yang masing-masing dihuni empat tim. Menariknya, Kota Solo dan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali dipercaya menjadi pusat penyelenggaraan fase krusial tersebut.
Meski dua wakil Solo Raya, Persebi Boyolali dan Persiharjo Sukoharjo, telah tersingkir pada fase sebelumnya, atmosfer sepak bola nasional dipastikan tetap terasa di Kota Bengawan. Sebab, dua grup sekaligus akan memainkan seluruh pertandingan mereka di Solo.
Grup AA akan menjadi salah satu grup yang diprediksi berlangsung sengit. Persibangga Purbalingga, 757 Kepri Jaya FC, Persikotas Kota Tasikmalaya, dan PSN Ngada bakal saling sikut di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.
Persibangga yang tampil konsisten sejak fase nasional diperkirakan menjadi salah satu kandidat kuat lolos, namun Persikotas dan 757 Kepri Jaya juga memiliki kualitas yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Persaingan tak kalah menarik tersaji di Grup BB yang akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul. Wahana FC Pekanbaru, PESIK Kuningan, Unaaha FC Konawe, dan Persma 1960 Manado akan berebut dua tiket menuju fase berikutnya.
Grup ini disebut sebagai salah satu grup paling merata karena seluruh peserta menunjukkan performa impresif sepanjang babak sebelumnya.
Sementara itu perhatian publik Solo dipastikan tertuju ke Grup CC. Grup ini berisi sejumlah tim yang tampil mencolok sepanjang babak 32 besar.
Wamena United yang lolos sebagai juara Grup U dengan catatan impresif akan menghadapi Persinga Ngawi, Persicar, Persigar Garut, serta Persak Kebumen.
Meski venue resmi belum diumumkan, seluruh pertandingan Grup CC dipastikan digelar di Solo. Sejumlah stadion seperti Stadion Sriwedari, Stadion Universitas Sebelas Maret (UNS), hingga Lapangan Kota Barat menjadi kandidat lokasi pertandingan.
Wamena United datang dengan status salah satu tim paling produktif dan memiliki lini pertahanan terbaik sejauh ini. Namun Persak Kebumen yang sukses menyingkirkan Persid Jember lewat keunggulan head to head juga siap menjadi kuda hitam.
Tak kalah menarik, Grup DD juga akan berlangsung di Solo. Persipani Paniai, Celebest FC Palu, Persepam Pamekasan, dan Pasuruan United akan memperebutkan tiket lolos ke babak berikutnya.
Celebest FC menjadi salah satu tim yang paling mencuri perhatian pada fase sebelumnya. Meski kalah telak 0-3 dari Wamena United di laga terakhir grup, wakil Sulawesi Tengah itu tetap berhasil lolos berkat hasil pertandingan lain yang menguntungkan.
Di sisi lain, Pasuruan United datang dengan status juara Grup X dan belum terkalahkan sepanjang babak 32 besar.
Dengan hanya dua tim terbaik dari masing-masing grup yang akan melaju ke fase selanjutnya, setiap pertandingan dipastikan berlangsung layaknya final. Tidak ada lagi ruang untuk kehilangan poin jika ingin menjaga mimpi promosi ke Liga 3 tetap hidup.
Babak 16 besar ini sekaligus menjadi ujian sesungguhnya bagi para kontestan. Tim-tim yang mampu menjaga konsistensi dan mental bertanding diprediksi akan melangkah lebih jauh dalam perburuan tiket menuju kasta yang lebih tinggi. (nik)
Editor : Niko auglandy