RADARSOLO.COM – Kegagalan Persebi Boyolali menembus babak 16 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 mulai memunculkan pertanyaan mengenai masa depan tim, termasuk posisi pelatih kepala Indriyanto Nugroho untuk musim mendatang.
Seperti diketahui sebelumnya, Laskar Pandanarang dipastikan tersingkir setelah menelan kekalahan 1-2 dari Persada Sumba Barat Daya pada laga terakhir Grup U di Stadion Kebo Giro, Boyolali, Selasa (16/6/2026).
Hasil tersebut membuat langkah Persebi terhenti di babak 32 besar. Padahal, peluang untuk lolos ke fase berikutnya sejatinya masih terbuka lebar andai Persebi bisa menang.
Baca Juga: Agus Kempul Ajukan Pengunduran Diri jelang Porprov, IMI Solo Tempuh Jalur Mediasi
Usai laga, Indriyanto Nugroho belum bisa memastikan apakah dia akan tetap menukangi Persebi pada musim depan atau tidak. Mantan penyerang Timnas Indonesia era 1990an tersebut memilih menunggu proses evaluasi yang akan dilakukan manajemen.
Menurut Indriyanto, seluruh pihak perlu mengambil waktu untuk beristirahat sejenak sebelum membahas langkah berikutnya setelah berakhirnya kompetisi musim ini.
“Belum tahu, kami masih menunggu. Kami evaluasi dulu. Mungkin istirahat, terus evaluasi apa yang harus kami lakukan ke depan,” ujarnya.
Pelatih berusia 49 tahun tersebut menyerahkan sepenuhnya keputusan mengenai masa depannya kepada manajemen klub. Dia menegaskan tim pelatih dan pemain telah berusaha memberikan yang terbaik selama kompetisi berlangsung.
“Bukan dengan saya atau dengan yang lain mungkin, tapi semuanya terserah dari manajemen. Kami sudah berusaha maksimal, tinggal nanti keputusan manajemen seperti apa,” lanjutnya.
Sinyal evaluasi menyeluruh juga disampaikan Asisten Manajer Persebi Boyolali Bambang Wijayanto. Menurutnya, jajaran manajemen telah mulai membahas berbagai aspek yang menjadi penyebab kegagalan tim di putaran nasional.
Bambang mengungkapkan bahwa setelah kompetisi berakhir, manajemen langsung menggelar agenda perpisahan bersama pemain dan tim ofisial di mess Persebi.
“Sudah kami evaluasi semuanya dan hari ini di mess Persebi sekalian ada acara perpisahan manajemen dengan pemain dan ofisial tim,” ujar Bambang kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (18/6/2026).
Baca Juga: Pembagian Grup 16 Besar Liga 4 Resmi Keluar, Solo, Jogja dan Bantul Jadi Tuan Rumahanya
Sebagai bagian dari evaluasi tersebut, Persebi Boyolali untuk sementara membubarkan skuad yang tampil pada Liga 4 Nasional musim ini. Langkah itu dilakukan sambil menunggu keputusan dan rencana klub untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Selain evaluasi internal, manajemen juga menyoroti berbagai masukan yang disampaikan kelompok suporter selama perjalanan tim di kompetisi musim ini. Aspirasi tersebut disebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun langkah ke depan.
Bambang memastikan tuntutan dan kritik yang disampaikan suporter telah diterima oleh manajemen. Dia berjanji Persebi akan melakukan pembenahan agar lebih siap menghadapi kompetisi pada musim berikutnya.
“Tuntutan suporter kemarin sudah kami sampaikan dan ke depan kami akan lebih siap dari persiapan, tidak seperti kemarin,” pungkasnya. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy