RADARSOLO.COM – Operator kompetisi I.League mulai mematangkan persiapan Pegadaian Championship 2026/2027. Salah satu langkah penting dilakukan melalui Owner's Meeting Championship yang digelar di Kantor I.League, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Pertemuan tersebut mempertemukan operator kompetisi dengan seluruh klub peserta untuk mengevaluasi pelaksanaan kompetisi musim lalu sekaligus menyepakati berbagai kebijakan yang akan diterapkan pada musim mendatang.
Kepastian format dua grup juga mulai memunculkan spekulasi mengenai peta persaingan musim depan. Sejumlah bocoran pembagian grup yang beredar menunjukkan Persis Solo berpotensi menghadapi lawan-lawan berat dari Jawa Timur, Kalimantan, hingga Papua di Grup Timur.
Baca Juga: Setelah Kadek Raditya, Persis Solo Segera Kunci Dua Nama Lama Lagi? Ini Bocorannya
Persis Solo disebut akan satu grup dengan Kendal Tornado FC, Dejan FC, Deltras FC, RANS Nusantara FC, Persela Lamongan, Barito Putera, Persiba Balikpapan, Persipura Jayapura, dan PSBS Biak.
Sementara di Grup Barat akan diisi oleh PSIS, Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, PSPS Pekan Baru, Semen Padang FC, Sumsel United FC, Persikad, FC Bekasi City, PSGC Ciamis, dan Persiku Kudus.
Apabila skenario pembagian grup tersebut menjadi kenyataan dan tak berubah nantinya, duel klasik Derby Jateng antara Persis kontra PSIS dipastikan tak akan terjadi di babakpenyisihan.
Direktur Utama I.League Ferry Paulus menjelaskan, forum tersebut menjadi sarana menyamakan persepsi antara operator dan klub dalam membangun kompetisi yang lebih profesional, kompetitif, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Sempat Unggul di Babak Pertama, Maestro Solo Justru Dibuat Tak Berkutik oleh KLN Elite
Dalam pertemuan itu, I.League memaparkan sejumlah agenda strategis. Mulai dari evaluasi Pegadaian Championship 2025/2026, format kompetisi musim baru, penyempurnaan regulasi, pengembangan Elite Pro Academy hingga implementasi Club Licensing.
Salah satu keputusan penting yang disepakati adalah tetap digunakannya format dua grup pada Pegadaian Championship 2026/2027. Masing-masing grup akan diisi 10 klub dan menjalani format triple round robin sepanjang musim.
Setelah fase grup berakhir, kompetisi akan dilanjutkan dengan babak play-off promosi, play-off degradasi, serta partai final untuk menentukan juara kompetisi kasta kedua Indonesia tersebut.
Kompetisi dijadwalkan berlangsung mulai September 2026 hingga Mei 2027. Dengan format yang dipertahankan, total akan tersaji 273 pertandingan sepanjang musim.
Selain format kompetisi, I.League juga memastikan regulasi pemain asing tidak mengalami perubahan. Setiap klub tetap diperbolehkan mendaftarkan tiga pemain asing, memasukkan tiga pemain asing dalam daftar susunan pemain, dan memainkan ketiganya secara bersamaan.
Regulasi pemain muda U-21 juga tetap diberlakukan. Kebijakan ini dipertahankan sebagai bagian dari komitmen operator kompetisi dalam mendukung pembinaan pemain muda dan memperluas kesempatan bermain bagi talenta lokal.
Baca Juga: Stadion Sriwedari Jadi Panggung Dua Tim Jatim Kepung Celebest FC di Babak 16 Besar Liga 4 Nasional
Di sektor operasional, klub kini memperoleh kalender kompetisi lebih awal. Langkah tersebut diharapkan membantu klub menyusun perencanaan yang lebih matang, mulai dari aspek teknis, perizinan pertandingan hingga aktivitas komersial.
I.League juga memberikan ruang lebih besar bagi klub untuk memberikan masukan terhadap jadwal pertandingan melalui mekanisme umpan balik yang lebih terstruktur dibanding musim-musim sebelumnya.
Sementara itu, pengembangan Elite Pro Academy menjadi salah satu fokus utama transformasi kompetisi nasional. Mulai musim depan, kompetisi akademi akan distandarisasi menjadi dua kelompok usia, yakni U-20 dan U-18.
Tak hanya itu, implementasi Club Licensing juga diperkuat. Klub peserta Championship akan dituntut memenuhi standar lisensi yang setara dengan Super League, termasuk aspek pemasaran, pengembangan klub, dan keberlanjutan bisnis.
"Kami ingin klub memiliki kepastian sejak awal, mulai dari kalender kompetisi, mekanisme penjadwalan, regulasi hingga pengembangan akademi. Dengan perencanaan yang matang, klub dapat fokus meningkatkan kualitas organisasi maupun performa di lapangan," ujar Ferry Paulus melalui rilis resmi I.League. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy