RADARSOLO.COM - Semen Padang FC harus menerima konsekuensi berat dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI setelah dua insiden terjadi dalam laga BRI Super League 2025/2026 melawan Persebaya Surabaya pada 15 Mei 2026.
Dalam hasil sidang Komdis PSSI yang dirilis pada 19 Mei 2026, klub asal Ranah Minang tersebut dijatuhi dua sanksi berbeda yang totalnya mencapai Rp 90 juta.
Sanksi pertama dijatuhkan akibat insiden tidak terpuji pada menit ke-69 pertandingan, ketika terjadi pelemparan sepatu ke arah Asisten Wasit 2 dari Tribun Timur yang dilakukan oleh suporter Semen Padang.
“Pada menit ke-69 terjadi pelemparan sepatu ke arah Asisten Wasit 2 yang dilakukan oleh suporter Semen Padang dari Tribun Timur,” demikian bunyi laporan Komdis.
Baca Juga: Hat-trick Spektakuler! Legenda Persis Solo Masih Tajam di Usia Senja
Selain itu, Semen Padang juga kembali dikenai denda Rp 60 juta akibat insiden penyalaan flare di area luar stadion ketika bus tim meninggalkan lokasi pertandingan.
Komdis menilai kedua insiden tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap regulasi pertandingan, khususnya yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di dalam maupun sekitar stadion.
Baca Juga: PLTSa Putri Cempo Tersandera Regulasi, Perubahan Kebijakan Energi Hambat Keberlanjutan Sampah Solo
Dengan keputusan ini, Semen Padang FC diharapkan dapat meningkatkan pengawasan terhadap suporternya serta memperketat koordinasi keamanan agar insiden serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.
Editor : Niko auglandy