Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Jelang Lawan Malaysia di Solo, Simon Tahamata Beberkan Potensi Skuad Timnas U-17 Indonesia

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:43 WIB
Skuad Timnas Indonesia U-17 Jepang uji coba melawan ASTI di Lapangan Kota Barat, Sabtu (27/6/2026). (Arief Budiman/Radar Solo)
Skuad Timnas Indonesia U-17 Jepang uji coba melawan ASTI di Lapangan Kota Barat, Sabtu (27/6/2026). (Arief Budiman/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Head of Scouting PSSI Simon Tahamata optimistis masa depan sepak bola Indonesia berada di tangan generasi muda yang saat ini menghuni Timnas Indonesia U-17. Meski menilai kualitas individu para pemain sudah sangat menjanjikan, legenda sepak bola Belanda itu mengingatkan bahwa mereka masih membutuhkan proses panjang sebelum benar-benar siap menjadi tulang punggung Timnas Senior.

Penilaian tersebut disampaikan Simon setelah mendampingi pemusatan latihan Timnas Indonesia U-17 selama kurang lebih tiga bulan. Menurutnya, perkembangan skuad asuhan Nova Arianto menunjukkan kemajuan yang signifikan, baik dari sisi teknik maupun pemahaman terhadap filosofi permainan yang ingin diterapkan tim pelatih.

"Kami sudah bersama mereka selama tiga bulan. Mereka mulai memahami bagaimana kami ingin mereka bermain. Prosesnya berjalan sangat baik," ujar Simon kepada Jawa Pos Radar Solo usai laga uji coba melawan ASTI di Lapangan Kota Barat, Surakarta, Sabtu (27/6/2026).

Baca Juga: Timnas Futsal Indonesia U17 Dibungkam Brasil 0-9, Hector Souto: Sikap Tidak Bisa Ditawar

Mantan pemain Timnas Belanda itu menggambarkan para pemain Garuda Muda sebagai sekumpulan berlian yang memiliki kualitas tinggi, namun masih memerlukan sentuhan agar mampu bersinar di level tertinggi.

"Saya pikir kami memiliki banyak berlian. Tetapi saat ini mereka masih berlian yang belum diasah," katanya.

Baca Juga: Bangga! Tiga Putra Solo Raya Resmi Perkuat Timnas Indonesia U-17 dan Siap Lawan Malaysia di Stadion Manahan

Simon menilai kualitas individu para pemain sebenarnya sudah terlihat sejak awal. Kini, tugas terbesar tim pelatih adalah mengasah potensi tersebut agar berkembang sesuai kebutuhan permainan modern sekaligus membentuk karakter bertanding yang kuat.

Selama pemusatan latihan, menurut Simon, perkembangan para pemain tidak hanya terlihat dari sisi teknik, tetapi juga dalam memahami instruksi pelatih dan menjalankan filosofi bermain yang diinginkan.

Keyakinan itu membuat Simon percaya Indonesia memiliki fondasi regenerasi yang menjanjikan. Apalagi mayoritas pemain yang saat ini menghuni skuad Garuda Muda masih berusia 16 hingga 17 tahun sehingga memiliki waktu yang cukup panjang untuk berkembang.

"Kalau kita berbicara tiga tahun ke depan, harapan kami mereka sudah siap masuk ke Timnas Senior," ungkapnya.

Simon menegaskan pembinaan usia muda merupakan investasi jangka panjang bagi sepak bola Indonesia. Karena itu, proses pembentukan pemain dinilai jauh lebih penting daripada sekadar mengejar kemenangan dalam setiap pertandingan.

Garuda Championship Series 2026 di Stadion Manahan, Solo, menjadi salah satu tahapan penting dalam proses tersebut.

Ajang yang mempertemukan Timnas Indonesia U-17 dengan Malaysia U-17 pads 4 dan 7 Juli mendatang tersebut akan dimanfaatkan tim pelatih untuk mengukur perkembangan para pemain sekaligus mempersiapkan mereka menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

Bagi Simon, turnamen tersebut bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga kesempatan melihat sejauh mana para "berlian" muda Indonesia terus berkembang sebelum benar-benar siap bersinar bersama Timnas Senior dalam beberapa tahun mendatang. (hj/nik) 

Daftar Skuad Timnas U-17

  1. Dhamar Try kusuma (Persik Kediri)
    ‎Asal: Medan
  2. ‎Faiz Hikmal
    ‎Asal: Jakarta
  3. ‎Sendi Juliansyah (Dewa United) 
    ‎Asal: Bandung
  4. ‎Muhamad Faiz
    ‎Asal: Bandung
  5. ‎Muhammad Firlo (Persis Solo) 
    ‎Asal: Sragen
  6. ‎Rifqy Arifin
    ‎Asal: Lampung
  7. ‎Puma Nandhito
    ‎Asal: Jakarta
  8. ‎Edsel Henrian (Persija Jakarta) 
    ‎Asal: Jakarta
  9. ‎Abdillah Ishak (Persija Jakarta
    ‎Asal: Jakarta
  10. ‎Syahdan Caesar (Asiop) 
    ‎Asal: Jakarta
  11. ‎Allekay kaisar (Persik Kediri) 
    ‎Asai: Jakarta
  12. ‎Haikal kamil (Persik Kediri) 
    ‎Asal: Jakarta
  13. ‎Pradipta Arya (Persik Kediri) 
    ‎Asal: Bogor
  14. ‎Valdo Putra (Persija Jakarta) 
    ‎Asal: Depok
  15. ‎Dzaky Muhammad (bhayangkara FC) 
    ‎Asal: Klaten
  16. ‎Dolvin Theofilus
    ‎Asal: Jayapura
  17. ‎Chico Jericho (Asiop) 
    ‎Asal: Jayapura
  18. ‎Ramadhani krishna (Persis Solo) 
    ‎Asal: Karanganyar
  19. ‎Ramadhan Putra
    ‎Asal: Surabaya
  20. ‎Yance Glen
    ‎Asal: Waropen
  21. ‎Melki Alvando
    ‎Asal: Timika
  22. ‎I Gede kayana (Bali United) 
    ‎ Asal: Bali
  23. ‎Ichiro Akbar
    ‎Asal: Blitar
  24. ‎I Dewa Gede (Bali United) 
    ‎Asal: Bali
  25. Stenly Meyanu - Asal: Merauke.


Editor : Niko auglandy
#persis solo #timnas #U-17