RADARSOLO.COM – Dua talenta muda Akademi Persis Solo kembali mendapat panggung di level nasional. Muhammad Firlo Jony Prasetyo dan Ramadhani Krishna masuk dalam skuad Timnas Indonesia U-17 yang dipersiapkan menghadapi Malaysia pada ajang Garuda Championship Series 2026.
Dua pertandingan melawan Malaysia akan digelar di Stadion Manahan, Solo, pada 4 dan 7 Juli 2026. Pemanggilan tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan pemain muda yang dilakukan Akademi Persis sekaligus membuka peluang keduanya menambah pengalaman di level internasional.
Direktur Teknik Akademi Persis Solo, Rasiman menyambut positif pemanggilan Firlo dan Krishna. Namun, dia mengingatkan bahwa perjalanan kedua pemain tersebut masih sangat panjang sebelum benar-benar menembus level tertinggi.
Menurut Rasiman, usia Firlo dan Krishna masih sangat muda sehingga proses pembentukan mereka belum selesai. Karena itu, fokus utama akademi bukan sekadar mengejar pencapaian jangka pendek, melainkan memastikan perkembangan keduanya berjalan sesuai tahapan.
"Yang pertama, pemanggilan pemain kita ke Timnas U-17, Firlo dan Krishna. Ini memang proses yang masih sangat panjang menurut saya, karena memang masih sangat awal kalau kita berbicara prospek menuju tim senior," ujar Rasiman kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (30/6/2026).
Baca Juga: UTP Boxing Fest 2026 Vol. 1 Himpun 138 Petinju Solo-DIY, Jadi Ajang Mewadahi Atlet Tinju Muda
Dia menjelaskan, secara fisik kedua pemain tersebut juga masih membutuhkan waktu untuk berkembang. Adaptasi terhadap tuntutan permainan di level yang lebih tinggi harus dilakukan secara bertahap agar perkembangan mereka tidak terganggu.
Rasiman menegaskan, Persis tidak akan terburu-buru mendorong pemain muda naik ke level senior. Akademi akan tetap menjaga proses pembinaan sesuai kelompok usia yang telah dirancang.
"Anak-anak ini masih sangat muda dan secara fisik mereka belum siap untuk bermain di level senior," katanya.
Karena itu, Firlo dan Krishna diproyeksikan terus menempuh jenjang pembinaan mulai dari kelompok usia U-16, kemudian U-18 hingga U-20. Setiap fase dinilai memiliki peran penting dalam membentuk kualitas teknis, fisik, maupun mental pemain.
Meski demikian, Rasiman tidak menutup kemungkinan keduanya mampu berkembang lebih cepat. Apabila menunjukkan kualitas yang konsisten, peluang untuk mempercepat promosi ke kelompok usia yang lebih tinggi tetap terbuka.
"Saya akan tetap menjaga mereka di akademi, berproses dari U-16 ke U-18, U-18 ke U-20. Mudah-mudahan mereka bisa membuat shortcut, apakah layak lebih dulu ke U-20, baru nanti menuju tim senior," pungkasnya.
Baca Juga: Firlo dan Ramadhani Dipanggil Timnas U-17, Persis Solo Tegaskan Komitmen Cetak Bintang Masa Depan
Garuda Championship Series 2026 pun menjadi kesempatan berharga bagi Firlo dan Krishna untuk menunjukkan kemampuan di hadapan publik Solo. Bermain di Stadion Manahan tentu menjadi motivasi tersendiri bagi dua pemain muda binaan Persis tersebut.
Selain menjadi ajang mengukur kemampuan menghadapi Malaysia, dua laga tersebut juga diharapkan menjadi bagian penting dari proses pembentukan generasi masa depan sepak bola Indonesia.
Bagi Persis Solo, pemanggilan Firlo dan Krishna sekaligus menjadi sinyal bahwa jalur pembinaan akademi mulai menghasilkan pemain yang mampu bersaing di level tim nasional. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy