Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Persebi Boyolali Akui Gagal Penuhi Harapan Lolos ke Liga 3, Regenerasi Kini Jadi Fokus Perhatian

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Selasa, 30 Juni 2026 | 16:41 WIB
Skuad Persebi Boyolali jelang terjun di ajang Liga 4 Piala Presiden 2026. (Tim Media Persebi Boyolali)
Skuad Persebi Boyolali jelang terjun di ajang Liga 4 Piala Presiden 2026. (Tim Media Persebi Boyolali)

RADARSOLO.COM – Gagalnya Persebi Boyolali melaju lebih jauh di ajang Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026, jadi cambukan buat masyarakat Kota Susu. Mimpi tim kebanggaannya bisa satu kasta dengan klub tetangga, Persika Karanganyar di Liga Nusantara (Liga 3) akhirnya kembali gagal tercapai musim ini.

Manajemen Persebi Boyolali mengakui kini mulai menyusun fondasi kembali langkah untuk menatap musim 2026/2027. Langkah tersebut diawali dengan menggelar pertemuan bersama kelompok suporter pada Rabu (24/6/2026) sebagai forum evaluasi sekaligus menyerap berbagai masukan usai berakhirnya musim lalu.

Dalam pertemuan itu, manajemen secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada suporter atas hasil yang belum mampu memenuhi ekspektasi. Evaluasi menyeluruh pun menjadi komitmen awal sebelum menyusun kekuatan tim untuk musim depan.

Baca Juga: Solo Perkuat Smart City, Kampus Diajak Bangun Ekosistem Digital

Asisten Manajer Persebi Boyolali Bambang Widayanto mengatakan, komunikasi dengan suporter menjadi bagian penting dalam proses pembenahan klub. Menurutnya, seluruh elemen memiliki tujuan yang sama, yakni membawa Laskar Pandanarang kembali berprestasi.

"Pertemuan antara manajemen dan suporter menjadi bagian dari evaluasi sekaligus persiapan menghadapi musim depan. Manajemen menyampaikan permohonan maaf atas hasil yang belum sesuai harapan pada musim lalu," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Solo, Senin (29/6/2026). 

Baca Juga: Dipanggil Timnas U-17, Rasiman Tegaskan Perjalanan Dua Wonderkid Persis Solo Masih Panjang

Bambang menegaskan, hasil diskusi dengan suporter akan menjadi salah satu bahan pertimbangan manajemen dalam menentukan arah kebijakan klub. Karena itu, komunikasi yang terjalin diharapkan tidak berhenti pada satu pertemuan saja.

Selain melakukan evaluasi, Persebi mulai menyiapkan sejumlah program untuk menyongsong kompetisi musim depan. Salah satu fokus utama yang akan digarap adalah pembinaan pemain usia muda.

Manajemen memastikan Persebi Muda akan kembali mengikuti Piala Soeratin sebagai bagian dari program pembinaan berkelanjutan. Ajang tersebut dipandang sebagai wadah untuk melahirkan pemain-pemain potensial asal Boyolali.

Menurut Bambang, keberadaan tim usia muda diharapkan menjadi pondasi regenerasi sehingga Persebi tidak hanya mengandalkan perekrutan pemain dari luar daerah, tetapi juga mampu memaksimalkan talenta lokal.

"Salah satu fokus utama kami adalah pengembangan Persebi Muda melalui ajang Piala Soeratin. Program ini menjadi langkah penting untuk membina pemain-pemain muda Boyolali agar memiliki kesempatan berkembang dan menjadi bagian dari masa depan Persebi," paparnya. 

Di sisi lain, manajemen juga telah menyusun agenda pembentukan tim senior. Mulai September mendatang, Persebi akan membuka seleksi untuk tim kepelatihan dan pemain sebagai langkah awal menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Persiapan yang dilakukan lebih dini diharapkan memberi waktu lebih panjang bagi pelatih dan pemain untuk membangun chemistry serta mematangkan strategi sebelum kompetisi dimulai.

"Selain itu, mulai September kami akan membuka proses seleksi, baik untuk tim kepelatihan maupun pemain. Dengan persiapan yang dilakukan lebih awal, kami berharap seluruh aspek tim dapat dibentuk dengan lebih matang sehingga target Persebi pada musim depan bisa tercapai," tuturnya. 

Baca Juga: UTP Boxing Fest 2026 Vol. 1 Himpun 138 Petinju Solo-DIY, Jadi Ajang Mewadahi Atlet Tinju Muda

Bambang menilai, dukungan suporter tetap menjadi salah satu modal penting bagi perjalanan Persebi. Oleh sebab itu, sinergi antara manajemen dan suporter akan terus dijaga agar seluruh proses pembenahan berjalan searah.

"Kami juga mengapresiasi dukungan dan masukan dari seluruh suporter. Pada prinsipnya, manajemen dan suporter memiliki tujuan yang sama, yaitu membawa Persebi Boyolali terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih baik," pungkasnya. 

Melalui evaluasi menyeluruh, penguatan pembinaan usia muda, serta persiapan tim yang dimulai lebih awal, manajemen berharap Persebi Boyolali mampu bangkit dan tampil lebih kompetitif pada musim 2026/2027. (nik)

Editor : Niko auglandy
#liga 4 #Persebi Boyolali #Piala Soeratin