Meski hanya memiliki waktu persiapan yang relatif singkat usai ditunjuk menggantikan Sriwidadi menjelang putaran nasional, Indriyanto mampu membawa Persebi mencatatkan dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan dari enam pertandingan.
Rapor tersebut diawali dengan penampilan impresif di babak 64 besar. Persebi sukses mengalahkan Persipani Paniai 1-0, bermain imbang 1-1 melawan Persika 1951 Karawang, lalu menundukkan Persindra Indramayu 2-0 untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar.
Namun, laju Persebi tak berlanjut di fase berikutnya. Menghadapi persaingan yang lebih ketat, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Wamena United dan Celebest FC, sebelum menelan kekalahan 1-2 dari Persada Sumba Barat Daya. Hasil tersebut membuat Persebi gagal melangkah ke babak 16 besar.
Baca Juga: Srikayu Furni Fest 2026, Solo Pamerkan Mebel Lokal Menuju Interfex
Catatan tersebut kini menjadi salah satu bahan evaluasi manajemen dalam menyusun kekuatan tim untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Hingga saat ini, Persebi masih belum memastikan apakah akan mempertahankan Indriyanto sebagai pelatih kepala.
Asisten Manajer Persebi Boyolali, Bambang Widayanto, mengatakan proses evaluasi terhadap tim, termasuk posisi pelatih, masih terus berjalan. Karena itu, manajemen belum mengambil keputusan terkait masa depan Indriyanto.
"Untuk pelatih, kami masih melihat perkembangan ke depan. Saat ini belum ada keputusan karena manajemen masih melakukan evaluasi dan menyusun persiapan tim," ujarnya kepada Jawapos Radar Solo, Senin (29/6/2026).
Baca Juga: Persebi Boyolali Akui Gagal Penuhi Harapan Lolos ke Liga 3, Regenerasi Kini Jadi Fokus Perhatian
Menurut Bambang, manajemen ingin mengambil keputusan secara matang agar sesuai dengan kebutuhan tim pada musim depan. Penentuan pelatih dinilai menjadi salah satu aspek penting karena berkaitan dengan proses pembentukan skuad.
Selain melakukan evaluasi, Persebi juga mulai menyusun agenda persiapan menyongsong musim baru. Salah satu langkah yang disiapkan adalah membuka seleksi tim kepelatihan dan pemain.
Rencananya, proses seleksi tersebut akan dimulai pada September mendatang. Dengan persiapan yang dilakukan lebih awal, manajemen berharap tim memiliki waktu yang cukup untuk membangun komposisi skuad sekaligus meningkatkan kekompakan.
Bambang menegaskan, setiap keputusan yang diambil nantinya akan mengutamakan kepentingan terbaik bagi Persebi. Karena itu, seluruh proses evaluasi akan diselesaikan terlebih dahulu sebelum menetapkan komposisi tim musim depan.
"Kalau sudah ada keputusan resmi, tentu akan kami sampaikan," pungkasnya. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy