RADARSOLO.COM – Langkah juara bertahan Argentina national football team menuju babak 16 besar 2026 FIFA World Cup akan mendapat ujian dari tim kejutan, Cape Verde national football team. Kedua tim dijadwalkan bentrok pada babak 32 besar di Stadion Miami, Jumat (3/7) waktu setempat.
Laga tersebut menjadi sangat spesial bagi sang kapten Argentina, Lionel Messi. Sebab, Miami bukan lagi kota asing bagi peraih delapan Ballon d'Or tersebut. Sejak bergabung dengan Inter Miami CF pada 2023, Miami telah menjadi rumah bagi Messi.
Bermain di depan publik yang sudah akrab dengannya menjadi keuntungan tersendiri bagi La Albiceleste. Dukungan suporter diperkirakan kembali membanjiri stadion, menciptakan atmosfer layaknya laga kandang bagi Argentina.
Tim besutan Lionel Scaloni melaju ke fase gugur dengan status sempurna setelah menyapu bersih tiga pertandingan Grup J. Argentina juga menjadi satu dari hanya tiga tim yang mampu mengakhiri fase grup dengan poin penuh.
Performa Messi pun masih luar biasa meski kini telah berusia 39 tahun. Ia memimpin daftar top skor sementara Piala Dunia 2026 dengan koleksi enam gol dari tiga pertandingan. Tak hanya itu, Messi juga mencatat rekor baru sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara beruntun.
Baca Juga: Sandy Walsh Resmi Gabung, Pemain Persib Bandung dan Timnas Indonesia Ikut Beri Sambutan
Namun, Argentina tidak boleh menganggap remeh Cabo Verde. Negara kepulauan asal Afrika itu menjadi salah satu kejutan terbesar turnamen dengan lolos ke fase gugur pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia.
Perjalanan Cabo Verde bahkan semakin mengesankan karena mampu melewati fase grup tanpa menelan kekalahan. Mereka sukses menahan imbang dua mantan juara dunia, Spanyol dan Uruguay, sekaligus menunjukkan bahwa status debutan bukan berarti mudah dikalahkan.
Baca Juga: Update Bursa Transfer Liga 2: Eks Bek Timnas Indonesia Resmi Gabung Persis Solo
Di bawah mistar, Cabo Verde memiliki sosok veteran berusia 40 tahun, Vozinha, yang tampil konsisten sepanjang turnamen dan menjadi salah satu kunci keberhasilan tim melaju ke babak gugur.
Pelatih Cabo Verde, Bubista, menegaskan anak asuhnya siap kembali membuat kejutan.
"Kami bangga dengan apa yang sudah kami capai sejauh ini. Meski berasal dari negara kecil, kami selalu berjuang untuk meraih apa yang kami inginkan. Bagi kami tidak ada yang mustahil," ujarnya.
Sementara itu, gelandang muda Argentina, Nico Paz, mengaku antusias bermain di Miami yang dipenuhi suporter Albiceleste.
"Rasanya seperti bermain di kandang sendiri. Mendengar semua orang bernyanyi membuat kami jauh lebih percaya diri di lapangan," katanya.
Pemenang pertandingan ini akan melaju ke babak 16 besar dan menghadapi pemenang duel antara Tinnas Australia melawan Timnas Mesir. (nik)
Editor : Niko auglandy