RADARSOLO.COM – Kunjungan Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani ke latihan rutin SSB Madya Pemda Solo di Lapangan Jajar, Laweyan, Kamis (2/7/2026) sore, menjadi suntikan semangat bagi para pemain muda yang tengah menjalani pembinaan. Kehadiran orang nomor dua di Kota Bengawan itu juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pengembangan sepak bola usia dini.
Ketua Umum Pengurus SSB Madya Pemda Solo Ari Wibowo mengapresiasi kunjungan tersebut. Meski berhalangan hadir dan menyampaikan keterangannya melalui rekaman suara, Ari menilai kehadiran Astrid memberikan motivasi tersendiri bagi para pemain maupun tim pelatih.
"Kami mengucapkan terima kasih. Luar biasa apresiasi kepada Ibu Wakil Wali Kota yang berkenan hadir, memantau adik-adik yang sedang latihan, sekaligus menyemangati mereka," ujarnya.
Baca Juga: Pemkot Solo Perkuat Pembinaan Usia Dini, Sepak Bola Putri Jadi Perhatian Khusus
Menurut Ari, SSB Madya Pemda tidak hanya berfokus mencetak pemain dengan kemampuan teknik yang baik. Pembentukan karakter menjadi pondasi utama dalam proses pembinaan.
Dia mengatakan setiap pemain didorong untuk memiliki sikap disiplin, menghormati sesama, dan menjunjung tinggi adab sebelum mengasah kemampuan bermain sepak bola.
"Adik-adik ini adalah bibit-bibit unggul Kota Solo. Kami ingin mereka menyalurkan energi positif melalui sepak bola. Yang kami tekankan di SSB Madya Pemda adalah attitude atau adab yang utama, berikutnya baru skill," jelasnya.
Baca Juga: Cabo Verde Berani Tantang Lionel Messi: Insya Allah Kami Kalahkan Argentina di Piala Dunia
Setelah memiliki bekal karakter yang kuat, para pemain akan dibina secara bertahap sesuai kelompok usia oleh jajaran pelatih. Dengan sistem tersebut, perkembangan pemain diharapkan berlangsung secara berjenjang.
Di sisi lain, SSB Madya Pemda juga mulai memperluas pembinaan dengan membuka kelas khusus bagi pemain putri. Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat.
"Sekarang sudah dibuka kelas wanita atau siswi. Saat ini sudah ada sekitar delapan sampai sepuluh adik-adik putri yang bergabung latihan," ungkap Ari.
Perkembangan itu mulai membuahkan hasil. Sejumlah pemain putri binaan SSB Madya Pemda telah tampil pada ajang MilkLife Soccer hingga memperkuat tim All Star Solo dalam turnamen di Kudus.
"Beberapa di antaranya sudah ikut MilkLife Soccer dan kemarin memperkuat All Star MilkLife Soccer Solo di Kudus," katanya.
Ari juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Surakarta dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang selama ini membantu kelancaran proses pembinaan.
Menurutnya, SSB Madya Pemda mendapat fasilitas penggunaan Lapangan Jajar dan Lapangan Kartopuran sebagai lokasi latihan. Selain itu, pemerintah juga memberikan keringanan biaya sewa lapangan.
"Terima kasih kepada Dispora Kota Solo yang terus memberikan fasilitas latihan di Lapangan Jajar dan Lapangan Kartopuran. Terima kasih juga kepada Pak Wali Kota dan Bu Wakil Wali Kota yang sudah memberikan bantuan fasilitas, termasuk diskon sewa lapangan," ucapnya.
Saat ini SSB Madya Pemda menggelar latihan setiap Senin dan Kamis sore di Lapangan Jajar, sedangkan latihan Sabtu berlangsung di Lapangan Kartopuran. Ari berharap semakin banyak masyarakat yang mempercayakan putra-putrinya mengikuti pembinaan di SSB Madya Pemda.
"Silakan masyarakat Kota Solo yang ingin bergabung ke SSB Madya Pemda Solo. Semoga persepakbolaan usia dini di Kota Solo semakin maju dan semakin banyak melahirkan pemain-pemain berkualitas," pungkasnya. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy