Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo Gaya hidup

Siapa David Nascimento? Pelatih Batu  Timnas Indonesia U-17 Gantikan Kurniawan Dwi Yulianto

Niko auglandy • Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:34 WIB

David Nascimento resmi jadi head coach Timnas Indonesia U-17. (Dok. PSSI)

David Nascimento resmi jadi head coach Timnas Indonesia U-17. (Dok. PSSI)

RADARSOLO.COM - PSSI resmi mengumumkan jajaran tim kepelatihan baru Timnas Indonesia U-17 pada Jumat (3/7/2026). Pelatih asal Portugal, David Nascimento, dipercaya menjadi nahkoda baru Garuda Muda menggantikan Kurniawan Dwi Yulianto.

Dalam menjalankan tugasnya, Nascimento akan didampingi sejumlah nama yang tak asing di sepak bola Indonesia. Ahmad Bustomi dan Simon Tahamata ditunjuk sebagai asisten pelatih, Arief Priyadhi menjadi pelatih kiper, Muhamad Alimudin sebagai pelatih fisik, serta Taufik Nur Hidayat mengisi posisi video analyst.

Baca Juga: Eks Asisten Pelatih Louis van Gaal Resmi Jadi Head Coach Timnas U-17, Debutnya di Solo Lawan Malaysia

Debut tim kepelatihan baru tersebut akan langsung berlangsung di Kota Solo. Timnas Indonesia U-17 dijadwalkan menghadapi Malaysia U-17 dalam ajang Garuda Championship Series 2026 di Stadion Manahan pada Sabtu (4/7/2026) dan Selasa (7/7/2026).

Dua pertandingan itu bukan sekadar laga uji coba. Duel melawan Malaysia menjadi bagian dari persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 sekaligus momentum bagi David Nascimento untuk mulai membangun karakter permainan Garuda Muda.

Pernah Jadi Asisten Louis van Gaal

Penunjukan David Nascimento dinilai cukup menarik mengingat rekam jejaknya di sepak bola Eropa. Pria berusia 60 tahun tersebut merupakan pemegang lisensi UEFA Pro dan saat ini juga menjabat sebagai Kepala Akademi PSSI.

Salah satu pengalaman paling bergengsi dalam karier kepelatihannya adalah saat menjadi asisten pelatih Louis van Gaal di AZ Alkmaar pada musim 2005/2006.

Baca Juga: Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Jauhi Zona Bahaya

Sebelum berkarier sebagai pelatih, Nascimento juga memiliki perjalanan panjang sebagai pemain profesional. Ia memulai karier di Portugal bersama Vitória de Setúbal dan Vitória de Guimarães, kemudian melanjutkan petualangannya di Belanda bersama RKC Waalwijk, Roda JC, FC Utrecht, RBC Roosendaal, hingga Sparta Rotterdam.

Selama kariernya sebagai pemain, Nascimento tampil dalam lebih dari 500 pertandingan resmi dan bahkan sempat dipanggil memperkuat Timnas Portugal.

Pengalaman Melatih di Berbagai Negara

Usai gantung sepatu, Nascimento langsung terjun ke dunia kepelatihan. Ia mengawali karier dengan menangani akademi Sparta Rotterdam, sebelum membantu tim utama promosi ke Eredivisie.

Kariernya kemudian terus berkembang dengan menangani berbagai klub dan tim nasional di sejumlah negara. Ia pernah menjadi pelatih tim muda FC Utrecht, pelatih kepala Sparta Nijkerk, koordinator pembinaan usia muda Mamelodi Sundowns, asisten pelatih C.D. Guadalajara (Chivas), Direktur Sepak Bola APOEL FC, pelatih Malta national under-19 football team, pelatih kepala FC Eindhoven, pelatih Timnas Putri Jordan women's national football team, hingga terakhir menangani FC Den Bosch pada 2024.

Baca Juga: Mengapa Tapir Langka yang Viral di Lampung Malah Disembelih dan Dimasak Rica-Rica? Ini Alasan Para Pelaku

Dengan pengalaman panjang di Eropa, Afrika, Asia, hingga Amerika Utara, David Nascimento diharapkan mampu membawa warna baru bagi Timnas Indonesia U-17.

Tantangan pertamanya pun langsung menanti di Stadion Manahan, Solo, saat Garuda Muda menghadapi Malaysia dalam dua laga penting sebagai bekal menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027. (nik) 

Editor : Niko auglandy
#david nascimento #pssi #Timnas U-17