Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 Resmi Digelar di Kudus, Jadi Panggung Talenta Sepak Bola Putri Indonesia, Solo Punya Wakil

Niko auglandy • Sabtu, 4 Juli 2026 | 18:37 WIB
Sebanyak 8 tim U-15 dan 8 tim U-18 siap berlaga dalam turnamen HYDROPLUS
Soccer League All-Stars 2025/2026 yang akan tersaji di Supersoccer Arena, Rendeng, Kudus pada 5-12 Juli 2026. (istimewa)
Sebanyak 8 tim U-15 dan 8 tim U-18 siap berlaga dalam turnamen HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang akan tersaji di Supersoccer Arena, Rendeng, Kudus pada 5-12 Juli 2026. (istimewa)

RADARSOLO.COM – Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama HYDROPLUS resmi menggelar HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada 5-12 Juli 2026. Turnamen ini menjadi puncak kompetisi musim perdana HYDROPLUS Soccer League sekaligus mempertemukan tim-tim sepak bola putri terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebanyak 16 tim akan bersaing memperebutkan gelar juara. Mereka terdiri atas delapan tim kelompok usia U-15 dan delapan tim U-18 yang merupakan juara serta runner-up dari empat regional, yakni Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

HYDROPLUS Soccer League menjadi kompetisi sepak bola putri usia U-15 dan U-18 pertama di Indonesia yang menggunakan format liga double round-robin. Kompetisi ini diharapkan mampu menjadi fondasi pembinaan berkelanjutan bagi pesepak bola putri sejak usia dini hingga menuju level profesional.

Program Manager HYDROPLUS Soccer League, Rijki Kurniawan, mengatakan HYDROPLUS Soccer League All-Stars merupakan tahapan penting dalam membangun ekosistem pembinaan sepak bola putri nasional.

"HYDROPLUS Soccer League All-Stars melengkapi piramida pembinaan yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation. Diawali dengan MilkLife Soccer Challenge untuk KU-10 dan KU-12, HYDROPLUS Soccer League dirancang untuk memfasilitasi bibit-bibit berbakat di kelompok usia U-15 dan U-18 agar terus berkembang sebelum akhirnya masuk ke jenjang usia yang lebih tinggi," ujar Rijki.

Menurutnya, ajang ini bukan hanya menjadi tempat pembuktian kemampuan pemain muda di level nasional, tetapi juga dapat menjadi talent pool bagi klub-klub elite Indonesia yang ingin membentuk tim sepak bola putri maupun bagi PSSI dalam mencari pemain potensial untuk memperkuat tim nasional.

Selain fokus pada pengembangan pemain, turnamen ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sekolah sepak bola (SSB) putri di Indonesia. Dengan adanya kompetisi berjenjang, SSB memiliki arah pembinaan yang lebih jelas sehingga proses pengembangan pemain muda dapat berlangsung secara berkesinambungan.

Berbeda dengan seri regional yang menggunakan sistem kompetisi penuh, HYDROPLUS Soccer League All-Stars memakai format penyisihan grup yang dilanjutkan dengan babak gugur pada semifinal dan final. Perubahan format tersebut diharapkan menghadirkan atmosfer kompetisi yang lebih kompetitif.

Pada kategori U-15, pertandingan dimainkan di lapangan berukuran 40 x 60 meter dengan sembilan pemain setiap tim dan durasi pertandingan 2 x 25 menit. Sementara kategori U-18 menggunakan lapangan penuh dengan 11 pemain di setiap tim serta durasi pertandingan 2 x 35 menit.

Rijki berharap perubahan format tersebut mampu meningkatkan mental bertanding para pemain.

"Dengan perubahan format adanya penyisihan grup dan fase gugur, kami berharap setiap tim yang terlibat di HYDROPLUS Soccer League All-Stars dapat merasakan atmosfer kejuaraan yang sesungguhnya. Mereka akan dituntut tampil prima, fokus, dan mengeluarkan kemampuan terbaik karena setiap pertandingan bisa dikatakan adalah partai final yang menentukan langkah menuju gelar juara," pungkasnya.

Potensi Besar Gabung Timnas Indonesia

Tak sekadar menjadi kompetisi usia muda, HYDROPLUS Soccer League All-Stars juga menjadi panggung seleksi menuju level yang lebih tinggi. Sepanjang turnamen berlangsung, jajaran pelatih Timnas Putri Indonesia akan melakukan pemantauan langsung untuk menjaring pemain-pemain terbaik yang berpotensi memperkuat skuad nasional.

Program Manager HYDROPLUS Soccer League, Rijki Kurniawan, mengungkapkan bahwa pelatih Timnas Putri Indonesia, Timo Scheunemann dan Takumi Taniguchi, akan hadir melakukan proses scouting selama turnamen berlangsung.

"Selama penyelenggaraan HYDROPLUS Soccer League All-Stars, Coach Timo Scheunemann dan Coach Takumi Taniguchi akan melakukan scouting. Nantinya sekitar 50 sampai 60 pemain terbaik akan diproyeksikan memperkuat Timnas Indonesia U-16 untuk tampil di Srikandi Merdeka Cup yang bergulir pada Agustus nanti di Supersoccer Arena," ujar Rijki.

Sebagai informasi, Srikandi Merdeka Cup 2026 merupakan turnamen sepak bola putri kelompok usia U-16 yang akan diikuti tujuh negara Asia, yakni Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina, Yordania, dan Arab Saudi. Turnamen tersebut menjadi ajang internasional penting bagi para pemain muda untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.

Sementara itu, Senior Brand Executive HYDROPLUS, Margareta Sianne, menilai HYDROPLUS Soccer League All-Stars menjadi momentum penting dalam mendorong regenerasi sepak bola putri Indonesia. Menurutnya, kompetisi ini bukan hanya menghadirkan persaingan yang sehat, tetapi juga membuka jalan bagi para pemain muda untuk meraih prestasi di level yang lebih tinggi.

"HYDROPLUS lahir untuk mendukung mereka yang aktif dan selalu ingin memberikan performa terbaik. Berfungsi untuk mengembalikan cairan tubuh dengan cepat dan memberikan tambahan energi saat berolahraga, kami berharap dapat mendukung setiap atlet yang membutuhkan ruang bertumbuh mengejar prestasi. Sehingga, kami berharap kompetisi ini dapat menjadi bagian dari lahirnya generasi pesepakbola putri Indonesia yang semakin tangguh, kompetitif, dan mampu mengharumkan nama bangsa di masa depan," tutur Sianne.

Seluruh Tim U-15 Optimistis Tatap HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026

Persaingan di HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 dipastikan berlangsung sengit. Seluruh peserta kategori U-15 datang ke Kudus dengan persiapan matang dan optimisme tinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus menarik perhatian tim pencari bakat Timnas Putri Indonesia.

Daftar tim HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 U-15:

Grup A: 

  • Mojang Priangan (Regional Jawa Barat)
  • Arema FC Women (Regional Jawa Timur)
  • Putri Surakarta (Regional Jawa Tengah)
  • Putri Tangsel City (Regional Jabodetabek) 

Grup B

  • Cipta Cendikia FA (Regional Jabodetabek)
  • Scorpion FC (Regional Jawa Tengah)
  • Tigers Football Academy (Regional Jawa Timur)
  • Goal Aksis (Regional Jawa Barat) 

Pelatih Kepala Mojang Priangan, Imam Sujagad, menegaskan timnya tidak gentar menghadapi siapa pun di fase grup. Ia menyebut para pemain telah bekerja keras selama masa persiapan dan siap menunjukkan kemampuan terbaik.

"Dalam persiapan di putaran nasional ini, saya yakin dan optimistis, karena pemain sudah bekerja keras dan kami tidak menganggap remeh siapapun lawannya. Semoga kita bisa menang dan menjuarai," ujarnya.

Optimisme serupa disampaikan kapten Mojang Priangan, Nafeeza Yasha Nori. Ia menilai kerja sama tim semakin solid setelah menjalani latihan intensif sehingga percaya diri menghadapi laga pembuka melawan Putri Tangsel City.

Putri Surakarta juga datang dengan target tinggi. Pelatih Syachban Yusuf mengaku telah menyiapkan program latihan, menjaga pola makan, hingga pola istirahat pemain demi menghadapi turnamen dengan kondisi terbaik.

"Kami siap mencetak gol sebanyak mungkin, bukan hanya saat melawan Arema FC Women di laga pertama, tetapi juga pada pertandingan selanjutnya," katanya.

Kapten Putri Surakarta Adinda Resti Widayani, menyebut peningkatan intensitas latihan membuat timnya semakin siap menghadapi lawan-lawan kuat di level nasional.

Di kubu Arema FC Women, pelatih Nanang Habibi mengungkapkan timnya telah menjalani training camp untuk mematangkan aspek teknik, fisik, dan mental. Menurutnya, seluruh peserta memiliki kualitas yang layak diwaspadai sehingga tidak boleh ada rasa meremehkan lawan.

Kapten Arema FC Women Kesya Arabela Manisya Nian menambahkan, kekompakan menjadi modal utama timnya untuk bersaing di putaran nasional.

Sementara itu, Cipta Cendikia FA telah menyiapkan analisis mendalam mengenai kekuatan para pesaing di fase grup. Pelatih Ruly Hidayansyah berharap timnya tidak hanya meraih hasil maksimal, tetapi juga mampu melahirkan pemain yang masuk radar tim pencari bakat Timnas Indonesia U-16 untuk Srikandi Merdeka Cup 2026.

Kapten Cipta Cendikia FA, Khansa Nisa Arrosid, memastikan timnya siap secara fisik, mental, dan taktik untuk memburu tiga poin di laga perdana.

Goal Aksis juga datang dengan bekal persiapan yang matang. Pelatih Budi Sufarlan menyebut peningkatan intensitas latihan dilakukan untuk menghadapi ketatnya persaingan, sekaligus membentuk mental bertanding para pemain.

Hal senada diungkapkan kapten Goal Aksis, Dian Aprilia Pary, yang menyatakan seluruh pemain telah siap menghadapi siapa pun lawan yang akan dihadapi.

Dari Tangerang, Putri Tangsel City membawa optimisme tinggi. Manajer tim Muhamad Heru bahkan menyebut persiapan timnya sudah mencapai "101 persen" dan berharap doa serta dukungan orang tua menjadi kekuatan tambahan saat berlaga.

Kapten Putri Tangsel City, Maulidya Nur Hasanah, mengatakan konsistensi latihan lima kali dalam sepekan membuat timnya semakin percaya diri menghadapi persaingan di Grup A.

Sebagai tuan rumah, Scorpion FC ingin memanfaatkan dukungan publik Kudus untuk tampil maksimal. Official tim, Hermawan Danu Novianto, mengatakan latihan intensif terus dilakukan demi meningkatkan kekompakan dan kualitas permainan.

Kapten Scorpion FC, Yafika Rahma Indrayani, menegaskan timnya telah siap dari sisi fisik, mental, maupun teknik menghadapi laga pembuka melawan Tiger Football Academy.

Sementara itu, Tiger Football Academy mengaku telah menjalani pemusatan latihan selama tiga pekan sebelum berangkat ke Kudus. Pelatih Patar Samuel Parninggotan menyebut persiapan teknis, fisik, dan mental telah dimaksimalkan untuk menghadapi atmosfer kompetisi nasional.

Kapten Tiger Football Academy, Vincka Setyawati, optimistis timnya mampu bersaing berkat chemistry yang kuat dan pola permainan yang telah terbentuk selama training camp.

Dengan persiapan matang dari seluruh peserta, persaingan kategori U-15 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 diprediksi berlangsung ketat sejak laga pertama. Selain memburu gelar juara, para pemain juga memiliki motivasi besar untuk mencuri perhatian tim talent scouting yang tengah mencari calon penghuni Timnas Putri Indonesia U-16. 

Tim U-18 Siap Sajikan Persaingan Sengit di HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026

Persaingan kategori U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 diprediksi berlangsung tak kalah menarik. Delapan tim terbaik dari empat regional datang ke Kudus dengan target meraih gelar juara sekaligus mencuri perhatian tim talent scouting Timnas Putri Indonesia U-16.

Daftar tim HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 U-18 

Grup A: 

  • Putri JP Jakarta (Regional Jabodetabek)
  • Tigers Football Academy (Regional Jawa Timur)
  • Putri Garut (Regional Jawa Barat)
  • Putri Batang (Regional Jawa Tengah) 

Grup B: 

  • Akademi Persib Bandung (Regional Jawa Barat)
  • Samba Persada Women (Regional Jawa Tengah)
  • Putri Tangsel City (Regional Jabodetabek)
  • Arema FC Women (Regional Jawa Timur) 

Pelatih Akademi Persib Bandung, Dian Nadia Mutiara, menilai persaingan di Grup B akan berlangsung sangat ketat. Menurutnya, tantangan terbesar justru datang dari kemampuan pemain mengendalikan mental, disiplin, dan kepercayaan diri saat menghadapi lawan-lawan berkualitas.

"Saya tidak mau jumawa, tapi kami percaya diri menghadapi Arema FC Women di laga perdana. Pertandingan akan seru dan menjadi hiburan bagi pecinta sepak bola putri," ujarnya.

Kapten Akademi Persib Bandung, Gadhiza Asnanza, menegaskan timnya datang dengan bekal doa, kerja keras, iman, dan tawakal untuk mengejar gelar juara.

Di kubu Arema FC Women, pelatih Dindin Wahyudin mengaku telah menyiapkan evaluasi khusus untuk menghadapi Akademi Persib Bandung pada laga pembuka. Ia menilai seluruh peserta yang lolos ke putaran nasional merupakan tim terbaik sehingga setiap pertandingan membutuhkan strategi yang matang.

Kapten Arema FC Women, Syafia Tristalia Chorlienka, optimistis timnya mampu mengamankan tiga poin berkat persiapan yang telah dilakukan selama beberapa pekan terakhir.

Putri Batang juga membawa ambisi besar. Pelatih Tri Widiyanto menegaskan target utama timnya bukan hanya meraih kemenangan, tetapi juga meloloskan pemain ke Timnas Indonesia untuk tampil di Srikandi Merdeka Cup 2026.

Hal senada diungkapkan kapten Putri Batang, Risma Ayu Tafti'ah. Ia mengatakan tim telah mempersiapkan aspek teknik, fisik, mental, dan disiplin demi memenangkan setiap pertandingan sekaligus menarik perhatian tim pencari bakat.

Sementara itu, Putri Garut datang dengan semangat tinggi setelah menempuh perjalanan panjang menuju putaran nasional. Pelatih Depi Kuspriansyah menyebut para pemainnya berkembang dari nol dan kini siap bersaing dengan siapa pun.

Kapten Putri Garut, Ayu Wulan Agustin, juga meminta seluruh pemain memaksimalkan potensi yang dimiliki agar mampu meraih kemenangan.

Pelatih Putri JP Jakarta, Herry Susilo, mengungkapkan timnya telah menjalani latihan intensif hampir sebulan penuh. Menurutnya, seluruh peserta di Kudus merupakan tim terbaik sehingga tidak ada pertandingan yang mudah.

Kapten Putri JP Jakarta, Rengganis Wijanarko, mengatakan kekompakan dan chemistry tim menjadi modal utama untuk mewujudkan target menjadi juara.

Optimisme serupa ditunjukkan Putri Tangsel City. Pelatih Saronih menyebut status sebagai runner-up regional Jabodetabek tidak mengurangi kepercayaan diri timnya menghadapi persaingan nasional.

Kapten Debby Alvani Zanaya mengatakan peningkatan intensitas latihan hingga lima kali dalam sepekan membuat timnya semakin kompak dan percaya diri memburu kemenangan pada laga perdana.

Wakil Jawa Tengah, Samba Persada Woman, juga mengaku telah melakukan persiapan menyeluruh. Pelatih Ari Guntur Dewanto memastikan timnya telah mengasah aspek fisik, mental, taktik, hingga pola menyerang dan bertahan agar mampu bersaing dengan seluruh peserta.

Kapten Samba Persada Woman, Khalishah Almira Safitri, menambahkan pemusatan latihan selama tiga pekan menjadi modal penting menghadapi atmosfer kompetisi nasional.

Sementara itu, Tigers Football Academy telah menyiapkan berbagai skenario permainan untuk mengantisipasi kekuatan lawan. Pelatih Agustina Indah Mahardika menilai seluruh tim memiliki kualitas yang merata sehingga persiapan matang menjadi kunci meraih hasil maksimal.

Kapten Tigers Football Academy, Carissa Rizky Ardine, menyebut kepercayaan diri tim tumbuh setelah menjalani training camp dan evaluasi performa secara menyeluruh sebelum bertolak ke Kudus.

Dengan persiapan yang relatif merata dari seluruh peserta, persaingan kategori U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 dipastikan berlangsung ketat sejak fase grup. Selain memburu trofi juara, seluruh pemain juga memiliki motivasi besar untuk masuk radar Timnas Putri Indonesia dan memperkuat skuad U-16 pada ajang Srikandi Merdeka Cup 2026. (nik) 

Editor : Niko auglandy
#hydroplus soccer league #u-15