Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Finishing Masih Jadi PR Timnas Indonesia U-17, David Nascimento: Di Level Atas Peluang Tak Datang Berkali-kali

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Selasa, 7 Juli 2026 | 14:51 WIB
Pertandingan Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia di Stadion Manahan Solo, Sabtu (4/7/2026)
Pertandingan Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia di Stadion Manahan Solo, Sabtu (4/7/2026)

RADARSO.COM – Pelatih Timnas Indonesia U-17 David Nascimento mengakui penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah bagi anak asuhnya usai ditahan imbang Malaysia U-17 dengan skor 1-1 pada laga pembuka Garuda Championship Series 2026 di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (4/7/2026) malam.

Meski gagal meraih kemenangan, David menilai Garuda Muda tampil lebih dominan dan mampu menciptakan peluang yang jauh lebih banyak dibandingkan lawannya. Sayangnya, sederet kesempatan emas tersebut belum mampu dimaksimalkan menjadi gol.

"Kami menciptakan peluang yang jauh lebih baik. Kami harus menghargai diri kami sendiri karena mampu menciptakan peluang-peluang itu," ujarnya seusai pertandingan.

Baca Juga: David Nascimento Bantah Fisik Timnas U-17 Lemah, Ini Penyebab Sebenarnya Pemain Kram

Pelatih berdarah Tanjung Verde itu mengatakan efektivitas di depan gawang masih harus terus diasah. Menurutnya, hal tersebut wajar mengingat skuad Garuda Muda baru menjalani proses persiapan selama sekitar satu bulan.

David menilai para pemain masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan tuntutan permainan di level internasional, terutama dalam memanfaatkan setiap peluang yang tercipta.

"Kami baru satu bulan. Anak-anak juga perlu belajar karena di level atas Anda tidak mendapatkan terlalu banyak peluang," katanya.

Baca Juga: Bursa Transfer Liga 2: Dejan Tumbas Buka Suara soal Masa Depannya di Persis Solo, Apakah Kembali ke Persebaya Surabaya?

Ia menegaskan, tim yang ingin bersaing di level tinggi harus mampu mengonversi peluang sekecil apa pun menjadi gol. Sebab, kesempatan emas tidak akan datang berkali-kali dalam satu pertandingan.

Meski demikian, David tetap melihat banyak hal positif dari penampilan anak asuhnya. Kemampuan menciptakan peluang dinilainya sudah menjadi modal penting yang harus dipertahankan.

"Terkadang Anda melihat ada tim yang sepanjang pertandingan tidak menciptakan apa pun. Tetapi kami berhasil menciptakan peluang, jadi itu hal yang positif," ungkapnya.

Selain meningkatkan ketajaman lini depan, David juga menyoroti pentingnya kemampuan mengendalikan pertandingan ketika tim sudah berada dalam posisi unggul. Menurutnya, aspek tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran Garuda Muda.

"Sekarang kami harus belajar menyelesaikan pertandingan dan mematikan permainan," tegasnya.

Hasil imbang pada laga perdana membuat peluang Timnas Indonesia U-17 untuk mengakhiri Garuda Championship Series dengan hasil positif masih terbuka. Pada laga berikutnya, Garuda Muda diharapkan mampu tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang sekaligus lebih matang dalam mengelola jalannya pertandingan. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
#Garuda Muda #malaysia #solo #timnas #U-17