Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Deretan Kontroversi Wasit Saat Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026, Gol Dianulir hingga Penalti Diprotes

Nur Pramudito • Rabu, 8 Juli 2026 | 07:51 WIB
Deretan Kontroversi Wasit Saat Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026, Gol Dianulir hingga Penalti Diprotes (https://x.com/FIFAcom)
Deretan Kontroversi Wasit Saat Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026, Gol Dianulir hingga Penalti Diprotes (https://x.com/FIFAcom)

RADARSOLO.COM - Laga Argentina vs Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 tak hanya menghadirkan drama kebangkitan La Albiceleste, tetapi juga diwarnai deretan kontroversi wasit yang memicu perdebatan.

Sejumlah keputusan yang diambil pengadil lapangan bersama Video Assistant Referee (VAR) menjadi sorotan dan mendapat protes keras dari kubu Mesir.

Bermain di Atlanta, Selasa (7/7/2026) waktu setempat, Argentina berhasil membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal dua gol dan akhirnya menang 3-2.

Meski demikian, jalannya pertandingan masih menjadi perbincangan karena beberapa keputusan penting dinilai memengaruhi hasil akhir laga.

Deretan Kontroversi Wasit Warnai Argentina vs Mesir

Kontroversi pertama muncul ketika Mesir sebenarnya berhasil menggandakan keunggulan pada babak pertama.

Mostafa Zico sempat membobol gawang Argentina usai menerima umpan matang dari Mohamed Salah.

Penyerang Mesir itu bahkan sudah merayakan golnya dengan melepas jersey sebelum wasit menghentikan pertandingan untuk menunggu pemeriksaan VAR.

Setelah meninjau tayangan ulang, wasit François Letexier memutuskan menganulir gol tersebut.

VAR menilai terdapat pelanggaran yang dilakukan pemain Mesir dalam proses awal terciptanya gol sehingga skor tetap tidak berubah.

Meski gol pertamanya dianulir, Mostafa Zico akhirnya tetap berhasil mencatatkan namanya di papan skor.

Pada menit ke-67, ia memanfaatkan umpan Haissem Hassan untuk membawa Mesir unggul 2-0 dan membuat Argentina berada dalam posisi tertekan.

Sesuai Laws of the Game yang diterbitkan International Football Association Board (IFAB), VAR memang memiliki kewenangan meninjau pelanggaran, handball, maupun offside yang terjadi dalam fase pembangunan serangan sebelum sebuah gol tercipta. Jika ditemukan pelanggaran, wasit berhak membatalkan gol tersebut.

Protes Penalti Jadi Kontroversi Berikutnya

Kontroversi berikutnya terjadi setelah Argentina berhasil menyamakan skor menjadi 2-2.

Kubu Mesir menilai Hamdy Fathy dijatuhkan di dalam kotak penalti.

Para pemain langsung mengelilingi wasit dan meminta insiden tersebut diperiksa melalui VAR.

Namun, François Letexier memutuskan pertandingan tetap dilanjutkan tanpa memberikan penalti maupun melakukan peninjauan di monitor lapangan.

Keputusan itu langsung memicu protes dari para pemain dan ofisial Mesir.

Tak lama setelah insiden tersebut, Argentina justru melancarkan serangan balik cepat. Julian Alvarez mengirim umpan panjang kepada Lautaro Martinez yang kemudian mengirim bola ke depan gawang.

Enzo Fernandez menyambutnya dengan sundulan yang menggetarkan jala pada menit ke-90+3 sekaligus memastikan kemenangan Argentina 3-2.

Wasit Keluarkan Sejumlah Kartu

Menjelang akhir pertandingan, suasana semakin memanas.

Wasit mengeluarkan beberapa kartu kuning kepada pemain Mesir, dimulai dari kiper Mostafa Shobeir, kemudian Hamdy Fathy, dan Marwan Attia.

Pelatih Mesir Hossam Hassan juga menerima kartu kuning karena terus melayangkan protes terhadap keputusan perangkat pertandingan.

Sementara itu, kapten Mohamed Salah beberapa kali terlihat berdiskusi dengan François Letexier mengenai sejumlah keputusan yang dianggap merugikan timnya.

Argentina Lolos, Mesir Tinggalkan Protes

Usai peluit panjang dibunyikan, para pemain Mesir tampak kecewa setelah gagal mempertahankan keunggulan dua gol.

Sebaliknya, kubu Argentina merayakan kemenangan dramatis yang membawa mereka melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026.

Lionel Messi menjadi salah satu aktor penting kebangkitan Argentina.

Sang kapten memberikan assist untuk gol Cristian Romero pada menit ke-79 sebelum mencetak gol penyeimbang pada menit ke-83.

Gol kemenangan kemudian dicetak Enzo Fernandez pada masa injury time.

Meski Argentina memastikan tiket ke delapan besar, deretan kontroversi wasit yang warnai Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026 dipastikan masih akan menjadi bahan perdebatan.

Keputusan membatalkan gol melalui VAR hingga tidak diberikannya penalti kepada Mesir menjadi momen yang paling banyak dipersoalkan setelah pertandingan berakhir.(np)

Editor : Nur Pramudito
#Hasil Argentina vs Mesir #argentina vs mesir #Wasit #piala dunia 2026 #kontroversi