Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Tinggalkan Persis Solo, Tithan Wulung Gabung Kendal Tornado FC: Misi Bawa Tim Promosi keLiga 1

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Jumat, 10 Juli 2026 | 19:39 WIB
Tithan Wulung Suryata (kanan depan) bersama tim kepelatihan Kendal Tornado FC di Liga 2 2026/2027. (Tim Media Kendal Tornado FC)
Tithan Wulung Suryata (kanan depan) bersama tim kepelatihan Kendal Tornado FC di Liga 2 2026/2027. (Tim Media Kendal Tornado FC)

RADARSOLO.COM – Perubahan terjadi di jajaran kepelatihan Kendal Tornado FC menjelang bergulirnya kompetisi Championship 2026/2027. Klub asal Jawa Tengah tersebut resmi memperkenalkan komposisi lengkap tim pelatih, termasuk merekrut mantan asisten pelatih Persis Solo, Tithan Wulung Suryata. 

Kepindahan Tithan Wulung Suryata ke Kendal Tornado FC menjadi salah satu sorotan dalam pengumuman tim asal Jateng ini. Setelah beberapa musim menjadi bagian dari staf kepelatihan Persis Solo, pelatih muda itu memilih menerima tantangan baru bersama Kendal Tornado FC yang memasang target promosi ke Liga 1.

Di Kendal Tornado FC, Tithan akan mendampingi pelatih kepala Stefan Keeltjes. Ia tidak bekerja sendiri karena juga didampingi I Wayan Arsana yang sama-sama mengemban tugas sebagai asisten pelatih teknis.

Baca Juga: Profil Alkelvin Bhaghi, Rekrutan Baru Persis Solo: Alumnus PSN Ngada dan Persija Jakarta Siap Jadi Pembeda  

Kehadiran Tithan diyakini akan memperkuat aspek teknis tim. Pengalamannya selama berada di lingkungan Persis Solo menjadi modal penting untuk membantu Stefan Keeltjes membangun skuad yang kompetitif di Championship musim 2026/2027.

Manajer Kendal Tornado FC, Heri Sasongko, menjelaskan penyusunan tim pelatih dilakukan berdasarkan evaluasi musim lalu. Manajemen menilai ada sejumlah sektor yang perlu diperkuat agar target promosi bisa tercapai.

"Komposisi tim pelatih ini sudah sesuai kebutuhan dan berdasarkan catatan yang perlu ditambah dari musim lalu. Kami percaya mereka akan membawa tim ini mencapai target, yakni promosi," ujar Heri Sasongko melalui rilis resmi yang diterima Jawa Pos Radar Solo, Jumat (10/7/2026). 

Baca Juga: Andie Peci Meninggal Dunia, Suporter Persis Solo Ikut Berduka dan Kenang Momen Bersejarah

Bagi Tithan, bergabung dengan Kendal Tornado FC menjadi kesempatan untuk melanjutkan karier di lingkungan baru yang dinilainya memiliki visi besar.

Ia mengaku bangga mendapatkan kepercayaan dari manajemen Kendal Tornado FC untuk menjadi bagian dari proyek pembangunan tim menghadapi kompetisi musim ini.

"Terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada saya. Tentunya menjadi suatu kebanggaan bisa bergabung bersama Kendal Tornado FC," ujar Tithan.

Menurutnya, Kendal Tornado FC memiliki fondasi yang menjanjikan. Mulai dari manajemen yang profesional, fasilitas pendukung yang memadai, hingga ambisi besar untuk bersaing di papan atas Championship.

"Meskipun tim baru, Kendal Tornado FC memiliki manajemen yang sehat dan target tinggi yang ingin dicapai. Fasilitas yang tersedia juga menjadi pelengkap untuk mewujudkan target tersebut. Semoga target promosi ke Liga 1 bisa diwujudkan," tambahnya.

Menariknya, kolaborasi Tithan dengan Stefan Keeltjes juga memiliki cerita tersendiri. Keduanya terhubung melalui sejarah keluarga di dunia sepak bola Indonesia.

Ayah Stefan, mendiang Rudy William Keeltjes, dan ayah Tithan, mendiang Yudi Suryata, merupakan legenda NIAC Mitra yang pernah bermain bersama pada masanya. Ikatan tersebut kini berlanjut melalui kerja sama keduanya di bangku kepelatihan Kendal Tornado FC.

Baca Juga: Profil Andrean Rindorindo, Rekrutan Baru Persis Solo: Pernah Menimba Ilmu di Eropa Ternyata

Selain Tithan, Kendal Tornado FC juga merekrut I Wayan Arsana sebagai asisten pelatih. Wayan bukan nama baru bagi Stefan Keeltjes karena keduanya pernah bekerja sama saat menangani Bali United maupun Nusantara United.

Sementara itu, posisi pelatih kiper masih dipercayakan kepada Joice Sorongan yang dipertahankan dari musim lalu. Untuk aspek kebugaran pemain, Abil Mahdi Almukhdlor kembali dipercaya sebagai pelatih fisik.

Di sektor analisis pertandingan, Kendal Tornado FC tetap mempertahankan Octavery Krisnandana sebagai analis tim. Dengan kombinasi wajah lama dan baru tersebut, manajemen berharap proses persiapan tim berjalan lebih maksimal.

Bagi Persis Solo, kepergian Tithan Wulung menjadi salah satu perubahan dalam jajaran kepelatihan menjelang musim baru. Sementara bagi Kendal Tornado FC, kedatangannya diharapkan menjadi tambahan energi untuk mewujudkan ambisi besar menembus Liga 1 pada akhir musim Championship 2026/2027. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
#Kendal Tornado FC #jateng #liga 2 #Tithan Wulung Suryata