Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Persebaya Surabaya Pakai Teknologi Premier League, Persib Bandung, Arema FC hingga Persija Jakarta Auto Waspada!

Niko auglandy • Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:06 WIB
Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari jalani tes VALD performance. (Tim Media Persebaya Surabaya)
Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari jalani tes VALD performance. (Tim Media Persebaya Surabaya)

RADARSOLO.COM – Persebaya Surabaya tak hanya agresif di bursa transfer jelang Super League 2026/2027. Green Force juga menunjukkan keseriusan membangun fondasi tim lewat pemanfaatan teknologi sports science yang selama ini banyak digunakan klub-klub elite Eropa.

Setelah menuntaskan rangkaian medical check-up (MCU) terintegrasi bersama Mayapada Hospital, seluruh pemain Persebaya kini menjalani pemetaan kondisi fisik menggunakan perangkat VALD Performance. Teknologi tersebut telah menjadi standar evaluasi performa di banyak klub Premier League Inggris dan berbagai kompetisi elite dunia.

Baca Juga: Persijap Jepara Bersih-Bersih Skuad, Sudah 14 Pemain Dilepas di Bursa Transfer Liga 1, Rekrutan Baru Masih Dirahasiakan

Pengukuran dilakukan di Stadion Gelora Bung Tomo, Kamis (9/7), dengan melibatkan tim pelatih utama Persebaya Academy. Proses tersebut turut dipantau langsung CEO Persebaya Azrul Ananda.

Azrul menegaskan, pembangunan kekuatan tim tidak hanya dilakukan melalui perekrutan pemain dan pelatih berkualitas, tetapi juga dengan memperkuat infrastruktur pendukung, termasuk penerapan sports science.

"Sejak tahun lalu kami sudah membangun gym dan terus melengkapinya. Kemudian sejak awal tahun Persebaya Academy bersama DBL Indonesia sudah investasi perangkat sports science seperti VALD Performance ini," jelas Azrul.

Baca Juga: Resmi! Eks Juara Piala AFF U-23 Gabung Persis Solo, Mantan Gelandang Bali United dan PSIS Semarang Langsung Pasang Target Promosi ke Liga 1

Menurutnya, investasi tersebut menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus membantu tim pelatih mengambil keputusan berbasis data.

"Tentu harapannya ini semua bisa membantu Persebaya meraih target tertinggi musim ini. Paling tidak, akan menjadi fondasi lebih baik dan konsisten untuk Persebaya jangka menengah dan panjang," ujarnya.

Baca Juga: Catat, Sragen United Gelar Seleksi U-13 Hari Ini dan Besok di Lokasi Ini, Bidik Talenta Terbaik untuk Soeratin Cup 2026

Perangkat VALD Performance memang bukan teknologi baru di dunia sepak bola internasional. Namun, penggunaannya di Indonesia masih sangat terbatas. Bahkan, PSSI baru memperkenalkannya secara luas melalui Medical Workshop yang digelar tahun ini.

Menariknya, Persebaya bersama DBL Indonesia telah lebih dulu berinvestasi pada perangkat tersebut sejak tahun lalu. Sebelum digunakan tim senior Persebaya, teknologi ini juga telah diterapkan dalam DBL Camp sebagai bagian dari proses pembinaan pebasket muda terbaik Indonesia.

Chief Medical Officer Persebaya, dr. Pratama Wicaksana Widjaja, Sp.OT(K), menjelaskan bahwa penggunaan VALD Performance merupakan bagian dari sistem pemeriksaan pemain yang dirancang secara menyeluruh sebelum kompetisi dimulai.

Menurut dokter yang akrab disapa dr Tommy itu, seluruh proses diawali dengan pemeriksaan kesehatan secara komprehensif bersama tim multidisiplin di Mayapada Hospital, termasuk pemeriksaan fungsional gerak oleh dokter sports medicine.

Setelah seluruh tahapan medis selesai, pemain menjalani pengukuran menggunakan perangkat VALD Performance sehingga seluruh hasil pemeriksaan klinis dapat diterjemahkan menjadi data objektif yang bisa dianalisis secara berkelanjutan.

"Angka-angka ini menjadi data dasar bagi pelatih fisik maupun pelatih teknik untuk menyusun program pemain selama satu musim. Bagi tim medis, data ini juga menjadi profil setiap pemain untuk melihat aspek pencegahan cedera sekaligus peningkatan performa," jelas dr Tommy.

Baca Juga: Breaking News: Diduga Mayat Bayi Mengapung di Sungai Dekat SDN Kwarasan 3 Grogol, Sukoharjo

Ia menambahkan, teknologi tersebut kini mulai mendapat perhatian di level nasional. Dalam Medical Workshop yang digelar PSSI, VALD Performance telah diperkenalkan sebagai bagian dari pengembangan sports science sepak bola Indonesia dan mulai digunakan di lingkungan tim nasional.

Namun, bagi Persebaya, penerapan teknologi itu sudah menjadi bagian dari sistem kerja sehari-hari. Klub telah mengintegrasikan seluruh data hasil pengukuran sebagai dasar pemantauan kondisi fisik pemain sepanjang musim, sekaligus mendukung proses pencegahan cedera dan peningkatan performa individu.

Dengan kombinasi rekrutmen pemain berkualitas, peningkatan fasilitas latihan, serta dukungan teknologi mutakhir, Persebaya menunjukkan keseriusan membangun tim yang tidak hanya kompetitif musim ini, tetapi juga memiliki fondasi kuat untuk jangka panjang.

Berikut nama perangkat dan jenis tes yang dilakukan dengan teknologi Vald Performance:

1.⁠ ⁠Forcedecks (Dual Force Plate System)

2.⁠ ⁠Forceframe (Strength Testing System)

 

3.⁠ ⁠Nordbord (Hamstring Testing System)

4.⁠ ⁠Human Trak (Movement Analysis System)

5.⁠ ⁠Smartspeed (Timing Gate System)

Editor : Niko auglandy
#tes medis #Persebaya Surabaya