Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Sejarah Baru! Dua Tim Jawa Barat Kuasai HYDROPLUS Soccer League All-Stars: Akademi Persib Bandung Hancurkan Putri Garut 5-0, Langsung Angkat Trofi

Niko auglandy • Minggu, 12 Juli 2026 | 21:07 WIB
Akademi Persib Bandung (jersey biru) menyudahi perlawanan Putri Garut (jersey putih) dengan skor 5-0 dalam partai final HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah pada Minggu (12/7). Dengan hasil ini, tim asal Kota Kembang itu menjadi juara untuk sektor U-18.
Akademi Persib Bandung (jersey biru) menyudahi perlawanan Putri Garut (jersey putih) dengan skor 5-0 dalam partai final HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah pada Minggu (12/7). Dengan hasil ini, tim asal Kota Kembang itu menjadi juara untuk sektor U-18.

RADARSOLO.COM – Sejarah baru tercipta di sepak bola putri Indonesia. Goal Aksis Cimahi keluar sebagai juara kategori U-15, sedangkan Akademi Persib Bandung menjadi kampiun sektor U-18 pada seri perdana HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu (12/7).

Di kategori U-15, Goal Aksis Cimahi harus berjuang hingga babak adu penalti sebelum memastikan gelar juara. Mereka menundukkan Cipta Cendekia Football Academy (FA) Bogor dengan skor 4-3 dalam adu tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol sepanjang waktu normal.

Penjaga gawang Goal Aksis, Elbian Defika Aryasatya, menjadi pahlawan kemenangan. Ia sukses menggagalkan satu eksekusi penalti lawan, sementara empat algojo Goal Aksis, yakni Dian Aprilia Pary, Alika Nailah Arkana Oskar, Bilqis Fatimah Az Zahra, dan Amanda Fitriani, menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim menampilkan permainan disiplin dan saling menekan. Cipta Cendekia lebih dulu mengambil inisiatif serangan, sedangkan Goal Aksis mengandalkan transisi cepat dan kombinasi umpan pendek untuk membongkar pertahanan lawan.

Sejumlah peluang berhasil diciptakan Goal Aksis melalui Dian Aprilia Pary, Bilqis Fatimah Az Zahra, Amanda Fitriani, dan Astrid Nahdah Nabilla. Namun, penampilan gemilang kiper Cipta Cendekia, Alliya Khairun Nissa, membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Cipta Cendekia tampil lebih agresif dan mulai menguasai jalannya pertandingan. Meski begitu, pertahanan disiplin Goal Aksis mampu meredam setiap serangan lawan. Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta sehingga pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.

Pemain Goal Aksis, Bilqis Fatimah Az Zahra, mengatakan keberhasilan timnya menjadi juara merupakan buah dari kerja keras selama satu bulan terakhir.

"Inilah hasil latihan kami pagi dan sore, setiap hari. Kami buktikan hasilnya di panggung nasional ini," ujarnya.

Bilqis juga mengapresiasi hadirnya HYDROPLUS Soccer League yang dinilai memberi kesempatan lebih banyak bagi pesepak bola putri untuk mendapatkan jam terbang melalui sistem kompetisi liga.

"Adanya HYDROPLUS Soccer League membantu kami untuk memiliki kesempatan lebih sering bertanding. Dengan sistem kompetisi berbentuk liga, kami bertanding sekali seminggu sehingga otomatis jam terbang kami bertambah," katanya.

Sementara itu, Pelatih Goal Aksis, Budi Sufarlan, menyebut gelar juara ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan disiplin akan membuahkan hasil.

"Saya ingin meyakinkan kepada pemain kami bahwa usaha keras yang dilibatkan dengan doa serta kerja keras pasti akan mendatangkan hasil yang diinginkan. Kami juga tidak ingin cepat puas dan akan terus meningkatkan kemampuan dari waktu ke waktu," ujarnya.

Menurut Budi, HYDROPLUS Soccer League menjadi wadah penting bagi lahirnya bibit-bibit pesepak bola putri Indonesia.

"Turnamen ini mendongkrak motivasi bagi atlet muda untuk rajin berlatih demi menyambut musim kompetisi. Sekarang wadah kompetisinya sudah tersedia melalui HYDROPLUS Soccer League. Segera cari tim yang siap menampung bakat hebat kalian," tandasnya.

Sementara itu, pada kategori U-18, Akademi Persib Bandung tampil dominan saat menghadapi Putri Garut. Tim asal Kota Kembang tersebut menang telak 5-0 dalam pertandingan berdurasi 2x35 menit untuk memastikan diri sebagai juara perdana HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.

Akademi Persib Bandung Berpesta Lima Gol, Sempurnakan Gelar Juara U-18

Akademi Persib Bandung tampil superior saat menjuarai kategori U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. Menghadapi sesama wakil Jawa Barat, Putri Garut, tim Kota Kembang menang telak 5-0 pada partai final yang digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu (12/7).

Sejak peluit awal dibunyikan, Akademi Persib langsung mengambil inisiatif serangan dengan skema 4-3-3. Sementara Putri Garut memilih bermain lebih rapat di lini tengah dan pertahanan untuk meredam agresivitas lawan.

Namun, strategi tersebut justru menjadi celah yang dimanfaatkan Akademi Persib. Lemahnya koordinasi jebakan offside membuat Mega Aprilia beberapa kali mengirim umpan langsung dari lini tengah yang diselesaikan dengan sempurna oleh Sucy Kanya Sholehah. Penyerang tersebut mencetak hattrick pada menit ke-11, 32, dan 34.

Akademi Persib semakin menjauh setelah Nasywa Salsabila Fatah mencetak gol keempat pada menit ke-37. Gol itu berawal dari aksi Athaya Nur Kansya yang menusuk dari sisi kanan sebelum melepaskan umpan tarik ke depan gawang yang langsung disambar Nasywa.

Unggul empat gol saat turun minum membuat Akademi Persib tetap bermain percaya diri di babak kedua. Putri Garut memang tampil lebih disiplin dalam bertahan, tetapi dominasi Akademi Persib tetap sulit dibendung.

Setelah sempat membuang peluang emas, Nasywa akhirnya kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-55. Menerima umpan matang dari Auliah Arifah, pemain bernomor punggung 8 itu dengan tenang melambungkan bola melewati kiper Putri Garut, Alwiwie Sunanto, yang sudah terlanjur maju meninggalkan sarangnya.

Skor 5-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan dan memastikan Akademi Persib Bandung menjadi juara pertama kategori U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.

Kapten sekaligus penjaga gawang Akademi Persib, Gadhiza Asnanza, mengaku bangga atas perjuangan timnya yang mampu bangkit setelah sempat menelan kekalahan pada fase awal kompetisi.

"Pastinya saya bangga dengan tim, karena mereka tidak menyerah di awal. Yang juara itu dilihat dari siapa yang mau berlari dan bekerja lebih keras. Walaupun sempat kalah dari Arema, akhirnya kami bisa membuktikan menjadi juara. Gelar ini saya persembahkan untuk orang tua saya dan tim U-18 ini. Ini juga menjadi last dance saya di kategori U-18 karena tahun depan usia saya sudah naik. Saya dedikasikan juga untuk adik-adik di Akademi Persib agar melanjutkan perjuangan ke depan," ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Akademi Persib Bandung, Dian Nadia Mutiara, menilai keberhasilan tersebut bukan hanya kemenangan timnya, melainkan juga bukti bahwa sepak bola putri Indonesia terus berkembang berkat hadirnya kompetisi berjenjang.

"Kompetisi ini, baik regional maupun nasional, memberikan kontribusi yang sangat positif terhadap peningkatan kemampuan pemain. Kami memiliki kompetisi yang rutin sehingga pelatih dituntut terus beradaptasi dan mengevaluasi tim, sedangkan pemain semakin termotivasi untuk berlatih karena ingin mendapatkan menit bermain. Hari ini kualitas para pemain terlihat sangat merata dan saya rasa itu semua berkat adanya liga regional yang bergulir di masing-masing daerah," ungkap Coach Dian.

HYDROPLUS Soccer League Dongkrak Prestasi Sekaligus Sport Tourism Kudus

KUDUS, Radar Solo – Kesuksesan penyelenggaraan HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 tak hanya melahirkan juara baru di sepak bola putri Indonesia. Turnamen yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama HYDROPLUS itu juga dinilai memberi dampak positif bagi sektor pariwisata olahraga (sport tourism) dan perekonomian masyarakat di Kabupaten Kudus.

Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi level nasional tersebut. Menurutnya, ajang ini menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola putri berjalan seiring dengan upaya menggerakkan ekonomi daerah melalui sektor olahraga.

"Selamat kepada seluruh pemenang HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang telah berjuang keras hingga mampu menjejakkan kaki di podium tertinggi. Mewakili masyarakat Kabupaten Kudus, kami berterima kasih kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation dan HYDROPLUS yang telah menyelenggarakan turnamen level nasional ini," ujar Sam'ani.

Dia meyakini sepak bola putri memiliki masa depan cerah dan Kudus siap menjadi salah satu pusat pengembangannya. Hal itu sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mengembangkan sport tourism.

"Kami percaya sepak bola putri bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Terlebih Kabupaten Kudus menjadi pusat pengembangan sepak bola putri yang selaras dengan visi untuk mendorong sport tourism. Tak hanya itu, ajang ini juga mendongkrak potensi ekonomi kerakyatan melalui UMKM yang ikut terlibat dan mendukung di seluruh lini penyelenggaraan," tambahnya.

Direktur PT Savoria Kreasi Rasa selaku produsen HYDROPLUS, Didiet Fadriana Abdulkadir, juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaik sepanjang kompetisi.

Menurutnya, perkembangan sepak bola putri Indonesia kini semakin menggembirakan dan mulai mendapat perhatian luas dari masyarakat.

"Sepak bola putri kini semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat. Kami melihat ada potensi yang sangat besar pada talenta-talenta muda pesepak bola putri kita. Melalui turnamen-turnamen yang kami gulirkan ini, kami ingin membantu mewujudkan harapan masyarakat Indonesia agar kelak kita memiliki tim nasional putri yang tangguh dan mampu berbicara banyak di kancah internasional," katanya.

Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen membangun ekosistem sepak bola putri melalui kompetisi berjenjang. Menurutnya, HYDROPLUS Soccer League bersama MilkLife Soccer Challenge menjadi fondasi penting dalam pembinaan atlet usia muda.

"Kami akan terus mengawal kompetisi berjenjang ini agar jalur pembinaan atlet nasional kita tidak terputus. Bahkan, kami juga memperluas kota-kota penyelenggaraan sehingga ekosistem sepak bola putri ini semakin meluas dan merata di seluruh Indonesia. Kami tidak akan mundur dalam memajukan sepak bola putri Indonesia," tegas Yoppy.

 

Talenta Terbaik Dipantau Timnas, Berpeluang Tampil di Srikandi Merdeka Cup

KUDUS, Radar Solo – HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 bukan sekadar ajang perebutan gelar juara. Kompetisi ini juga menjadi panggung pencarian bakat bagi Tim Nasional Putri Indonesia U-16.

Sejak awal turnamen bergulir hingga partai final di Supersoccer Arena, Kudus, Pelatih Timnas Putri U-16, Timo Scheunemann, terus memantau penampilan para pemain muda. Bersama Coach Takumi Taniguchi dan Coach Jacksen F. Tiago, ia melakukan seleksi untuk menyusun dua skuad Timnas Putri U-16 yang akan tampil di ajang Srikandi Merdeka Cup pada Agustus mendatang.

Menurut Timo, proses seleksi dilakukan secara menyeluruh dengan mengamati para pemain dalam situasi pertandingan sesungguhnya. Penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan teknik, tetapi juga aspek kecerdasan bermain, posisi, hingga kondisi fisik para pemain.

"Kami secara detail melihat kriteria pemain lewat beberapa pertandingan. Ini menyangkut nasib dan masa depan, jadi kami ingin objektif dan adil kepada semua pemain. Kami melihat beberapa aspek seperti kemampuan positioning, game intelligence saat mengambil keputusan, aspek fisik dan atletisme benar-benar kami perhatikan. Ini adalah tim kelompok umur, bukan Timnas senior, sehingga proses pematangan individu pemain adalah hal yang paling utama," ujar pelatih berlisensi UEFA A tersebut.

Ajang Srikandi Merdeka Cup sendiri akan menjadi tantangan besar bagi Garuda Pertiwi Muda. Timnas Putri U-16 Indonesia dijadwalkan menghadapi enam negara Asia, yakni Thailand, Singapura, Arab Saudi, Malaysia, Filipina, dan Yordania.

Lebih dari sekadar memburu prestasi, turnamen tersebut juga akan menjadi bagian penting dari proses pembentukan skuad menuju agenda internasional berikutnya.

"Tidak hanya bertanding dan berjuang meraih gelar juara, tapi Srikandi Merdeka Cup juga menjadi ajang talent scouting untuk kualifikasi Piala Asia Wanita AFC U-17 2026 pada Oktober mendatang," pungkas Timo.

Daftar pemenang HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-15:

Daftar pemenang HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-18:

 

Editor : Niko auglandy
#Sepak bola wanita #Hydroplus