RADARSOLO.COM – Persis Solo tidak terburu-buru menggeber latihan pada awal masa persiapan menghadapi Pegadaian Championship (Liga 2) 2026/2027. Memasuki hari keempat latihan, pelatih kepala Ricky Nelson memilih memanfaatkan pekan pertama untuk memetakan kondisi dan kemampuan seluruh pemain sebelum menyusun program latihan yang lebih spesifik.
Skuad Laskar Sambernyawa telah menjalani latihan sejak Minggu (12/7). Namun, sesi yang berlangsung di Stadion Kota Barat, Solo, Rabu (15/7), masih difokuskan pada proses adaptasi. Tim pelatih ingin mengetahui kondisi fisik, kualitas individu, hingga respons setiap pemain terhadap materi latihan yang diberikan.
"Ya, kita persiapan baru mulai ini hari keempat ya. Hari keempat dan memang fokusnya benar-benar kita melihat intensitas secara individu satu dengan satu," ujar Ricky Nelson kepada Jawa Pos Radar Solo.
Pelatih berlisensi AFC Pro itu menjelaskan, evaluasi individu menjadi fondasi penting sebelum tim memasuki fase latihan dengan intensitas lebih tinggi. Melalui pemantauan tersebut, tim pelatih dapat mengidentifikasi aspek yang sudah memenuhi kebutuhan tim maupun bagian yang masih perlu ditingkatkan.
Selain mengamati kondisi fisik pemain, jajaran pelatih juga mengumpulkan berbagai data selama sepekan pertama latihan. Seluruh hasil evaluasi itu akan menjadi dasar dalam menyusun program latihan pada pekan berikutnya.
"Terus kedua, kita mulai tingkatkan mana kita analisis, mana yang perlu penambahan, mana yang kita perlu tambah lebih banyak," lanjutnya.
Baca Juga: Rumor Akhirnya Terjawab, Persis Solo Resmi Datangkan Juan Mera dari Persiraja Banda Aceh
Ricky menegaskan, pekan pertama memang sengaja dijadikan masa adaptasi bagi seluruh pemain, baik yang bertahan maupun para rekrutan anyar. Dengan cara tersebut, setiap pemain memiliki waktu untuk beradaptasi sebelum menjalani porsi latihan yang lebih berat.
Menurutnya, tim pelatih tidak ingin terburu-buru menaikkan intensitas latihan tanpa mengetahui kondisi riil para pemain. Pendekatan itu diyakini dapat membuat program latihan lebih efektif sekaligus mengurangi risiko cedera pada awal masa persiapan.
"Jadi memang sifatnya minggu ini adaptasi training dan juga untuk kita bisa memastikan minggu depan kita mau buat program seperti apa," katanya.
Ricky menambahkan, respons pemain selama pekan adaptasi akan menjadi bahan evaluasi utama sebelum tim memasuki tahap latihan berikutnya.
Dari hasil tersebut, tim pelatih akan menentukan tingkat intensitas latihan yang paling tepat untuk meningkatkan performa Laskar Sambernyawa secara bertahap.
"Kita lihat respons mereka seminggu ini, jadi bahan kita buat minggu depan kita naik ke level yang seberapa level kita," tandas Ricky Nelson. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy