RADARSOLO.COM — Turnamen sepak bola paling bergengsi di planet bumi akhirnya mencapai babak puncak.
Partai final Piala Dunia 2026 akan menyajikan duel impian yang mempertemukan sang raksasa Eropa, Spanyol, melawan penguasa Amerika Selatan sekaligus juara bertahan, Argentina.
Pertandingan yang dipastikan menyedot perhatian miliaran pasang mata ini akan diselenggarakan di stadion megah New York-New Jersey Stadium (MetLife Stadium), East Rutherford, Amerika Serikat.
Agar tidak terlewat dan salah menyalakan televisi, catat jadwal kick-off serta ulasan singkat panasnya peta kekuatan kedua tim berikut ini.
Jadwal Jam Tayang Spanyol vs Argentina
Mengingat adanya perbedaan zona waktu yang cukup jauh antara Amerika Serikat dan Indonesia, pencinta sepak bola di tanah air harus bersiap-siap untuk terjaga atau memasang alarm sejak dini hari.
Berikut detail jadwal pertandingan final Piala Dunia 2026:
Laga: Spanyol vs Argentina (Partai Final)
Hari/Tanggal: Senin, 20 Juli 2026
Kick-off: Pukul 02.00 WIB (Dini hari nanti)
Lokasi Stadion: New York-New Jersey Stadium, Amerika Serikat
Pertarungan Dua Generasi
Selain trofi emas yang dipertaruhkan, laga dini hari nanti juga menjadi simbol bentrokan dua generasi emas sepak bola.
Di kubu Spanyol, perhatian penuh akan mengarah pada sosok Lamine Yamal.
Penyerang sayap sensasional yang kini baru menginjak usia 19 tahun itu diprediksi siap mendeklarasikan lahirnya era baru di jagat sepak bola dunia jika berhasil mengawinkan gelar Euro 2024 dengan trofi Piala Dunia 2026.
Perjalanan Tim Matador menuju final tergolong sangat mulus dan mengerikan.
Mereka tidak pernah menelan kekalahan, di mana satu-satunya hasil imbang didapat saat ditahan Cape Verde 0-0 di laga perdana grup.
Selebihnya, Spanyol menyapu bersih kemenangan dengan taktik kolektif yang rapi, bahkan mereka tercatat hanya kebobolan satu kali sepanjang fase gugur saat bersua Belgia.
Di seberang lapangan, Argentina datang membawa mentalitas baja.
Skuad Albiceleste mengusung misi besar untuk menorehkan sejarah back-to-back juara dunia secara beruntun—sebuah rekor langka yang terakhir kali diukir oleh Brasil pada edisi 1958 dan 1962.
Berbeda dengan Spanyol yang melaju tanpa hambatan, Argentina ibarat memiliki sembilan nyawa sepanjang turnamen ini.
Lionel Messi dkk berkali-kali lolos dari lubang jarum lewat drama extra time, membalikkan ketertinggalan dua gol dari Mesir, hingga secara dramatis menikung Inggris lewat gol di masa injury time pada babak semifinal.
Baca Juga: Adu Kelas Kiper Terbaik Dunia Warnai Duel Spanyol vs Argentina dalam Final Ideal Piala Dunia 2026
Pengalaman dan mental juara inilah yang menjadi senjata mematikan Tim Tango.
Apakah dini hari nanti menjadi malam penegasan bahwa dunia masih berada di genggaman era Lionel Messi? Atau justru Lamine Yamal yang akan pulang membawa mahkota raja baru sepak bola?
Pasang alarm dari sekarang untuk menyaksikan sejarah tercipta pada pukul 02.00 WIB nanti.
Editor : Syahaamah Fikria