RADARSOLO.COM — Laga super sengit penentu juara jagat sepak bola antara Spanyol melawan Argentina di New York New Jersey Stadium (Stadion MetLife), Amerika Serikat, akhirnya melahirkan gol.
Setelah bertarung habis-habisan hingga waktu normal berakhir tanpa gol, kebuntuan luar biasa ini pecah pada babak perpanjangan waktu (extra time), tepatnya di menit ke-106.
Adalah Ferran Torres yang mencuat sebagai pahlawan bagi La Furia Roja.
Masuk dari bangku cadangan pada babak kedua, penyerang sayap ini sukses melesakkan bola ke gawang Argentina dan mengubah skor sementara menjadi 1-0 untuk keunggulan Spanyol.
Gol ini pun semakin mendekatkan impian trofi emas Piala Dunia ke pelukan Spanyol.
Gol Kilat Ferran Torres di Menit ke-106
Gol yang dinanti-nanti publik Spanyol lahir lewat skema serangan kilat yang sangat rapi.
Hanya berselang 37 detik setelah wasit meniup peluit tanda dimulainya babak kedua extra time, lini belakang Argentina dikejutkan oleh tusukan cepat skuad asuhan Luis de la Fuente.
Berawal dari pergerakan di sisi kanan, Pedro Porro melepaskan umpan silang lambung yang mengarah jauh ke tiang kedua.
Nico Williams yang berada di posisi tersebut dengan cerdik melompat dan memberikan sundulan pantulan ke arah tengah area kotak penalti.
Bola liar itu langsung disambar oleh Ferran Torres yang merangsek naik tanpa kawalan dari lini kedua.
Lewat satu tembakan keras yang menghujam deras ke sudut atas gawang, bola meluncur tanpa bisa dihentikan oleh kiper Argentina, Emiliano Martinez.
Skor berubah menjadi 1-0 dan meruntuhkan tembok kokoh Albiceleste.
Dominasi Mutlak Spanyol
Sepanjang 90 menit waktu normal, Lamine Yamal dkk memegang kendali penuh dengan 65 persen penguasaan bola serta melepaskan 12 tembakan berbahaya.
Hingga akhir babak pertama extra time, jumlah gempuran Spanyol bahkan melonjak hingga 19 kali percobaan.
Di sisi lain, pertahanan Argentina sempat tampil sangat disiplin.
Emiliano 'Dibu' Martinez bahkan sempat mencatatkan 11 kali penyelamatan gemilang.
Termasuk menepis sundulan Aymeric Laporte dan mementahkan gol Nico Williams di menit ke-96, yang akhirnya dianulir oleh VAR akibat pelanggaran Mikel Merino.
Sebaliknya, penampilan Argentina terbilang sangat tidak biasa.
Pasukan Lionel Scaloni tampil sangat defensif dan mengalami kebuntuan total di lini depan, bahkan belum mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran ke gawang Unai Simon hingga babak tambahan berjalan.
Argentina Berjuang dengan 10 Pemain di Sisa Waktu
Tugas Lionel Messi cs untuk menyamakan kedudukan dipastikan akan berjalan sangat berat.
Pasalnya, mereka harus bermain dengan 10 orang sejak penghujung babak kedua waktu normal (menit 90+3).
Hal ini menyusul kartu merah yang diterima oleh Enzo Fernandez usai melanggar keras Pau Cubarsi.
Dengan sisa waktu kurang dari 15 menit di babak perpanjangan waktu, Argentina kini dipaksa keluar menyerang demi menjaga asa mereka untuk mempertahankan status juara dunia.
Apakah magis Lionel Messi mampu membalas gol Ferran Torres, atau Spanyol yang sukses mengunci gelar juara? Kita tunggu drama di menit-menit akhir.
Editor : Syahaamah Fikria