RADARSOLO.COM — Tinta emas baru saja diukir oleh Tim Nasional Spanyol di tanah Amerika Serikat.
Skuad berjuluk La Furia Roja itu menobatkan diri sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan sang juara bertahan, Argentina, dengan skor tipis 1-0 pada partai final di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah Spanyol ini dipastikan lewat gol tunggal penyerang pengganti, Ferran Torres, pada babak perpanjangan waktu (extra time).
Kemenangan ini sekaligus memupus ambisi besar Lionel Messi dkk untuk mempertahankan mahkota juara dunia mereka secara berturut-turut.
Dominasi Total Spanyol
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, armada Luis de la Fuente langsung mengambil kendali permainan.
Mengandalkan taktik penguasaan bola yang sangat rapi hingga menyentuh angka 66 persen, Spanyol mengurung pertahanan Tim Tango habis-habisan.
Peluang emas langsung didapat Lamine Yamal pada menit kelima, meski tembakannya masih bisa diamankan kiper Argentina, Emiliano Martinez.
Nasib sial menghampiri Argentina menjelang turun minum.
Menit ke-44, bek andalan mereka, Lisandro Martinez, mengalami cedera serius dan terpaksa digantikan oleh Nicolas Otamendi.
Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan tidak banyak berubah.
Spanyol terus membombardir pertahanan lawan.
Guna menyegarkan kreativitas serangan, Luis de la Fuente memasukkan Pedri dan Ferran Torres di menit ke-62.
Strategi ini terbukti jitu membuat lini belakang Argentina pontang-panting.
Ferran Torres hampir saja memecah kebuntuan lewat sundulan di menit ke-67.
Namun ketangguhan Emiliano Martinez di bawah mistar gawang kembali mementahkannya.
Kiper Aston Villa itu benar-benar menjadi pahlawan Argentina di waktu normal setelah sukses menepis sundulan maut Aymeric Laporte di menit ke-81 serta sepakan roket Nico Williams pada masa injury time.
Penderitaan Argentina semakin memuncak di detik-detik akhir waktu normal (90+3').
Gelandang jangkar mereka, Enzo Fernandez, diusir keluar lapangan oleh wasit setelah menerima kartu kuning kedua akibat tekel keras terhadap Pau Cubarsi.
Meski harus bermain dengan 10 orang, Argentina secara heroik sukses menahan gempuran Spanyol hingga skor 0-0 menutup 90 menit waktu normal.
Babak Perpanjangan Waktu
Unggul jumlah pemain membuat Spanyol tampil kesetanan di babak tambahan.
Drama besar terjadi pada menit ke-96 saat Nico Williams berhasil menggetarkan jala gawang Argentina.
Sayangnya, selebrasi tim Matador langsung terhenti setelah wasit menganulir gol tersebut lewat bantuan VAR, karena Mikel Merino kedapatan melakukan pelanggaran terlebih dahulu sebelum bola bergulir.
Emiliano Martinez lagi-lagi menunjukkan magisnya dengan memblokade peluang bersih dari sundulan Nico Williams (93') dan sepakan jarak dekat Mikel Merino (103').
Pertahanan berlapis Argentina tampaknya mulai terlihat kelelahan akibat kalah jumlah pemain.
Momen bersejarah yang dinanti publik Spanyol akhirnya pecah di menit ke-106.
Hanya 37 detik setelah babak kedua extra time dimulai, Pedro Porro melepaskan umpan lambung jauh dari sisi kanan. Nico Williams memenangkan duel udara di tiang jauh dan langsung menyundul bola ke arah tengah kotak penalti.
Ferran Torres yang berdiri bebas tanpa kawalan langsung menyambar bola dengan tembakan keras menyusur tanah yang gagal dihalau oleh Emiliano Martinez.
Skor berubah 1-0 untuk Spanyol.
Baca Juga: Jam Berapa Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026? Catat Jadwal Live Dini Hari Nanti
Statistik Minor Argentina
Setelah unggul, Spanyol sejatinya sempat mencetak gol kedua di menit ke-114 lewat kaki Ferran Torres lagi.
Namun, hakim garis mengangkat bendera tanda sang penyerang sudah berada dalam posisi offside terlebih dahulu.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak tambahan, Argentina sama sekali tidak mampu memberikan respons serangan.
Bahkan, statistik resmi mencatat fakta, sepanjang 120 menit laga berjalan, tim asuhan Lionel Scaloni gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran (shot on target) ke gawang Unai Simon.
Dengan total 20 tembakan berbanding terbalik dengan kebuntuan total Argentina, Spanyol dinilai sangat layak mengangkat trofi emas tinggi-tinggi.
Selamat untuk Timnas Spanyol yang resmi menjadi Raja Sepak Bola Dunia yang baru di tahun 2026.
Editor : Syahaamah Fikria