Siapa Sebenarnya Ferran Torres? Dari Bangku Cadangan, Kini Jadi Legenda Baru La Roja di Piala Dunia 2026

Syahaamah Fikria • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 06:57 WIB
Gol Ferran Torres di babak waktu tambahan kian mendekatkan Spanyol dengan trofi Piala Dunia.
Ferran Torres, sang juru selamat Spanyol di final Piala Dunia 2026.

RADARSOLO.COM — Nama Ferran Torres dipastikan akan tertulis dengan tinta emas dalam buku sejarah sepak bola Spanyol. 

Penyerang sayap milik Barcelona ini resmi dinobatkan sebagai pahlawan nasional.

Setelah gol tunggalnya di menit ke-106 babak tambahan waktu (extra time) sukses membawa Spanyol membungkam Argentina 1-0 di final Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Gol Tunggal Torres di Final Piala Dunia 2026 Pecahkan Riuh Penonton Nobar di Wonogiri

​Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, pemain berusia 26 tahun ini membuktikan bahwa dirinya adalah pembeda di saat La Furia Roja mengalami kebuntuan menghadapi tembok tebal Argentina. 

Ketenangan dan insting golnya di depan gawang Emiliano Martinez sukses mengunci trofi Piala Dunia kedua bagi negerinya sekaligus mengubur ambisi back-to-back Lionel Messi cs.

​Lantas, siapa sebenarnya sosok penyerang lincah yang satu ini?

Baca Juga: Live Spanyol vs Argentina Final Piala Dunia 2026: Gol Kilat Ferran Torres, La Roja Akhirnya Pecah Telur di Extra Time

Biodata Singkat Sang Pahlawan

​Nama Lengkap: Ferran Torres García

​Tempat Lahir: Foios, Spanyol

​Tanggal Lahir: 29 Februari 2000 (Lahir di tahun kabisat!)

Tinggi Badan: 1,82 meter

​Posisi Bermain: Penyerang / Sayap kanan-kiri (Winger)

​Klub Saat Ini: FC Barcelona

​Nomor Punggung: 7 (Timnas Spanyol)

Perjalanan Karier Klub: Dari Spanyol, Inggris, hingga Pulang Kampung

​Ferran Torres bukanlah pemain yang instan. 

Ia meniti karier dari bawah dengan rekam jejak di tiga klub raksasa Eropa:

Baca Juga: Rekap Pemain Baru Persib Bandung: Resmi! Mariano Peralta Buat Persija Jakarta Gigit Jari

​1. Menembus Panggung Senior di Valencia (2017–2020)

​Ferran Torres merupakan produk asli akademi Valencia. Bakat besarnya tercium sejak dini hingga ia melakoni debut senior di tim utama Los Che pada tahun 2017. 

 

Di klub masa kecilnya ini, ia turut mempersembahkan trofi Copa del Rey pada musim 2018–2019.

​2. Ditempa Pep Guardiola di Manchester City (2020–2022)

​Terpikat dengan kelincahan sang winger, Pep Guardiola memboyongnya ke Liga Inggris. 

Bersama Manchester City, karier Ferran semakin mengilap. 

Baca Juga: Update Bursa Transfer Liga 1, Per Hari Ini: Persib Bandung, Borneo FC, Persija Jakarta, Persijap Jepara dan Bhayangkara FC Buat Kejutan Besar

Ia sukses merengkuh gelar juara Premier League dan Piala Liga Inggris (EFL Cup) musim 2020–2021, serta mencicipi status sebagai runner-up Liga Champions Eropa.

​3. Pulang Kampung ke Barcelona dengan Klausul Rp16 Triliun (2022–Sekarang)

​Pada Desember 2021, Barcelona resmi memulangkan Ferran Torres ke Spanyol dengan mahar permanen dan kontrak jangka panjang. 

Baca Juga: Rodrigo De Paul Kobarkan Semangat Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026: Kini Tinggal Satu Langkah Lagi

Menariknya, Barca memagari sang pemain dengan klausul pelepasan fantastis senilai €1 miliar (sekitar Rp16 triliun). 

Walau sempat kesulitan bersaing di awal musim 2022–2023 karena kedatangan Robert Lewandowski dan Raphinha, etos kerja Torres terbukti membuatnya tetap menjadi andalan hingga sukses membantu Barca juara La Liga dan Piala Super Spanyol.

Mental Baja dari Bangku Cadangan

​Karier internasional Ferran Torres sebenarnya sudah mentereng sejak level junior. 

Ia adalah bagian dari skuad emas Spanyol saat menjuarai Piala Eropa U-17 (tahun 2017) dan Piala Eropa U-19 (tahun 2017). 

Debutnya di tim senior dimulai pada tahun 2020, dan sejak itu ia bertransformasi menjadi pemain kesayangan pelatih Luis de la Fuente.

​Di ajang Piala Dunia 2026 ini, Luis de la Fuente mempercayai peran Torres sebagai senjata pemecah kebuntuan dari bangku cadangan. 

Keputusan tersebut terbukti jenius pada laga final di New York-New Jersey Stadium. 

Masuk di menit ke-62 menggantikan lini depan yang mulai lelah, Ferran langsung menghidupkan alur serangan.

​Puncaknya terjadi pada menit ke-106.

Memanfaatkan umpan sundulan terukur dari Nico Williams, Torres merangsek dari lini kedua dan melepaskan sepakan keras tanpa kompromi yang sukses merobek gawang Argentina.

Lewat gol tunggal dan performa spartan tersebut, Ferran Torres kini bukan lagi sekadar penyerang sayap Barcelona.

Melainkan pahlawan abadi yang kisahnya akan terus diceritakan oleh seluruh masyarakat Spanyol.

 

Editor : Syahaamah Fikria
juara piala dunia 2026 spanyol piala dunia 2026 Ferran Torres