Rasiman Ungkap Modal Besar Persis Solo Hadapi Piala Soeratin Jawa Tengah 2026

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 17:26 WIB
Persis Solo Youth jalani uji tanding dengan Persiwi Wonogiri. (Tim Media Persis Solo)
Persis Solo Youth jalani uji tanding dengan Persiwi Wonogiri. (Tim Media Persis Solo)

RADARSOLO.COM – Akademi Persis Solo siap menyambut bergulirnya Piala Soeratin Jawa Tengah 2026. Kompetisi usia muda yang diselenggarakan Asprov PSSI Jawa Tengah itu akan menjadi ajang pembuktian bagi tim U-15 dan U-17 sekaligus bagian dari proses pembinaan menuju Elite Pro Academy (EPA).

Asprov PSSI Jawa Tengah resmi menggulirkan Piala Soeratin Jawa Tengah 2026 yang berlangsung mulai 21 Juli hingga 30 Agustus 2026. Turnamen tersebut diikuti total 206 tim dari tiga kelompok umur dan menjadi salah satu kompetisi pembinaan usia muda paling bergengsi di Jawa Tengah.

Menghadapi turnamen itu, Direktur Teknik Akademi Persis Solo Rasiman memastikan, kedua tim telah dipersiapkan jauh-jauh hari. Menurutnya, program pembinaan untuk pemain U-15 maupun U-17 sudah berjalan sejak tahun lalu sehingga kondisi tim dinilai cukup siap untuk bertanding.

Baca Juga: Ricky Nelson Bongkar Hasil Evaluasi Perdana Persis Solo, Masih Ada Kekurangan Krusial

Khusus tim U-17, Rasiman menilai pengalaman para pemain di Elite Pro Academy musim lalu menjadi nilai tambah. Mayoritas pemain sudah terbiasa menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi sehingga diharapkan lebih matang saat tampil di Piala Soeratin.

"Tim kami di Soeratin, baik tim U-15 maupun U-17 secara teknis sudah melakukan persiapan cukup lama. Di mana tim U-17 kita rata-rata pemainnya sudah di kompetisi EPA tahun kemarin. Jadi ini hal yang baik tentunya," ujar Rasiman melalui unggahan resmi di Instagram klub, Senin (20/7/2026). 

Namun, Rasiman menegaskan target Akademi Persis tidak semata-mata mengejar prestasi. Lebih dari itu, Piala Soeratin dimanfaatkan sebagai wadah untuk melihat perkembangan para pemain sebelum kembali tampil di kompetisi EPA.

"Mudah-mudahan kita bisa mencapai target yang kita inginkan. Pertama tentunya performance, sambil menyiapkan tim itu baik U-15 maupun U-17 ke tim EPA," lanjutnya.

Baca Juga: Ramalan Bek Persis Solo Terbukti! Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026

Sementara itu, tim U-15 juga disebut berada dalam kondisi yang tidak kalah siap. Para pemain telah menjalani latihan secara berkesinambungan sejak musim lalu sehingga fondasi permainan sudah mulai terbentuk.

Meski begitu, tim pelatih masih memiliki pekerjaan rumah. Beberapa aspek taktikal terus dimatangkan, termasuk membantu pemain-pemain baru yang bergabung pada Juli 2026 agar segera beradaptasi dengan pola permainan Akademi Persis.

"Untuk selanjutnya, U-15 kita kemarin juga sudah berlatih dari tahun kemarin, insyaallah mereka juga kondisinya sudah ready, tinggal mematangkan beberapa aspek taktikal dan adaptasi buat beberapa pemain baru yang masuk di bulan Juli ini," jelas Rasiman.

Menurut Rasiman, Piala Soeratin menjadi momentum yang tepat untuk menguji hasil latihan selama ini. Kompetisi tersebut sekaligus menjadi jembatan sebelum para pemain kembali bersaing di Elite Pro Academy.

Dia menilai dari sisi teknik maupun kebugaran, para pemain tidak memiliki kendala berarti. Sebab, program latihan berjalan hampir tanpa henti sepanjang tahun, dengan jeda hanya untuk pemulihan kondisi.

"Turnamen Piala Soeratin ini juga bisa menjadi sasaran antara sebelum memasuki kompetisi EPA. Tentunya kita bisa pakai untuk melakukan persiapan secara taktis karena saya rasa secara teknis dan fisik pemain kita sepertinya tidak ada masalah karena mereka berlatih sepanjang tahun," katanya.

Baca Juga: Juan Mera Yakin Persis Solo Bakal Jadi Tim Solid, Ini Alasannya

Rasiman menambahkan, para pemain hanya menikmati masa pemulihan sekira 15 hari setelah kompetisi sebelumnya usai. Setelah itu, mereka kembali menjalani latihan rutin sehingga kondisi fisik tetap terjaga.

Untuk target di Piala Soeratin, Rasiman memilih bersikap realistis. Fokus utama Persis Solo adalah lolos dari fase grup dan mengamankan tiket sebagai wakil Jawa Tengah di putaran nasional dan lebih cenderung memaksimalkan perkembangan anak asuhnya. 

"Di fase grup ini mudah-mudahan pertama kita berusaha keluar dari fase grup yang ada dan bisa mewakili Jawa Tengah ke level nasional. Setelah itu kita akan lihat pertandingan-pertandingan selanjutnya, mudah-mudahan kita bisa menyelesaikan semua pertandingan dengan baik satu per satu," tuturnya.

Baca Juga: Profil dan Statistik Saddam Gafar, Dirumorkan Gabung Persis Solo di Liga 2: Sempat Gabung Timnas dan Jadi Idola PSS Sleman

Dia pun enggan membebani para pemain dengan target yang terlalu tinggi. Menurutnya, tekanan berlebihan justru bisa mengganggu perkembangan pemain muda. Karena itu, Akademi Persis memilih fokus menghadapi setiap pertandingan satu per satu.

"Jadi saya tidak akan pernah memberikan target terlalu tinggi ke anak-anak kita. Itu tentunya akan menjadi beban, bukan berarti kita tidak fight, kita pasti akan fight game by game," tegasnya.

Pada Piala Soeratin Jawa Tengah 2026, Persis Solo U-15 tergabung di Grup H bersama Puslat EBS Klaten, Persiwi Wonogiri, dan Walisongo Islamic FA. Sementara Persis Solo U-17 menghuni Grup G bersama AT Farmasi, R2 Solo, dan Putra Surakarta FC. Hasil fase grup akan menjadi langkah awal Laskar Sambernyawa Muda dalam upaya melaju ke putaran nasional. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
persis solo Piala Soeratin U-17 turnamen