Namanya Asing Ditelinga Suporter Baru Persis Solo, Begini Respon Nurcholis Majid 

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 08:14 WIB
Asisten Pelatih Persis Solo Nurcholis Majid. (Tim Media Persis Solo)
Asisten Pelatih Persis Solo Nurcholis Majid. (Tim Media Persis Solo)

RADARSOLO.COM – Penunjukan Nurcholis Majid sebagai asisten pelatih Persis Solo memunculkan beragam reaksi di kalangan suporter. Di tengah antusiasme menyambut jajaran pelatih baru untuk Pegadaian Championship 2026/2027 (Liga 2), sebagian pendukung Laskar Sambernyawa justru mengaku asing dengan sosok mantan pemain Persis tersebut.

Hal itu terlihat dalam unggahan akun Instagram resmi Persis Solo yang memperkenalkan Nurcholis sebagai tangan kanan Ricky Nelson. Sejumlah netizen mempertanyakan latar belakangnya, bahkan ada yang melontarkan candaan karena belum mengenal sosok pelatih berusia 47 tahun tersebut.

Salah satu komentar yang menyita perhatian datang dari akun @condro_n43 yang menulis, "Sopo ngkas iki?" atau "Siapa lagi ini?". Komentar itu mencerminkan masih banyak suporter Persis generasi sekarang yang belum mengetahui kiprah Nurcholis bersama Laskar Sambernyawa.

Baca Juga: Persis Solo Siapkan Serangkaian Uji Coba pada Agustus, Siapa Calon Lawannya Masih Dirahasiakan

Namun, tidak sedikit pula yang memberikan pembelaan. Akun @_pilotinspektor, misalnya, mengingatkan bahwa Nurcholis bukan sosok sembarangan.

"Padahal ini mantan pemain Persis, pelatih yang baru saja membawa Dejan promosi dari Liga 3 ke Liga 2, bahkan meraih penghargaan sebagai pelatih terbaik. Masih saja ada yang meremehkan," tulis akun tersebut.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Liga 1: Persija Jakarta Bajak Nadeo, Persik Pilih Pertahankan Pilar, Garudayaksa Rekrut Eks Persis Solo

Pernyataan itu merujuk pada rekam jejak Nurcholis. Ia pernah memperkuat Persis Solo pada musim 2007 bersama Wahyu Tri Nugroho, Wahyu Wijiastanto, Rudi Widodo, dan Greg Nwokolo. Setelah gantung sepatu, ia melanjutkan karier sebagai pelatih berlisensi AFC A.

Namanya kembali mencuat setelah sukses mengantarkan Dejan FC promosi ke Pegadaian Championship musim 2025/2026. Atas pencapaian itu, Nurcholis juga dinobatkan sebagai pelatih terbaik.

Menanggapi beragam komentar yang muncul, Nurcholis memilih tidak ambil pusing. Menurutnya, setiap orang berhak memiliki pandangan yang berbeda.

"Ya saya pikir semua orang boleh berasumsi berbeda. Orang boleh berpendapat, saya pikir itu wajar saja, tapi justru itu menjadi sebuah tantangan buat saya," ujarnya kepada Jawapos Radar Solo, Rabu (23/7).

Nurcholis memahami mengapa banyak suporter Persis saat ini tidak mengenal dirinya. Pasalnya, sudah 19 tahun berlalu sejak ia terakhir mengenakan seragam Laskar Sambernyawa.

"Mungkin di generasi saya dulu 2007 main di Persis Solo, saat ini pecinta sepak bola Persis Solo saat itu belum ada. Jadi kemudian ketika saya muncul mereka bertanya-tanya siapa ini Nurcholis. Saya pikir itu tidak masalah buat saya," katanya.

Baca Juga: Ini Bek Tangguh Yang Berpotensi Gantikan Cleylon Santos di Persis Solo, Sosok Ini Beri Sinyal Positif Soal Rumor di Bursa Transfer Liga 2 Ini

Alih-alih tersinggung, mantan pelatih Dejan FC itu justru menjadikan keraguan sebagian suporter sebagai motivasi untuk bekerja lebih keras.

"Justru menurut saya ketika ada pendapat yang negatif tentang saya, ini menjadi tantangan buat saya, menjadi spirit buat saya, menjadi adrenalin buat saya untuk bagaimana kemudian saya ingin menunjukkan membantu Coach Ricky Nelson di Persis Solo dengan sebaik-baiknya," tuturnya.

Baca Juga: Ini Bek Tangguh Yang Berpotensi Gantikan Cleylon Santos di Persis Solo, Sosok Ini Beri Sinyal Positif Soal Rumor di Bursa Transfer Liga 2 Ini

Dia menegaskan akan mencurahkan seluruh pengalaman, ide, dan kemampuannya demi membantu Ricky Nelson membangun tim yang kompetitif serta mewujudkan target promosi ke Liga 1.

"Harapannya saya bisa tunjukkan sama pendukung Persis Solo yang mungkin sedikit negatif ke saya bahwa saya akan memberikan sesuatu yang terbaik buat Persis Solo dengan saya membantu Head Coach di Persis Solo ini," tegasnya.

Kini, Nurcholis memilih tidak menjawab keraguan itu dengan perdebatan di media sosial. Baginya, hasil yang diraih Persis Solo sepanjang Liga 2 Championship 2026/2027 akan menjadi pembuktian terbaik atas kepercayaan yang diberikan manajemen kepadanya. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
Nurcholis Majid persis solo liga championship