RADARSOLO.COM – Persaingan memperebutkan tempat di skuad utama Persis Solo dipastikan berlangsung ketat pada Liga 2 Championship 2026/2027. Kondisi tersebut tak membuat gelandang asing anyar Juan Mera gentar. Pemain asal Spanyol itu justru menyambut positif kompetisi internal demi mengamankan satu tempat di starting eleven Laskar Sambernyawa.
Juan Mera menyadari statusnya sebagai pemain asing bukan jaminan otomatis mengisi tim inti. Menurutnya, setiap pemain memiliki kesempatan yang sama untuk bermain selama mampu menunjukkan performa terbaik dalam latihan maupun pertandingan.
"Saya hanya mencoba membantu tim saya. Saya berjuang untuk bermain di sebelas pertama sejak awal. Jika tidak, saya akan siap di bangku cadangan," ujar Juan Mera kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (22/7/2026).
Mantan gelandang Persiraja Banda Aceh itu menegaskan kepentingan tim berada di atas ambisi pribadi.
Baginya, siapa pun yang mendapat kepercayaan dari pelatih Ricky Nelson layak didukung penuh karena tujuan utama Persis adalah meraih kemenangan di setiap pertandingan.
Juan Mera juga menilai kualitas skuad Persis musim ini cukup merata. Hal itu membuat persaingan memperebutkan tempat di tim utama menjadi sesuatu yang wajar sekaligus berdampak positif bagi peningkatan performa tim.
"Saya pikir kami memiliki skuad yang sangat bagus. Semua orang bisa bermain di sebelas pertama. Jadi kami senang berada di sini," katanya.
Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kapan Lawan Kamboja pada ASEAN Championship 2026?
Persaingan yang dihadapi pemain berusia 32 tahun itu memang tidak mudah. Ricky Nelson memiliki banyak pilihan di sektor tengah maupun depan, posisi yang sama-sama bisa dihuni Juan Mera sesuai kebutuhan taktik.
Apabila dimainkan lebih menyerang, Juan Mera akan bersaing dengan Ahmad Mujadid, Fandi Ahmad, Saldi Amiruddin, Terens Puhiri, Feby Eka Putra, hingga Theodore Leeming untuk memperebutkan tempat di lini depan.
Sementara jika dipasang sebagai gelandang, ia harus bersaing dengan Asep Berlian, Badrian Ilham, Muhammad Kamal, Alkelvin Bhaghi, serta Rizky Nasution yang juga memiliki karakter permainan berbeda-beda.
Melimpahnya pilihan pemain tersebut memberi keleluasaan bagi Ricky Nelson dalam menyusun komposisi tim. Persaingan antarpemain pun diperkirakan akan semakin sengit seiring semakin dekatnya bergulir Liga 2 Championship 2026/2027.
Bagi Juan Mera, kompetisi internal justru menjadi keuntungan bagi Persis. Menurutnya, setiap pemain akan terdorong untuk terus meningkatkan kualitas permainan agar tetap mendapat kepercayaan tampil di pertandingan resmi.
"Saya hanya ingin membantu tim. Semua pemain memiliki kualitas untuk bermain. Siapa pun yang dipilih pelatih, saya yakin akan memberikan yang terbaik untuk tim," ungkapnya.
Sejak bergabung dengan Persis, Juan Mera mengaku menikmati suasana di dalam tim. Sambutan hangat dari rekan-rekan setim membuat proses adaptasinya berjalan cepat, sehingga kini ia hanya ingin fokus bekerja keras dan bersaing secara sehat demi membantu Laskar Sambernyawa mewujudkan target promosi ke Liga 1. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy