Hendro Kartiko Bongkar Misi Besarnya di Persis Solo, Kiper Akademi Disiapkan Tembus Tim Senior

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 20:49 WIB
Pemain Persis Solo jalani latihan jelang terjun di Liga 2. (Tim Media Persis Solo)
Pemain Persis Solo jalani latihan jelang terjun di Liga 2. (Tim Media Persis Solo)

RADARSOLO.COM – Persis Solo mulai membangun fondasi pembinaan jangka panjang di sektor penjaga gawang. Pelatih kiper Hendro Kartiko tak hanya fokus mempersiapkan kiper tim senior untuk menghadapi Liga 2 Championship 2026/2027, tetapi juga ingin menciptakan jalur regenerasi yang jelas bagi para talenta muda dari Akademi Persis Solo.

Legenda Timnas Indonesia itu menilai perkembangan sepak bola modern membuat peran penjaga gawang semakin kompleks. Seorang kiper kini tak cukup hanya piawai menghalau bola, tetapi juga harus mampu membaca permainan, membangun serangan, hingga memahami aspek taktik yang diterapkan tim.

Baca Juga: Update Bursa Transfer PSMS Medan di Liga 2: 17 Rekrutan Baru Siap Bawa Ayam Kinantan Promosi ke Liga 1, eks Persis Solo, PSIM Jogja, dan Dewa United Merapat

Karena itu, Hendro meminta para pemain muda mempercayai proses pembinaan yang diberikan pelatih sejak berada di sekolah sepak bola (SSB) maupun akademi. Menurutnya, fondasi teknik dan pemahaman permainan harus ditanamkan sedini mungkin agar para pemain tidak mengalami kesulitan ketika mendapat kesempatan naik ke level yang lebih tinggi.

"Yang pastinya untuk adik-adik semua yang ada di SSB atau di akademi, ya kita juga harus percaya sama pelatih yang ada di sana. Yang pastinya pelatih yang di sana juga sudah mengikuti perkembangan sepak bola modern sekarang seperti apa, khususnya di penjaga gawang itu harus seperti apa, itu pasti sudah diajarkan," ujar Hendro Kartiko kepada Jawa Pos Radar Solo.

Baca Juga: Update Bursa Transfer PSPS Pekanbaru di Liga 2: 12 Pemain Baru Merapat Demi Bidik Promosi ke Liga 1

Mantan penjaga gawang Timnas Indonesia itu juga mengingatkan agar pemain muda tidak memilih-milih materi latihan. Menurutnya, setiap metode yang diberikan pelatih merupakan bagian dari proses pembentukan karakter sekaligus peningkatan kualitas individu.

"Dan itu untuk adik-adik ya ikuti saja semua. Karena kalau di SSB, di akademi dilakukan seperti itu, suatu saat begitu dia punya kesempatan untuk dipanggil tim nasional kelompok umur, jadi nggak kaget lagi," lanjutnya.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Persiraja Banda Aceh di Liga 2: Setelah Rekrut Kiper Persis Solo, Eks Gelandang Timnas Juga Kini Resmi Merapat

Hendro menegaskan kesiapan seorang pemain tidak hanya ditentukan kemampuan teknis, tetapi juga proses adaptasi terhadap tuntutan sepak bola modern. Semakin cepat pemain terbiasa dengan metode latihan yang benar, semakin besar peluangnya bersaing di level elite.

Tak hanya memberi pesan kepada pemain muda, Hendro juga mengungkapkan arah pembinaan kiper di lingkungan Persis Solo.

Dia memastikan materi latihan yang diterapkan di tim senior akan diselaraskan dengan program latihan di Akademi Persis.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat proses adaptasi para pemain muda ketika mendapat kesempatan promosi ke tim utama.

Dengan standar latihan yang sama, transisi dari akademi menuju tim senior diyakini akan berjalan lebih mulus.

"Yang pastinya yang di sini untuk regulasi ada U-18 sama U-20 ya. Ya kita juga harus sama, materi latihannya juga sama," katanya.

Baca Juga: Yahya Alkatiri Pastikan Dua Legiun Asing Persis Solo Baru Segera Merapat, Apakah Benar Ini Orangnya? 

Hendro juga ingin membangun budaya kompetisi yang sehat di bawah mistar gawang Laskar Sambernyawa. Ia menegaskan tidak ada jaminan status sebagai kiper utama maupun pelapis. Seluruh penjaga gawang memiliki kesempatan yang sama untuk merebut tempat di tim inti.

"Dan saya juga bilang sama kiper yang ada di Persis Solo, di sini nggak ada kiper nomor satu. Semuanya punya kesempatan kans bermain," tegasnya.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Persela Lamongan di Liga 2: Kiper Hengkang ke Persis Solo, Enam Rekrutan Berkualitas Didatangkan

Menurut Hendro, kesempatan tampil akan ditentukan berdasarkan performa selama latihan serta kemampuan menjalankan instruksi yang diinginkan pelatih kepala Ricky Nelson.

"Jadi siapa yang bagus di latihan, siapa yang bisa menerapkan taktik dan strategi yang dimau sama head coach, kemungkinan itu yang akan bermain," tandasnya.

Pernyataan Hendro sekaligus menjadi sinyal bahwa Persis Solo mulai serius membangun sistem pembinaan berkelanjutan. Di tengah kebutuhan tim untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, klub juga berupaya menyiapkan regenerasi agar talenta-talenta akademi memiliki jalur yang jelas menuju tim senior. (hj/nik

Editor : Niko auglandy
persis solo liga 2