
RADARSOLO.COM – Owner Persis Solo Kaesang Pangarep membuka ruang diskusi dengan perwakilan suporter saat bertemu di salah satu restoran di Solo, Sabtu (25/7). Dalam forum yang juga dihadiri manajemen dan awak media tersebut, Kaesang meminta suporter menyampaikan pandangan mereka terkait komposisi pemain yang dibangun Persis untuk mengarungi Pegadaian Championship 2026/2027.
Kaesang mengaku ingin mengetahui langsung penilaian suporter terhadap aktivitas transfer yang dilakukan manajemen.
"Kalau ditanya pemainnya kenapa ini, kenapa itu, biar saya tahu juga," ujar Kaesang.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal DPP Pasoepati M. Isnaini menegaskan bahwa suporter tidak mempersoalkan nama besar seorang pemain. Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah apakah pemain tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim.
"Dalam pandangan orang tentu berbeda-beda. Kalau menurut kami, siapa pun pemainnya tidak masalah, asalkan memang sesuai kebutuhan tim. Kalau memang kebutuhannya ada di posisi tertentu dan pemain itu bisa memenuhi kebutuhan tersebut, ya kami mendukung," katanya.
Baca Juga: Update Bursa Transfer PSPS Pekanbaru di Liga 2: 12 Pemain Baru Merapat Demi Bidik Promosi ke Liga 1
Ia menilai proses perekrutan pemain seharusnya lebih mengutamakan kebutuhan teknis dibanding popularitas. Menurutnya, Liga 2 memiliki karakter kompetisi yang berbeda sehingga pendekatan dalam membangun tim juga tidak bisa disamakan dengan Liga 1.
"Ini bukan soal nama. Liga 2 tentu berbeda dengan Liga 1. Yang dibutuhkan adalah pemain yang benar-benar bisa membantu tim mencapai target," ujarnya.
Isnaini juga mengingatkan agar Persis tidak kembali mengulangi kesalahan musim lalu dengan merekrut pemain hanya karena nama besarnya. Ia menilai pemain bintang belum tentu mampu memberikan kontribusi maksimal di lapangan.
"Jangan sampai hanya karena nama besar lalu menarik perhatian publik, tetapi kontribusinya di lapangan tidak maksimal. Ada pemain yang namanya besar, tetapi permainannya tidak sesuai harapan," ucapnya.
Menurut Isnaini, manajemen harus lebih cermat dalam menyusun skuad agar setiap pemain yang direkrut benar-benar sesuai kebutuhan tim, bukan sekadar menjadi bagian dari paket perekrutan.
"Yang penting pemain itu memang dibutuhkan tim. Kami sudah tidak melihat siapa namanya. Selama sesuai kebutuhan dan bisa membantu Persis bangkit, tentu akan kami dukung," tegasnya. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy