Persis Solo Menang Menyakinkan atas Dewa United, Performa Amunisi Baru Mulai Menjanjikan 

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 19:09 WIB
PEMANASAN: Kiper Persis Solo Teguh Amirudin saat jalani uji coba melawan dewa United, Minggu (2/8). (TIM MEDIA PERSIS SOLO)
PEMANASAN: Kiper Persis Solo Teguh Amirudin saat jalani uji coba melawan dewa United, Minggu (2/8). (TIM MEDIA PERSIS SOLO)

RADARSOLO.COM - Persis Solo terus mematangkan persiapan jelang bergulirnya Championship 2026/2027. Di tengah agenda pemusatan latihan (training camp), Laskar Sambernyawa menjajal kekuatan klub Super League, Dewa United FC, dalam laga uji coba di Dewa United Arena, Minggu (2/8/2026).

Hasilnya cukup meyakinkan. Persis menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 atas tuan rumah.

Meski pulang membawa hasil positif, pelatih kepala Persis Solo Ricky Nelson belum sepenuhnya puas. Menurutnya, performa anak asuhnya, terutama dalam membangun serangan, masih jauh dari standar yang diinginkan.

Pada babak pertama, Persis kesulitan menerapkan permainan yang telah dipersiapkan selama latihan. Aliran bola tidak mengalir dengan baik sehingga skor imbang tanpa gol bertahan hingga turun minum.

Perubahan baru terlihat selepas jeda. Permainan Persis menjadi lebih hidup dan mampu menghasilkan dua gol cepat melalui Ahmad Mujadid dan Feby Eka.

Baca Juga: Tiga Legiun Asing Baru Persis Solo Belum Diturunkan Saat Melawan Klub Liga 1

Dewa United sempat memangkas ketertinggalan. Namun, gol bunuh diri pemain lawan memastikan kemenangan Persis dengan skor akhir 3-1.

Bagi Ricky, hasil pertandingan bukan menjadi fokus utama. Ia justru lebih menyoroti penerapan taktik yang selama dua pekan terakhir terus diasah dalam sesi latihan. "Yang pasti saya masih banyak belum puas, karena dalam dua minggu kami latihan solo attacking, masih banyak yang nggak jalan attacking-nya," ujar Ricky Nelson.

Pelatih berlisensi AFC Pro itu menjelaskan, Persis ingin membangun identitas permainan yang dominan melalui penguasaan bola, tekanan tinggi, serta transisi menyerang yang cepat. Namun, konsep tersebut belum mampu dijalankan dengan baik sepanjang babak pertama.

"Dalam pengertian kita mau dominan dalam bermain, kita mau kuasai bola, kita mau tekan lawan, tapi itu di babak pertama sangat-sangat tidak jalan," katanya.

Menurut Ricky, para pemain mulai memahami instruksi tim pelatih setelah turun minum. Hal itu terlihat dari meningkatnya kualitas penguasaan bola serta koordinasi antarlini yang membuat permainan Persis lebih cair.

"Baru bisa berjalan di babak kedua. Permainan lebih cair, pemain bisa mengerti bagaimana bermain di half space, bagaimana antar lini. Itu semua bisa jalan di babak kedua," tambahnya.

Baca Juga: Diduga Berawal dari Api Lilin, Rumah Warga Banyusri Boyolali Rata dengan Tanah

Meski masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah, Ricky tetap mengapresiasi daya juang para pemain. Dia menilai intensitas pertandingan sudah sesuai dengan kebutuhan tim selama menjalani training camp.

"Sehingga ini jadi PR untuk kami perbaiki nanti. Tapi saya pikir hari ini good game, untuk level intensitasnya cukup baik. Itu yang menjadi hal yang patut kita syukuri," tandasnya.

Kemenangan atas Dewa United menjadi modal positif bagi Persis untuk menatap agenda uji coba berikutnya. Evaluasi terhadap pola menyerang dan organisasi permainan pun akan terus dilakukan agar performa Laskar Sambernyawa semakin matang saat Championship 2026/2027 resmi bergulir. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
Dewa United persis solo