Usai Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Pelatih John Herdman Siapkan Dua Fokus untuk Hadapi Singapura di Piala AFF 2026
Nur Pramudito • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 10:32 WIB
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan arahan kepada anak didiknya saat melawan Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). Indonesia kalah dengan skor 0-3. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.
RADARSOLO.COM - Peluang Timnas Indonesia untuk melangkah ke semifinal Piala AFF 2026 belum sepenuhnya tertutup meski harus kalah 0-3 dari Vietnam pada laga ketiga Grup A yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026).
Selepas hasil mengecewakan tersebut, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, langsung mengalihkan perhatian ke pertandingan terakhir fase grup.
Ia menegaskan timnya kini siapkan strategi terbaik untuk hadapi Singapura yang akan digelar di Stadion Jalan Besar pada 7 Agustus 2026.
Herdman mengakui penampilan anak asuhnya saat menghadapi Vietnam belum sesuai harapan.
Namun, ia memastikan perjuangan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 masih belum berakhir.
"Kami mengakuinya di depan penggemar malam ini, kami berbicara dengan penggemar," ujar Herdman seusai pertandingan.
"Kami tidak bersembunyi dari kenyataan bahwa performa tadi tidak ada di sana. Bagi saya, kami bermain melawan tim terbaik di turnamen," lanjutnya.
Menurut Herdman, respons para pemain setelah kalah dari Vietnam akan menjadi penentu dalam persiapan Timnas Indonesia menghadapi laga hidup-mati kontra Singapura.
Pelatih berusia 51 tahun tersebut mengatakan tim pelatih telah siapkan dua fokus utama menjelang pertandingan berikutnya, yakni memperbaiki aspek taktik sekaligus membangun kembali kepercayaan diri para pemain.
"Saya pikir Anda harus menyiapkan keduanya. Untuk semua pemain ini, respons adalah segalanya," kata Herdman.
"Mereka cukup berpengalaman, kami punya beberapa pemain top di sini yang pernah berada di posisi ini sebelumnya."
"Ini semua tentang respons, tentang melakukan hal-hal kecil dengan benar sekarang, pemulihan, dan tentang menggeser pola pikir serta fokus lagi," tambahnya.
Selain mempercepat proses pemulihan kondisi fisik, Herdman ingin para pemain segera melupakan hasil saat melawan Vietnam agar bisa tampil maksimal ketika hadapi Singapura.
Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap calon lawannya.
Menurut Herdman, Singapura merupakan tim yang memiliki organisasi permainan solid dan mampu memberikan kesulitan kepada Vietnam pada pertandingan sebelumnya.
"Singapura adalah tim yang sangat terhubung dan akan sulit dikalahkan di kandang. Tapi itulah tantangan yang dicari pemain sepak bola," ujarnya.
Herdman menilai situasi yang dihadapi Timnas Indonesia saat ini justru bisa menjadi motivasi tambahan.
Bermain sebagai tim yang tidak lebih diunggulkan dinilai dapat memacu semangat para pemain untuk membuktikan kemampuan mereka.
"Ini adalah malam-malam yang Anda inginkan dalam karier, untuk pergi ke suatu tempat di mana Anda tidak diunggulkan dan harus menang."
"Jadi tidak sulit untuk mendapatkan mentalitas yang tepat bagi sekelompok pemain yang lapar. Dari sisi taktis, saya sangat terkesan pada Singapura."
"Pelatih di sana melakukan pekerjaan yang sangat baik. Anda melihat hal itu saat melawan Vietnam, dia mampu membuat frustrasi lawan dan tetap dalam perjuangan," jelasnya.
Meski mengakui laga melawan Singapura tidak akan mudah, Herdman tetap optimistis Timnas Indonesia memiliki peluang untuk bangkit dan menjaga asa lolos ke semifinal Piala AFF 2026.
"Jadi bagi kami, pertandingan itu akan sulit secara taktis, tetapi saya masih percaya kami memiliki kualitas dan mentalitas juara dalam grup ini. Kami tahu apa yang harus dilakukan untuk negara kami," tutup Herdman.(np)