Ini Komentar Ricky Nelson Usai Persis Solo Takluk dari PSPS Pekanbaru: Kedalaman Skuad Masih Mengkhawatirkan

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 18:35 WIB
PEMANASAN: Pertandingan uji coba Persis Solo melawan PSPS Pekanbaru di Garudayaksa Training Center, Rabu (5/8). (Tim Media Persis Solo)
PEMANASAN: Pertandingan uji coba Persis Solo melawan PSPS Pekanbaru di Garudayaksa Training Center, Rabu (5/8). (Tim Media Persis Solo)

RADARSOLO.COM – Bisa menang melawan klub Super League Dewa United 3-1 belum lama ini, ternyata saat melawan klub Liga 2 PSPS Pekanbaru, Persis Solo malah kalah. Ya, skuad yang masuk di babak kedua saat melawan Dewa United dimainkan sebagai starter saat melawan PSPS di Garudayaksa Training Center, Rabu (5/8), sayang hasilnya masih jauh dari harapan. Kekalahan 0-2, membuktikan bahwa kedalaman skuad Persis masih perlu dievaluasi.

Meski gagal melanjutkan tren kemenangan, hasil tersebut tidak menjadi perhatian utama tim pelatih. Fokus Persis justru tertuju pada upaya menguji kedalaman skuad dan mencari komposisi terbaik menjelang bergulirnya Championship 2026/2027.

Pelatih Kepala Persis Solo Ricky Nelson mengaku belum sepenuhnya puas dengan penampilan anak asuhnya, dalam dua laga uji coba yang sudah dijalani. Dia menilai masih banyak aspek permainan yang harus dibenahi, terutama organisasi permainan dan penerapan taktik di lapangan.

Ricky sejak awal telah memastikan akan melakukan rotasi besar pada laga kedua melawan PSPS Pekanbaru. Langkah tersebut diambil agar seluruh pemain memperoleh kesempatan bermain dalam situasi pertandingan yang berbeda sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih.

"Hari Rabu kami uji coba lagi. Pemain yang tadi bermain babak kedua, kita coba main dari babak pertama untuk melihat situasi seperti apa nanti di pertandingan," ujar Ricky Nelson, seperti dikutip Jawa Pos Radar Solo dari rilis resmi klub, Minggu (2/8).

Baca Juga: Update Bursa Transfer Persita Tangerang di Liga 1: Rekrut 4 Pemain Baru, Eks Persis Solo dan Persijap Jepara Merapat

Komitmen tersebut benar-benar diwujudkan. Menghadapi PSPS, Ricky merombak susunan pemain dengan memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain yang sebelumnya minim menit bermain untuk tampil sejak awal pertandingan. Sementara pemain lain dimainkan sesuai kebutuhan tim sepanjang laga.

Menurut Ricky, rotasi itu merupakan bagian penting dari proses pembentukan tim. Ia ingin mengetahui kualitas setiap pemain sebelum menentukan komposisi terbaik yang akan diturunkan saat kompetisi resmi dimulai.

"Di laga kedua ini, kita banyak melakukan rotasi pemain. Karena memang opsinya saya mau lakukan banyak percobaan dengan pemain-pemain yang lain. Sehingga nanti kompetisi kita punya banyak opsi-opsi yang disiapkan untuk kompetisi," ujarnya usai pertandingan, Rabu (5/8).

Baca Juga: Update Bursa Transfer Dewa United di Liga 1: Datangkan Eks Buriram United dan Dua Pemain Timnas Asal Persis Solo dan Borneo FC, Siap Bidik Gelar Super League

Mantan pelatih Persija Jakarta U-20 itu menegaskan hasil pertandingan bukan tolok ukur utama selama masa persiapan. Baginya, yang lebih penting adalah melihat perkembangan individu maupun kolektif tim setelah menjalani program latihan intensif selama training camp.

Dua laga uji coba yang telah dijalani memberikan banyak bahan evaluasi bagi tim pelatih. Selain mengukur kualitas teknis pemain, pertandingan tersebut dimanfaatkan untuk melihat sejauh mana para pemain mampu menjalankan instruksi taktik, beradaptasi dengan berbagai skenario pertandingan, serta membangun kerja sama antarlini.

Persis masih memiliki waktu untuk mematangkan persiapan sebelum Championship 2026/2027 dimulai. Sisa agenda training camp akan dimanfaatkan semaksimal mungkin guna membentuk skuad yang lebih solid, memiliki kedalaman yang kompetitif, dan siap menghadapi ketatnya persaingan sepanjang musim. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
Dewa United persis solo psps liga 2 uji coba