Jadi Tamu Istimewa PSS Sleman, Stefan Keeltjes Uji Mental Bertanding Pemain Kendal Tornado di Depan Ribuan BCS

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 14:49 WIB
Pemain Kendal Tornado FC saat menjalani game internal di Charlie Training Center, Boja, Kabupaten Kendal. (Dokumentasi Kendal Tornado)
Pemain Kendal Tornado FC saat menjalani game internal di Charlie Training Center, Boja, Kabupaten Kendal. (Dokumentasi Kendal Tornado)

RADARSOLO.COM – Kendal Tornado FC dijadwalkan menantang PSS Sleman pada laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (8/8/2026), mulai 18.30 WIB. Laga persahabatan ini menjalani ujian penting dalam rangkaian persiapan menghadapi Championship 2026/2027 (Liga 2). Tim besutan Stefan Keeltjes.

Kendal Tornado FC datang sebagai tamu istimewa, mengingat laga tersebut menjadi bagian dari rangkaian peluncuran skuad PSS Sleman. Namun, bagi Kendal Tornado FC, pertandingan itu memiliki makna lebih dari sekadar uji coba pramusim.

Head Coach Kendal Tornado FC Stefan Keeltjes menyebut pertandingan kontra klub Super League itu menjadi kesempatan untuk mengukur perkembangan tim setelah tiga pekan menjalani program latihan intensif.

Bukan semata melihat kualitas permainan, pelatih asal Belanda itu ingin mengetahui bagaimana respons anak asuhnya ketika menghadapi lawan yang level kompetisinya lebih tinggi.

Apalagi, para pemain juga akan merasakan atmosfer pertandingan dengan kehadiran penonton di Stadion Maguwoharjo. Menurut Stefan, situasi seperti itu penting sebagai bekal sebelum Championship bergulir.

"Yang ingin saya lihat adalah bagaimana karakter yang sudah dibentuk selama tiga minggu terakhir, bagaimana kondisi fisik mereka, serta bagaimana mental pemain saat menghadapi tim Liga 1 dan bermain di hadapan penonton," ujarnya Stefan Keeltjes dikutip dari rilis resmi klub, Jumat (7/8/2026).

Selain menguji mental bertanding, laga tersebut juga menandai dimulainya fase baru dalam program latihan Kendal Tornado. Setelah tiga pekan pertama berfokus pada peningkatan kondisi fisik dan penanaman prinsip bermain, kini tim mulai memasuki pembenahan taktikal.

Stefan menjelaskan materi latihan secara bertahap memang disusun agar pemain memiliki fondasi fisik yang kuat sebelum menjalankan skema permainan yang diinginkan.

"Uji coba melawan PSS ini menjadi bagian dari program latihan di minggu keempat. Tiga minggu sebelumnya kami lebih banyak fokus pada fisik dan prinsip-prinsip bermain. Baru minggu keempat ini kami mulai masuk ke aspek taktikal," katanya.

Meski sudah memasuki tahap tersebut, Stefan mengakui proses adaptasi belum sepenuhnya selesai. Terlebih, sejumlah pemain baru masih membutuhkan waktu untuk memahami sistem permainan yang diterapkannya.

Dia mengatakan tim pelatih terus memberikan arahan, baik saat sesi latihan di lapangan maupun melalui pembahasan menggunakan tactical board agar para pemain lebih cepat memahami peran masing-masing.

"Kami masih banyak melakukan pembenahan di aspek taktikal. Para pemain baru menggunakan sistem permainan ini sehingga membutuhkan proses. Saya yakin seiring waktu mereka akan semakin memahami dan berkembang," ungkapnya.

Di sisi lain, Stefan memastikan hasil akhir pertandingan melawan PSS bukan menjadi target utama. Baginya, laga uji coba lebih berfungsi sebagai sarana evaluasi terhadap hasil latihan yang telah dijalani skuad selama tiga pekan terakhir.

"Soal hasil saya tidak terlalu memikirkan. Yang lebih penting adalah melihat hasil kerja keras mereka selama tiga minggu ini, terutama perkembangan dari sisi fisik," tegasnya.

Secara umum, Stefan menilai kondisi fisik para pemain menunjukkan perkembangan yang positif. Meski beberapa pemain yang baru bergabung masih membutuhkan waktu untuk mencapai level kebugaran terbaik, ia optimistis proses yang sedang dijalani akan membuat Kendal Tornado semakin siap menyongsong bergulirnya Championship 2026/2027. (hj/nik)

 

Editor : Niko auglandy
Kendal TornadoFC pss sleman liga 2 BCS