RADARSOLO.COM – Kendal Tornado FC harus mengakui keunggulan PSS Sleman dalam laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (8/8) malam. Laskar Badai Pantura kalah tipis 0-1 setelah gawang mereka kebobolan pada menit 90+3.
Gol semata wayang PSS dicetak Matheus Fornazari pada penghujung pertandingan. Meski gagal membawa pulang hasil positif, pelatih Kendal Tornado FC Stefan Keeltjes tetap memberikan apresiasi terhadap penampilan anak asuhnya.
Menurut Stefan, para pemain menunjukkan mentalitas dan karakter bertanding yang sesuai dengan harapannya. Mereka tetap bekerja keras dan saling memberikan dukungan sepanjang pertandingan.
“Mental tidak ingin kalah, semua pemain mau bekerja keras, sama-sama support, itu yang mereka tunjukkan di pertandingan ini,” kata Stefan Keeltjes.
Karakter tersebut, lanjut Stefan, menjadi salah satu aspek yang ingin terus dibangun sebelum kompetisi resmi bergulir. Ia meminta para pemain mempertahankan sikap tersebut dalam setiap pertandingan.
“Karakter itu yang ingin pemain paham dan terus dipertahankan setiap bermain,” imbuhnya.
Baca Juga: Boyolali Jadi Pilihan Persipura Jayapura untuk TC, Ini Alasan Memilih Kota Susu
Dalam pertandingan tersebut, Stefan juga memberikan kesempatan bermain kepada hampir seluruh pemain yang dibawa. Sejumlah pemain anyar turut mendapatkan menit bermain untuk melihat kesiapan mereka setelah bergabung dengan tim.
Mereka di antaranya Rifal Lastori, Fredyan Wahyu, Ahmad Birrul Walidain, Andre Oktaviansyah, serta Rizky Dwi Pangestu.
Bagi Stefan, laga kontra PSS menjadi bagian dari proses persiapan Kendal Tornado FC yang telah berjalan selama empat pekan. Uji coba tersebut dimanfaatkan untuk melihat perkembangan pemain sekaligus mengevaluasi hasil latihan.
“Saya ingin anak-anak berproses dan berprogres di setiap latihan dan uji coba. Harapannya nanti di kompetisi mereka benar-benar siap,” tegasnya.
Hasil akhir pertandingan memang belum berpihak kepada Kendal Tornado FC. Namun, Stefan menilai mentalitas dan karakter yang ditunjukkan pemain menjadi modal penting untuk terus dibawa dalam proses persiapan menuju kompetisi musim 2026/27.
Editor : Niko auglandy