Persis Solo U-20 Dapat Pembelajaran Berharga dari Timnas Indonesia U-17, Rasiman Akui Banyak Pekerjaan Rumah Didapat

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 21:55 WIB
Logo Persis Solo
Logo Persis Solo
 
RADAR‎SOLO.COM — Persis Solo U-20 mendapat pelajaran penting dari latih tanding menghadapi Timnas Indonesia U-17. Laga di Lapangan Pusporenggo, Boyolali, Sabtu (15/8) sore, membuka sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi Sambernyawa Muda sebelum kompetisi bergulir.

Direktur Teknik Akademi Persis Solo Rasiman menilai pertandingan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para pemain. Selain menguji kesiapan tim, laga itu memberikan gambaran lebih jelas mengenai sejumlah kekurangan yang masih terlihat ketika menghadapi lawan dengan kualitas permainan tinggi.

“Tentu uji coba dengan Tim Nasional merupakan pengalaman yang bagus bagi para pemain karena mereka melawan pemain-pemain yang bagus dari Indonesia. Pertandingan berlangsung sangat kompetitif,” kata Rasiman seusai pertandingan, dikutip Jawa Pos Radar Solo dari rilis resmi klub.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Arema FC di Liga 1: Rombak Besar Skuad, 9 Pemain Baru Merapat, Dua Kiper Persis Solo Merapat

‎Menurut Rasiman, laga menghadapi Timnas U-17 membantu tim pelatih membaca perkembangan pemain secara lebih objektif. Sejumlah kelemahan yang sebelumnya tidak terlalu terlihat muncul ketika pemain mendapat tekanan dari lawan.

‎Salah satu yang menjadi sorotan adalah kesalahan-kesalahan mendasar. Persis U20 dinilai masih terlalu mudah terekspos ketika pemain kehilangan kedisiplinan dalam menjalankan skema permainan.

‎“Pertama adalah kesalahan-kesalahan mendasar yang sangat basic sehingga kita mudah terekspos oleh lawan. Dan memang kita saat ini dalam proses, kita menuju kompetisi untuk melihat apa saja yang perlu diperbaiki,” paparnya.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Bhayangkara FC di Liga 1: 9 Pemain Baru Merapat, Termasuk Bintang Persija Jakarta 

Selain kesalahan mendasar, Rasiman menyebut masih ada sejumlah aspek teknis yang perlu diperbaiki. Di antaranya pergerakan pemain tanpa bola, sirkulasi bola antarlini, serta kedisiplinan dalam menjalankan tugas masing-masing.

Evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan Persis U-20. Setiap laga uji coba tidak sekadar dimanfaatkan untuk mencari hasil akhir, tetapi juga mengukur perkembangan individu pemain dan kemampuan mereka menjalankan permainan sebagai sebuah tim.

‎Rasiman juga menilai pertandingan dengan Timnas U-17 memberikan pengalaman bagi pemain untuk menghadapi situasi pertandingan yang lebih kompetitif.

Tekanan tersebut diharapkan membantu pemain meningkatkan kemampuan mengambil keputusan sekaligus membangun kekompakan tim.

Setelah menghadapi Timnas U-17, Sambernyawa Muda dijadwalkan berlatih tanding melawan Garudayaksa.

Rasiman berharap hasil pertandingan tersebut kembali menjadi tolok ukur perkembangan tim. Selain melihat kemampuan skuad secara keseluruhan, laga itu akan digunakan untuk memetakan posisi serta mengevaluasi kekurangan setiap pemain.

“Pengalaman ini penting. Dan setelah Timnas, kami rencananya akan bertanding melawan Garudayaksa. Kami ingin tahu persis posisi pemain kita apa dan kelemahan apa yang perlu diperbaiki,” tandasnya.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Garudayaksa FC di Liga 1: Eks Persis Solo dan Persija Jakarta Merapat, 15 Nama Baru Resmi Datang

Rangkaian uji coba tersebut menjadi bagian dari proses Persis U-20 mematangkan skuad sebelum kompetisi. Hasil pertandingan bukan menjadi satu-satunya ukuran. Justru, berbagai kekurangan yang muncul menjadi bahan bagi tim pelatih untuk melakukan pembenahan.

Laga kontra Timnas Indonesia U-17 telah memberikan gambaran mengenai pekerjaan rumah Sambernyawa Muda. Duel menghadapi Garudayaksa selanjutnya bakal menjadi kesempatan untuk melihat sejauh mana evaluasi tersebut mulai terjawab. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
garudayaksa persis solo uji coba timnas