RADARSOLO.COM – Persipura Jayapura mulai memanaskan mesin menjelang bergulirnya Pegadaian Championship 2026/2027. Calon pesaing Persis Solo di Grup Timur kasta kedua Liga Indonesia tersebut tengah menjalani pemusatan latihan di Boyolali.
Persipura tidak hanya menggeber program latihan selama berada di Kota Susu. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu juga mulai menguji hasil latihan melalui pertandingan uji coba.
Hasil positif langsung diraih pada laga persahabatan perdana. Persipura Jayapura menang meyakinkan 4-1 atas klub Liga 3 Persika Karanganyar di Lapangan Songgo Langit, Kabupaten Boyolali, Sabtu (15/8/2026).
Pertandingan tersebut menjadi bagian dari program Persipura setelah menjalani pemusatan latihan di Boyolali selama kurang lebih satu bulan.
Pelatih Kepala Persipura Jayapura Andri Ramawi mengatakan, pertandingan tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar kemenangan. Laga uji coba menjadi sarana untuk melihat sejauh mana pemain mampu menyerap sekaligus menerapkan materi yang diberikan selama latihan.
“Tujuan uji coba ini pastinya kita ingin melihat apakah materi yang sudah dibuat di latihan diaplikasikan dengan baik oleh semua pemain,” ungkap Andri dalam keterangannya, dilansir dari Cepos Online (Jawa Pos Group).
Pemahaman taktikal juga menjadi salah satu aspek yang dipantau tim pelatih. Selain itu, kondisi fisik pemain setelah menjalani latihan selama hampir satu bulan turut menjadi perhatian.
“Pemahaman taktikal sudah pasti kita pantau. Selain itu, yang paling penting adalah melihat bagaimana kondisi fisik mereka setelah hampir satu bulan berlatih,” sambungnya.
Meski mampu mencetak empat gol dan meraih kemenangan cukup meyakinkan, Andri tetap menemukan sejumlah pekerjaan rumah. Salah satu yang menjadi perhatian yakni transisi bertahan ketika tim kehilangan penguasaan bola.
Persipura juga dinilai masih melakukan sejumlah kesalahan yang seharusnya bisa dihindari. Salah satunya berujung pada gol Persika Karanganyar.
“Ada beberapa evaluasi. Di babak pertama tadi untuk tim yang pertama, kalau kita bicara taktik, transisi bertahan kita masih bermasalah. Secara keseluruhan semua pemain cukup baik, walaupun pada beberapa momen kita kehilangan bola yang tidak perlu dan terjadi satu gol kemasukan yang seharusnya tidak terjadi,” ujarnya.
Di balik catatan tersebut, Andri memberikan apresiasi terhadap performa lini depan. Menurutnya, para pemain depan Persipura mampu menunjukkan variasi permainan yang cukup menjanjikan.
Hal tersebut terlihat dari dua komposisi tim yang diturunkan pada babak pertama maupun kedua. Pergantian pemain tidak membuat kualitas serangan Persipura mengalami penurunan berarti.
“Banyak warna kalau saya lihat. Jadi, tidak ada kekhawatiran sama sekali ketika memainkan tim pertama maupun tim kedua khusus untuk lini depan. Semuanya sangat baik, memiliki kemampuan yang berbeda-beda, tapi hasilnya sangat positif,” tutupnya.
Baca Juga: Boyolali Jadi Pilihan Persipura Jayapura untuk TC, Ini Alasan Memilih Kota Susu
Kemenangan atas Persika menjadi modal awal Persipura dalam mengukur perkembangan skuad selama menjalani pemusatan latihan di Boyolali. Namun, hasil tersebut juga sekaligus memberikan gambaran sejumlah aspek yang masih harus dibenahi sebelum kompetisi resmi dimulai.
Dengan Persipura dan Persis Solo berada dalam persaingan Championship 2026/2027, perkembangan persiapan Mutiara Hitam di Boyolali menjadi salah satu hal yang menarik untuk dipantau. Terlebih, kedua tim bakal berhadapan dalam persaingan memperebutkan posisi terbaik di kompetisi kasta kedua musim ini. (nik)
Editor : Niko auglandy
Sumber : ceposonline.com