Persis Solo Kalah Tipis dari Klub Liga 1 di Stadion Kebogiro

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:25 WIB
Persis Solo uji coba melawan Java United di Stadion Kebogiro, Selasa sore (18/8/2026). (Tim Media Persis Solo)
Persis Solo uji coba melawan Java United di Stadion Kebogiro, Selasa sore (18/8/2026). (Tim Media Persis Solo)

RADARSOLO.COM – Persis Solo harus mengakui keunggulan Java United dalam latih tanding di Stadion Kebogiro, Boyolali, Selasa (18/8/2026) sore. Laskar Sambernyawa kalah tipis 0-1 dalam pertandingan yang menjadi bagian dari persiapan menghadapi Championship 2026/2027.

Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Persis. Meski belum mampu meraih kemenangan, Pelatih Kepala Persis Solo Ricky Nelson tetap mengapresiasi kerja keras dan kekompakan yang ditunjukkan para pemain selama pertandingan.

Menurut Ricky, laga kontra Java United memberikan pengalaman penting bagi anak asuhnya. Persis tidak hanya mendapatkan gambaran mengenai permainan tim lawan, tetapi juga bisa menguji respons pemain ketika berhadapan dengan karakter permainan yang berbeda.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Madura United di Liga 1: Belasan Pemain Dilepas, Aroma Persib Bandung dan Persebaya Surabaya Terasa

Java United dinilai memiliki gaya bermain yang cukup menggambarkan karakter tim-tim dari wilayah timur. Hal itu tidak lepas dari banyaknya pemain asal wilayah tersebut yang memperkuat Java United. Karakter permainan yang ditampilkan lawan menjadi salah satu pembelajaran bagi Persis dalam melihat kesiapan tim.

“Kita mendapatkan pelajaran bagus bahwa tim Java United ini menggambarkan ketatnya tipikal wilayah timur. Karena banyak anak-anak timur yang bermain sehingga menggambarkan potret permainan wilayah timur,” kata Ricky seusai laga dilansir Jawa Pos Radar Solo dari rilis resmi klub, Rabu (19/8/2026). 

Baca Juga: Update Bursa Transfer Bali United di Liga 1: 5 Pemain Baru Merapat ke Bali United, Asing Baru Dari Belanda hingga Thailand Gabung

Menurut Ricky, pertandingan tersebut memberikan gambaran bahwa Persis masih memiliki sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan. Laga uji coba menjadi ruang bagi tim pelatih untuk melihat secara langsung respons pemain ketika menghadapi tekanan dan situasi pertandingan yang tidak selalu berjalan sesuai rencana.

Karakter permainan Java United tersebut menjadi salah satu pelajaran yang bisa dipetik Persis. Situasi pertandingan juga membuka sejumlah catatan yang perlu segera dibenahi Laskar Sambernyawa agar permainan tim semakin solid.

Baca Juga: Update Bursa Transfer PSM Makassar di Liga 1: Bintang Timnas Malaysia, dan eks Bek Persis Solo Merapat

Ricky mengakui Persis masih harus meningkatkan beberapa aspek. Salah satunya berkaitan dengan kemampuan pemain dalam menghadapi situasi pertandingan, terutama ketika harus menentukan pilihan di tengah tekanan lawan.

Bagi Ricky, pemain Persis dituntut tidak hanya tampil lebih kuat, tetapi juga lebih cerdas dalam mengambil keputusan. Kemampuan membaca situasi pertandingan menjadi penting agar setiap momentum yang didapatkan tidak terbuang begitu saja.

Selain itu, efektivitas dalam memanfaatkan peluang juga menjadi perhatian. Persis harus mampu mengubah kesempatan yang tercipta menjadi ancaman nyata bagi pertahanan lawan. Catatan tersebut menjadi pekerjaan rumah setelah Laskar Sambernyawa gagal mencetak gol dalam pertandingan kontra Java United.

“Kita harus lebih kuat, lebih pintar dan mampu memanfaatkan semua peluang yang ada. Memang ada beberapa kesalahan yang menjadi masalah, namun ini akan kita perbaiki kesalahan tersebut,” jelasnya.

Kekalahan dari Java United melanjutkan catatan hasil Persis dalam rangkaian latih tanding terakhir. Sebelumnya, Laskar Sambernyawa telah menjalani dua uji coba saat menjalani pemusatan latihan, masing-masing di Garudayaksa Training Center dan Dewa United Arena.

Dari dua pertandingan tersebut, Persis mengantongi hasil berbeda. Laskar Sambernyawa berhasil meraih kemenangan saat menghadapi Dewa United. Namun, Persis kemudian harus menelan kekalahan ketika berhadapan dengan PSPS Pekanbaru.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Borneo FC di Liga 1: Pinjam Kapten PSIM Jogja dan Pinjamkan Kiper Potensial ke Persijap Jepara

Rangkaian pertandingan tersebut memberikan gambaran yang lebih jelas bagi tim pelatih mengenai perkembangan skuad. Hasil pertandingan memang menjadi salah satu indikator, tetapi Ricky lebih membutuhkan catatan teknis dari setiap laga untuk mengetahui bagian permainan yang masih perlu dibenahi.

Kekalahan dari Java United pun tidak semata-mata menjadi persoalan hasil akhir. Bagi Persis, pertandingan tersebut menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan pemain sekaligus menemukan celah yang harus segera diperbaiki. Terlebih, kompetisi Championship 2026/2027 akan menuntut konsistensi permainan sejak pertandingan pertama.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Persebaya Surabaya di Liga 1: 11 Pemain Baru Masuk, Eks PSM Makassar dan Pemain Asing Eropa Ramaikan Skuad 2026/2027

Ricky berharap berbagai kesalahan yang muncul dapat segera diperbaiki. Kekompakan yang sudah ditunjukkan pemain juga perlu dipertahankan sembari meningkatkan kualitas permainan, terutama dalam duel, pengambilan keputusan, dan penyelesaian peluang.

Dengan demikian, hasil 0-1 dari Java United menjadi catatan tersendiri bagi Laskar Sambernyawa. Persis masih memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan setiap aspek permainan berkembang sebelum tim benar-benar siap menghadapi persaingan di Championship 2026/2027. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
Java United persis solo liga 2 uji coba