RADARSOLO.COM – Kesempatan merasakan persaingan tim senior Persis Solo kini terbuka lebar didepan mata Faizul Mukhlisin. Penyerang 18 tahun tersebut mendapat promosi bersama Daffa Habibullah setelah sebelumnya menjadi bagian dari Persis U20 di Elite Pro Academy (EPA) 2025/2026.
Promosi itu sekaligus menjadi kesempatan bagi Faizul untuk menunjukkan kemampuannya di level yang lebih tinggi. Apalagi, Pelatih Kepala Persis Solo, Ricky Nelson telah melihat sejumlah potensi yang dimiliki pemain kelahiran 2008 tersebut.
Ricky menaruh perhatian pada kecepatan Faizul. Tidak hanya itu, sang pelatih juga menilai Faizul memiliki kemampuan menemukan timing yang tepat ketika bermain. Dua aspek tersebut dinilai menjadi modal penting untuk terus dikembangkan bersama tim senior.
“Kita ada si Faizul ya. Jadi saya pikir dia pemain yang potensial, pemain yang punya kemampuan kecepatannya dan pemain yang mampu bermain dalam timing yang pas,” ujar Ricky saat ditemui Jawa Pos Radar Solo, Kamis (30/7/2026).
Baca Juga: Update Pemulangan PMI Sragen Meninggal di Jepang: Jenazah Transit Denpasar, Langsung Terbang ke Solo
Ricky pun menilai Faizul perlu mendapatkan pengalaman di lingkungan tim senior. Persaingan dengan pemain yang lebih matang diharapkan bisa membantu sang penyerang memahami tuntutan permainan sekaligus mengembangkan kemampuannya.
“Sehingga saya pikir kita perlu membawa dia supaya dia makin dewasa mainnya gitu,” imbuh Ricky.
Faizul sebelumnya tampil cukup produktif bersama Persis U20. Pada EPA 2025/2026, dia membukukan sembilan gol dari 31 penampilan. Catatan tersebut menjadi bekal bagi Faizul sebelum mendapatkan kesempatan bersaing di skuad utama.
Namun, level senior menghadirkan tantangan yang berbeda. Faizul harus beradaptasi dengan intensitas permainan, tuntutan taktik, serta persaingan untuk mendapatkan menit bermain.
Pemain muda tersebut menyadari kesempatan yang diperolehnya tidak datang setiap saat. Karena itu, Faizul ingin memanfaatkan proses bersama tim senior untuk menambah pengalaman sekaligus meningkatkan kualitas permainannya.
“Ini kesempatan yang sangat berharga. Saya ingin memanfaatkan setiap proses di tim senior untuk berkembang,” kata Faizul.
Faizul juga siap memberikan kemampuan terbaik ketika mendapat kepercayaan dari Ricky Nelson. Baginya, kesempatan berlatih dan berkompetisi bersama pemain senior menjadi bagian penting untuk membuktikan hasil proses yang selama ini dijalaninya di akademi.
Di sisi lain, Faizul tidak hanya membawa target pribadi. Dia ingin keberadaannya ikut membantu Persis mewujudkan ambisi kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia melalui Pegadaian Championship 2026/2027.
“Saya berharap bisa banyak membantu Persis Solo untuk mencapai targetnya yaitu promosi ke Liga 1,” tandas Faizul.
Kini, Faizul memiliki tantangan untuk menerjemahkan potensi tersebut ke dalam persaingan tim senior. Kecepatan dan kemampuan membaca timing menjadi modal yang sudah mendapat perhatian Ricky. Selebihnya, perkembangan sang penyerang muda akan ditentukan oleh prosesnya bersama Laskar Sambernyawa. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy