RADARSOLO.COM – SD Islam Diponegoro Surakarta mengirimkan dua tim pada Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026.
Dari dua tim tersebut, hanya tim B yang mampu melanjutkan perjuangan ke babak delapan besar setelah melewati persaingan fase penyisihan Grup E, Sabtu (22/8/2026).
Tim B tampil cukup meyakinkan sepanjang fase grup.
Mereka mengoleksi enam poin dari dua pertandingan sekaligus keluar sebagai juara Grup E.
Produktivitas juga menjadi salah satu kekuatan dengan mencetak 12 gol dan hanya sekali kebobolan.
Baca Juga: Kunci Tiket Babak 8 Besar Futsal Radar Solo 2026, SD Integral Walisongo Fokus Matangkan Mental
Penanggung jawab futsal SD Islam Diponegoro Surakarta Saeful Rohman mengapresiasi penampilan kedua tim yang diturunkan.
Meski tim A harus tersingkir, permainan tim B dinilai sudah sesuai dengan materi yang diberikan tim pelatih.
“Untuk tim B, permainannya sangat luar biasa dan sudah terpola sesuai materi yang diberikan coach,” kata Saeful Rohman kepada Jawa Pos Radar Solo.
Performa tim B juga ditopang sejumlah pemain yang mampu menciptakan peluang dan gol sepanjang fase penyisihan.
Patria menjadi salah satu pemain yang paling menonjol dengan torehan lima gol.
Sementara itu, Daffa Andriansyah menyumbang tiga gol untuk membantu tim mengamankan posisi teratas Grup E.
Hasil tersebut membuat SD Islam Diponegoro B menjadi salah satu dari delapan juara grup yang melaju ke fase gugur.
Mereka bergabung dengan MIN 9 Sragen, SD Muhammadiyah Terpadu Masaran, SD PTQ Annida Salatiga, MI Muhammadiyah Bloran, MI Muhammadiyah Al Akbar Pandeyan, SD Al Kautsar B, dan SD Integral Walisongo.
Saeful tidak ingin pencapaian di fase grup membuat tim terlena.
Baca Juga: Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026 Meriah! Ini Daftar 8 Tim Putra Lolos Babak 8 Besar
Persiapan fisik menjadi perhatian utama karena pertandingan delapan besar akan menghadirkan tantangan yang lebih berat. Kondisi pemain harus dijaga agar mampu tampil maksimal sepanjang pertandingan.
“Untuk besok kami akan menjaga stamina anak-anak. Makanan juga kami perhatikan, kemudian yang paling utama adalah istirahat yang cukup. Itu yang kami siapkan supaya kondisi mereka tetap bagus saat pertandingan delapan besar,” ujarnya.
Belum mengetahui calon lawan pada fase berikutnya, Saeful memilih tidak memasang target berlebihan untuk hasil pertandingan.
Namun, dia optimistis tim B memiliki peluang melangkah jauh apabila mampu mempertahankan permainan seperti pada babak penyisihan.
“Saya masih menunggu hasil pertandingan hari ini karena kami belum tahu akan bertemu tim yang mana. Tetapi prediksi saya, kami bisa melangkah sampai final. Mudah-mudahan besok bisa berjalan sesuai harapan dan kami bisa melangkah lebih jauh,” ungkapnya.
Di sisi lain, Saeful turut memberikan evaluasi terhadap jalannya pertandingan.
Menurutnya, secara umum penyelenggaraan Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026 berjalan baik.
Namun, dia berharap perangkat pertandingan, khususnya wasit, dapat lebih jeli dalam mengambil keputusan di lapangan.
“Kalau evaluasi kecil hari ini, saya berharap wasit bisa lebih jeli dan lebih detail lagi dalam melihat kejadian di pertandingan. Karena keputusan wasit juga menjadi bagian penting agar pertandingan bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.
Baca Juga: Tim Futsal SDN Mojosongo 5 Surakarta, MOLISKA FC Boyong 12 Pemain Terbaik untuk Berlaga di Elementar
Kini, perhatian SD Islam Diponegoro tertuju pada babak delapan besar yang digelar Minggu (23/8/2026).
Tim B tidak hanya membawa modal enam poin dari fase grup, tetapi juga kepercayaan diri setelah menunjukkan permainan yang dinilai sudah sesuai dengan skema latihan.
Persaingan menuju gelar juara pun semakin ketat.
Delapan tim yang menjadi juara grup harus kembali menunjukkan konsistensi dalam pertandingan dengan sistem gugur.
Bagi SD Islam Diponegoro B, kesempatan tersebut menjadi momentum untuk membuktikan bahwa performa impresif di fase grup bisa berlanjut hingga perebutan gelar juara Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026. (hj)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com