Sukses Tumbangkan Persekabpas, Persis Solo Masih Cari Formula, Ricky Nelson Uji Banyak Opsi

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 16:51 WIB
LINCAH: Gelandang Persis Solo Fandy Ahmad dikawal empat pemain Persekabpas Pasuruan dalam sebuah laga uji coba di Stadion Kebogiro, Minggu malam (23/8/2026). (TIM MEDIA PERSIS SOLO)
LINCAH: Gelandang Persis Solo Fandy Ahmad dikawal empat pemain Persekabpas Pasuruan dalam sebuah laga uji coba di Stadion Kebogiro, Minggu malam (23/8/2026). (TIM MEDIA PERSIS SOLO)

RADARSOLO.COM – Persis Solo masih mematangkan komposisi tim menjelang Championship 2026/2027. Kemenangan 3-0 atas Persekabpas Pasuruan dalam laga uji coba di Stadion Kebogiro, Boyolali, Minggu (23/8/2026), dimanfaatkan tim pelatih untuk menguji sejumlah alternatif permainan.

Tiga gol Persis tercipta pada babak kedua melalui Saldi Amiruddin, Henry Doumbia, dan Terens Puhiri. Namun, bagi pelatih kepala Persis Solo Ricky Nelson, hasil akhir bukan satu-satunya tolok ukur dalam pertandingan tersebut.

Ricky justru memanfaatkan laga uji coba untuk mencoba perubahan skema dan komposisi pemain. Langkah itu dilakukan agar Persis memiliki lebih banyak pilihan ketika menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda di kompetisi.

“Kita sedang mencoba opsi yang berbeda melawan Persekabpas, berbeda juga melawan Java United. Hal ini dicoba karena kita harus mempunyai beberapa opsi yang lain karena kompetisi tiap lawan berbeda. Itu yang memang kita siapkan,” kata Ricky seusai pertandingan, dilansir Jawa Pos Radar Solo dari rilis resmi klub, Senin (24/8/2026).

Baca Juga: Naik Level ke Senior, Mental Jadi Ujian Terbesar Pemain Muda Persis Solo

Uji coba menjadi ruang bagi Ricky untuk melihat sejauh mana pemain mampu menjalankan skema berbeda sekaligus merespons situasi pertandingan. Pemantauan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memetakan kedalaman skuad.

Hal itu terlihat ketika Persis menghadapi Persekabpas. Laskar Sambernyawa belum tampil maksimal pada babak pertama. Setelah sejumlah pergantian pemain dilakukan, permainan Persis meningkat dan mampu mencetak tiga gol setelah turun minum.

“Pertandingan berjalan dengan baik walaupun belum maksimal di awal-awal. Di babak kedua, saya mencoba dengan melakukan pergantian dan permainan lebih baik,” ujar Ricky.

Baca Juga: Persis Solo Borong 4 Wajah Baru dalam Dua Hari, Total Sudah Datangkan 23 Rekrutan untuk Championship

Performa pemain pengganti menjadi catatan penting bagi tim pelatih. Pergantian pemain tidak sekadar untuk menjaga kondisi, tetapi juga menjadi kesempatan melihat kemampuan pemain lain dalam memberikan perubahan terhadap permainan.

Kedalaman skuad menjadi modal penting bagi Persis untuk menghadapi kompetisi yang panjang. Ricky membutuhkan pemain yang siap menjalankan peran berbeda sekaligus mampu menjadi solusi ketika strategi awal tidak berjalan sesuai rencana.

Di sisi lain, banyaknya alternatif permainan membutuhkan proses adaptasi. Persis memiliki sejumlah pemain baru sehingga pemahaman antarpemain masih terus dibangun.

Ricky menilai pemainnya mulai memahami konsep permainan yang diinginkan tim pelatih. Namun, komunikasi dan pemahaman antarpemain masih perlu diperkuat agar koordinasi di lapangan semakin padu.

“Ke depan kita akan menambah chemistry lagi. Sebenarnya anak-anak sudah mengerti apa yang kita mau, tinggal menambah ketebalan mereka saling mengerti satu sama lain,” imbuhnya.

Baca Juga: Mental Jadi Penentu Pemain Muda Persis Solo Tembus Level Profesional

Chemistry menjadi salah satu pekerjaan rumah Persis sebelum kompetisi resmi bergulir. Sebab, perubahan skema dan komposisi akan lebih mudah diterapkan jika para pemain sudah memiliki pemahaman yang sama terhadap peran dan pergerakan rekan setim.

Karena itu, kemenangan 3-0 atas Persekabpas belum menjadi gambaran akhir kekuatan Persis. Hasil tersebut memang memberikan modal positif, tetapi Ricky masih memiliki sejumlah pekerjaan untuk diselesaikan, mulai dari menemukan opsi permainan, memaksimalkan kedalaman skuad, hingga memperkuat chemistry.

Rangkaian uji coba pun menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Persis masih memiliki waktu untuk merangkai berbagai alternatif menjadi formula permainan yang lebih solid sebelum Championship 2026/2027 dimulai. (hj/nik)

 

Editor : Niko auglandy
persis solo uji coba persekabpas