Panahan Solo Bidik Juara Umum Popda Jateng, Target 10 Emas Mulai Diburu

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:35 WIB
Atlet panahan Kota Solo tengah jalani latihan di Lapangan UMS. (Hernindya Jalu/Radar Solo)
Atlet panahan Kota Solo tengah jalani latihan di Lapangan UMS. (Hernindya Jalu/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Surakarta mulai memanaskan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Provinsi Jawa Tengah. Training center (TC) bagi atlet pelajar resmi dimulai dengan target tinggi, yakni membawa pulang gelar juara umum.

Persiapan tersebut menyasar pemanah dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Berbeda dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang menjadi ajang bagi atlet senior, Popda memberikan ruang bagi atlet usia pelajar untuk menguji kemampuan di level provinsi.

Ketua Harian Perpani Kota Surakarta Fitra Wibawa Kusuma mengatakan, TC Popda mulai digelar di tengah rangkaian persiapan sejumlah agenda panahan lainnya. Latihan dilakukan secara lebih terarah sebagai bekal sebelum para atlet menghadapi persaingan.

"Di sela-sela Porprov kita juga akan mengadakan pertandingan untuk sirkuit provinsi yang ketujuh dan Popda untuk atlet yang sekolah SD, SMP, dan SMA. Dan Popda mulai hari ini kita lakukan TC," kata Fitra saat ditemui Jawa Pos Radar Solo, Kamis (20/8/2026) usai latihan.

Baca Juga: Klubnya Terdegrasi ke Liga 4, Ini Yang Buat Persis Solo Kepincut Rekrut Yohanes Baghi

TC tersebut tidak sekadar ditujukan untuk meningkatkan kesiapan bertanding. Perpani Solo juga memanfaatkannya sebagai bagian dari proses pembinaan dan regenerasi atlet.

Para pemanah pelajar mendapat kesempatan berlatih di lingkungan yang sama dengan atlet senior. Menurut Fitra, keberadaan atlet senior dapat menjadi sumber motivasi sekaligus memberikan gambaran kepada atlet muda mengenai teknik dan proses latihan yang harus dijalani.

"Sehingga untuk bisa melihat kakak-kakak seniornya untuk memberikan motivasi adik-adiknya juga, gimana perkenaan yang bagus, gimana teknik yang bagus," ujarnya.

Baca Juga: Siapa Andy Harjito? Ini Statistik Gol dan Asal Klub Striker Baru Persis Solo di Liga 2 Tersebut

Fitra menilai pengalaman tersebut penting bagi perkembangan atlet pelajar. Mereka tidak hanya belajar dari materi latihan, tetapi juga dapat mengamati langsung bagaimana atlet senior menjaga teknik hingga menghasilkan perkenaan yang baik.

Pola tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses regenerasi Panahan Solo. Sebab, pembinaan atlet membutuhkan proses panjang sebelum seorang pemanah mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

Karena itu, Popda tidak hanya dipandang sebagai ajang perebutan medali. Kompetisi tersebut sekaligus menjadi salah satu tahapan untuk membentuk dan mematangkan atlet muda Surakarta.

Di sisi prestasi, Perpani Solo memasang target tinggi pada Popda tahun ini. Tim membidik gelar juara umum dengan sasaran 10 medali emas.

"Untuk yang di Popda insyaallah kita targetnya adalah juara umum. Targetnya 10 emas," lanjutnya.

Target tersebut menjadi tantangan bagi para atlet pelajar yang dipersiapkan membawa nama Kota Surakarta di tingkat provinsi. Kemampuan teknis, pengalaman bertanding, serta kesiapan menghadapi tekanan kompetisi akan menjadi bagian penting dalam upaya mencapai sasaran tersebut.

Baca Juga: Persis Solo Rekrut Kiper Kelima, Pernah Berseragam Timnas U-19 dan Gabung Banyak Tim Besar

Perpani Solo pun berharap proses TC yang telah dimulai dapat berjalan maksimal. Selain mengejar target prestasi di Popda, pembinaan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi pemanah baru yang kelak dapat mengikuti jejak atlet senior Surakarta.

Dengan demikian, target 10 emas bukan hanya menjadi sasaran pada Popda tahun ini, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kesinambungan prestasi panahan Kota Solo. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
panahan tc porprov