Kabar Duka Sepak Bola Nasional, Pelatih Legendaris Iwan Setiawan Meninggal Dunia

Nur Pramudito • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 10:47 WIB
Kabar Dukan Sepak Bola Nasional, Pelatih Legendaris Iwan Setiawan Meninggal Dunia
Kabar Dukan Sepak Bola Nasional, Pelatih Legendaris Iwan Setiawan Meninggal Dunia

RADARSOLO.COM - Kabar dukan datang dari dunia sepak bola nasional. Pelatih legendaris Iwan Setiawan dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (3/9/2026).

Kepergian sosok yang telah puluhan tahun berkecimpung di sepak bola Indonesia tersebut meninggalkan duka bagi insan olahraga Tanah Air.

Kabar mengenai Iwan Setiawan meninggal dunia diketahui melalui unggahan rekan sesama pelatih, Rudy Eka Priyambada, di akun Instagram pribadinya.

Dalam unggahannya, Rudy Eka mengenang Iwan Setiawan sebagai sosok yang memiliki kepribadian jujur, apa adanya, sekaligus menjadi salah satu panutan dalam perjalanan kariernya sebagai pelatih.

"Inalilahi wainalilahi rodjiun. Selamat Jalan Ayah Iwan Setiawan. Pertemuan kita terakhir di NFP (National Football Philosophy) Jogja kemarin," tulis Rudy Eka Priyambada.

"Sosok seorang pelatih ber jiwa jujur apa adanya. Terima kasih Ayah Iwan sudh jadi panutan saya dalan karir kepelatihan sepak bola. Amal ibadah di terima sisi Allah SWT."

Kepergian Iwan Setiawan menjadi salah satu kabar dukan sepak bola nasional yang cukup mengejutkan. Pasalnya, pria kelahiran Medan, 5 Juli 1958, tersebut dikenal memiliki perjalanan panjang, baik sebagai pemain maupun pelatih.

Perjalanan Karier Iwan Setiawan

Sebelum dikenal sebagai pelatih, Iwan Setiawan lebih dulu menjalani karier sebagai pesepak bola. Ia pernah memperkuat sejumlah klub ternama di Indonesia, di antaranya Pelita Jaya, Arseto Solo, dan Persija Jakarta.

Setelah mengakhiri karier sebagai pemain, Iwan mulai serius menekuni dunia kepelatihan. Ia mendapat kepercayaan menangani tim junior Persija Jakarta pada periode 1997 hingga 1999.

Kariernya kemudian berlanjut ke tim senior. Iwan Setiawan dipercaya menjadi pelatih Persija Jakarta pada musim 2000-2001. Beberapa tahun kemudian, ia juga mendapat kesempatan menangani Timnas U-17 Indonesia pada periode 2004-2005.

Tidak hanya Persija dan tim nasional kelompok usia, kiprahnya juga meliputi sejumlah klub besar lainnya. Ia pernah menangani PSMS Medan, Pusamania Borneo FC, Persela Lamongan, hingga Persebaya Surabaya.

Salah satu pencapaian penting dalam karier kepelatihannya terjadi ketika menangani Pusamania Borneo FC. Di bawah arahannya, klub tersebut berhasil menjadi juara kompetisi kasta kedua nasional pada musim 2013-2014.

Dikenal Tegas dan Punya Karakter Kuat

Sebagai seorang pelatih, Iwan Setiawan mempunyai karakter yang cukup kuat. Ia dikenal tegas dan tidak jarang menunjukkan gaya berbeda ketika menghadapi situasi pertandingan.

Salah satu ciri khasnya adalah keberaniannya memainkan perang psikologis melalui pernyataan dalam konferensi pers. Hal tersebut pernah terlihat ketika dirinya menangani Borneo FC pada Piala Presiden 2015.

Meski perjalanan kariernya tidak selalu berjalan mulus, kontribusi Iwan Setiawan terhadap perkembangan sepak bola nasional tetap mendapat pengakuan. Ia menjadi salah satu pelatih yang telah memberikan warna tersendiri dalam kompetisi sepak bola Indonesia.

Ketika menangani Persebaya Surabaya pada 2017, Iwan juga menjadi bagian dari proses awal pembentukan tim yang kemudian berkembang menjadi salah satu kekuatan penting di kompetisi nasional.

Sementara itu, klub terakhir yang ditangani Iwan Setiawan sebelum meninggal dunia adalah Sriwijaya FC. Ia menangani klub tersebut di ajang Championship Liga 2 musim 2025-2026.

Kini, sepak bola nasional kembali kehilangan pelatih legendaris. Sosok Iwan Setiawan meninggalkan perjalanan panjang dan berbagai kenangan bagi klub, pemain, pelatih, serta pencinta sepak bola Indonesia.

Editor : Nur Pramudito
Pelatih Legendaris meninggal dunia sepak bola nasional kabar duka iwan setiawan