Persis Solo Cuma Menang 2 Kali dari 6 Uji Coba, Ini Rapor Laskar Sambernyawa

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 08:18 WIB
Laga uji coba Persis Solo melawan Persiku Kudus di Stadion Kebogiro, Boyolali, Sabtu (5/9/2026). (Tim Media Persis Solo)
Laga uji coba Persis Solo melawan Persiku Kudus di Stadion Kebogiro, Boyolali, Sabtu (5/9/2026). (Tim Media Persis Solo)

RADARSOLO.COM - Persis Solo menutup rangkaian uji coba pramusim dengan rapor yang belum sepenuhnya meyakinkan. Dari enam pertandingan yang dijalani, Laskar Sambernyawa hanya mengemas dua kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan. Produktivitas lini depan menjadi salah satu pekerjaan rumah utama sebelum Championship 2026/2027 dimulai.

Laga kontra Persiku Kudus di Stadion Kebogiro, Boyolali, Jumat (4/9), menjadi pertandingan uji coba terakhir Persis sebelum memasuki kompetisi resmi. Hasil imbang tanpa gol dalam laga tersebut sekaligus mempertegas catatan ketajaman yang masih belum konsisten.

Sepanjang enam pertandingan, Persis hanya mampu mencetak enam gol. Seluruh gol tersebut berasal dari dua kemenangan, yakni saat menundukkan Dewa United dengan skor 3-1 dan mengalahkan Persekabpas Pasuruan 3-0.

Artinya, empat pertandingan lainnya berakhir tanpa gol bagi Laskar Sambernyawa. Persis gagal membobol gawang PSPS Pekanbaru saat kalah 0-2. Situasi serupa kembali terjadi ketika menghadapi Java United dan PSMS Medan yang masing-masing berakhir dengan kekalahan 0-1.

Baca Juga: Saat Persis Solo Kurang Produktif, Kendal Tornado FC Malah Cetak 42 Gol dalam 3 Uji Coba Jelang Kickoff Liga 2

Terakhir, Persis juga tak mampu mencetak gol ketika menghadapi Persiku. Pertandingan di Kebogiro berakhir 0-0 sekaligus menjadi penutup rangkaian pramusim.

Jika dirata-rata, Persis hanya mencetak satu gol dalam setiap pertandingan. Catatan tersebut tentu masih perlu mendapat perhatian mengingat persaingan di Championship 2026/2027 bakal menuntut konsistensi permainan sekaligus ketajaman di depan gawang.

Meski lini depan masih menjadi sorotan, sektor pertahanan justru menunjukkan catatan yang relatif lebih positif. Persis hanya kebobolan lima gol dari enam pertandingan. Dua clean sheet juga berhasil dicatat.

Baca Juga: Rapor 6 Laga Uji Coba Persis Solo Jelang Liga 2 Memprihatinkan: Lini Depan dan Belakang Jadi Buah Bibir

Dua catatan nirbobol tersebut terjadi saat Persis menang 3-0 atas Persekabpas dan bermain imbang 0-0 melawan Persiku. Artinya, organisasi pertahanan dapat menjadi modal yang terus dikembangkan, meski konsistensi permainan secara keseluruhan masih harus dibenahi.

Tiga kekalahan dari enam laga uji coba juga menjadi gambaran bahwa Persis belum menemukan performa terbaiknya. Tantangan semakin besar karena Laskar Sambernyawa akan langsung menjalani laga tandang pada pertandingan perdana Championship 2026/2027.

Pelatih kepala Persis Solo Ricky Nelson pun menyadari waktu persiapan semakin terbatas. Setelah pertandingan melawan Persiku, dia menyebut tim masih memiliki waktu sekitar satu pekan untuk melakukan evaluasi dan pembenahan sebelum menghadapi Persela Lamongan pada laga perdana.

Waktu tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi Persis untuk merapikan sejumlah kekurangan yang terlihat sepanjang pramusim. Pembenahan tidak hanya berkaitan dengan produktivitas lini depan, tetapi juga bagaimana Laskar Sambernyawa mampu menjaga konsistensi permainan selama 90 menit.

Enam laga uji coba setidaknya telah memberikan gambaran mengenai pekerjaan rumah Persis. Kini, Ricky Nelson dituntut memaksimalkan waktu yang tersisa agar tim bisa tampil lebih siap ketika kompetisi resmi bergulir. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
persis solo liga 2