Ini Komentar Pelatih PSS Sleman Usai Tumbang dari Bali United di Laga Perdana Liga 1

Niko auglandy • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 17:04 WIB
Laga Bali United vs PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (4/9/2026) malam. (Instagram @pssleman)
Laga Bali United vs PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (4/9/2026) malam. (Instagram @pssleman)

RADARSOLO.COM – Perjalanan masih panjang. PSS Sleman harus segera bangkit setelah mengawali Super League 2026/2027 (Liga 1) dengan hasil yang belum sesuai harapan.

Laskar Super Elja gagal meraih poin pada laga perdana setelah harus mengakui keunggulan Bali United FC. Bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (4/9/2026) malam, PSS menyerah dengan skor 1-2.

Kekalahan tersebut memang menjadi awal yang mengecewakan. Namun, kompetisi masih panjang dan PSS masih memiliki banyak kesempatan untuk memperbaiki kekurangan serta menunjukkan kemampuan terbaiknya pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Dalam laga di Gianyar, PSS tertinggal lebih dahulu melalui hadiah penalti pada menit ke-40. Dalam sebuah situasi berbahaya di area kotak penalti PSS, terjadi pelanggaran di lini belakang sehingga wasit Thoriq Munir Alkatiri menunjuk titik putih.

Baca Juga: Rekap Pemain Baru Persita Tangerang di Super League 2026/2027: Pemain Pinjaman Persib Bandung Tambah Kekuatan

Bali United mampu memanfaatkan kesempatan tersebut. Teppei Yachida yang dipercaya menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.

PSS mencoba memberikan respons pada babak kedua. Namun, kesalahan di lini belakang kembali harus dibayar mahal.

Pada menit ke-66, Bali United berhasil menambah keunggulan melalui Queven Inacio. Pemain tuan rumah tersebut memanfaatkan kesalahan lini belakang PSS dalam melakukan kontrol bola untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Dalam kondisi tertinggal dua gol, PSS tidak menyerah. Super Elang Jawa terus berusaha mencari jalan untuk memperkecil ketertinggalan.

Baca Juga: Klasemen Sementara Super League: Arema FC di Puncak, Java United dan Isenmulang Kalteng dapat Pengurangan Poin

Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada masa tambahan waktu. Melvyn Lorenzen mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-90+6 setelah memanfaatkan umpan silang Saiful Djoge.

Namun, gol tersebut belum cukup untuk menyelamatkan PSS dari kekalahan. Skor 2-1 untuk Bali United bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Meski gagal membawa pulang poin, perjuangan dan semangat para pemain untuk terus memberikan perlawanan hingga akhir pertandingan menjadi modal positif bagi PSS dalam menatap laga-laga berikutnya.

Hasil tersebut juga menjadi bahan evaluasi penting bagi Pieter Huistra dan jajaran tim pelatih. Pelatih asal Belanda itu menyoroti sejumlah momen yang dinilai menjadi pembeda dalam pertandingan, terutama situasi penalti serta kesalahan yang berujung pada gol kedua Bali United.

“Kami tentu berharap bisa mendapatkan hasil yang lebih baik. Saya pikir kami sedikit tidak beruntung, terutama dalam situasi penalti. Bahkan, saya bisa mengatakan kami benar-benar sangat tidak beruntung. Kemudian, gol kedua juga terjadi karena kesalahan dari pemain kami sendiri,” kata Pelatih Kepala PSS Sleman Pieter Huistra usai laga, dilansir dari laman resmi I. league.

Baca Juga: Persis Solo Cuma Menang 2 Kali dari 6 Uji Coba, Ini Rapor Laskar Sambernyawa

Meski mengalami kekalahan, Pieter tetap melihat sisi positif dari penampilan para pemainnya. Terutama keberanian anak asuhnya untuk terus berjuang dan berusaha bangkit setelah tertinggal dua gol.

“Namun, ada hal positif yang bisa kami ambil. Setelah tertinggal 0-2, kami tidak berhenti bermain. Kami tetap berusaha, terus mencoba, dan mencari cara untuk kembali ke pertandingan. Pada akhirnya, kami berhasil mencetak gol yang bagus, tetapi sayangnya gol tersebut datang terlalu terlambat,” imbuhnya.

Baca Juga: Rekap Pemain Baru Garudayaksa FC di Super League 2026/2027: Datangkan 17 Pemain Baru, Eks Persis Solo Merapat

Kekalahan di Gianyar menjadi bahan evaluasi bagi PSS Sleman untuk segera berbenah. Hasil tersebut menjadi pengingat bahwa masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki, sekaligus pijakan untuk membangun performa yang lebih baik.

Perjalanan Super League 2026/2027 masih panjang. PSS pun harus segera meninggalkan kekecewaan dari laga perdana dan mengalihkan fokus pada tantangan berikutnya.

Super Elja akan menjalani laga kandang dengan menjamu Madura United FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12/9) mendatang. Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi kesempatan bagi PSS untuk bangkit, memperbaiki kesalahan, dan memburu poin pertama mereka musim ini.

Editor : Niko auglandy
Super League liga 1 pss