RADARSOLO.COM – Namanya sempat dianggap meredup setelah mengambil keputusan melanjutkan karier di Liga Indonesia. Namun, Rafael Struick menunjukkan bahwa perjalanan dan perkembangan kariernya belum berhenti.
Penyerang Dewa United Banten FC itu membuktikannya langsung pada laga perdana Super League 2026/2027. Struick menjadi pahlawan kemenangan Dewa United saat menghadapi Persik Kediri.
Gol tunggal Struick pada menit ke-15 memastikan Dewa United membawa pulang tiga poin penuh setelah menang tipis 1-0 atas Persik di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (5/9) sore.
Usai pertandingan, pemain Timnas Indonesia tersebut tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya. Namun, bagi Struick, kemenangan tim menjadi hal yang paling utama.
“Tentu saya sangat senang, pertama-tama karena tiga poin ini. Saya pikir hari ini pertandingan yang sulit. Kediri bermain sangat baik dan di babak pertama kami menghadapi situasi yang tidak mudah. Tapi sebagai tim, kami beradaptasi dengan baik,” ujar Struick, dilansir dari laman resmi I.League.
Menurutnya, Persik memberikan perlawanan yang cukup ketat sepanjang pertandingan. Dewa United bahkan harus bekerja keras untuk meredam tekanan tim tuan rumah, terutama pada babak pertama.
Meski demikian, tim berjuluk Tangsel Warrior tersebut mampu beradaptasi dan mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Struick juga menyayangkan sejumlah peluang yang didapat Dewa United pada babak kedua belum mampu dikonversikan menjadi gol tambahan. Padahal, gol kedua akan membuat timnya lebih nyaman dalam mengamankan kemenangan.
Baca Juga: Persis Solo Cuma Menang 2 Kali dari 6 Uji Coba, Ini Rapor Laskar Sambernyawa
Namun, ia menegaskan hasil akhir tetap menjadi hal terpenting. Tiga poin pada laga pembuka menjadi modal berharga bagi Dewa United untuk mengarungi kompetisi musim ini.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi momen kebangkitan bagi Struick. Penyerang berusia muda itu mengakui musim sebelumnya bukanlah periode terbaik dalam perjalanan kariernya.
Memasuki musim baru, Struick pun membawa tekad besar untuk membuktikan kembali kualitasnya. Ia ingin memberikan kontribusi maksimal bagi Dewa United.
“Musim lalu bukan musim terbaik saya. Jadi musim ini saya harus membuktikan diri. Saya rasa saya sudah melewati masa pramusim yang bagus dan siap membantu tim sebanyak mungkin,” ungkapnya.
Sebagai seorang penyerang, Struick menyadari tugas utamanya adalah mencetak gol. Dan pada laga perdana musim ini, ia berhasil menjalankan tugas tersebut dengan sempurna.
“Tugas saya adalah mencetak gol, dan hari ini saya berhasil melakukannya untuk membantu tim meraih tiga poin,” pungkasnya.
Gol di Stadion Brawijaya itu pun menjadi awal yang manis bagi Rafael Struick. Setelah sempat mendapat sorotan mengenai keputusannya bermain di kompetisi Indonesia, ia kini mulai memberikan jawaban di atas lapangan.
Musim masih panjang, tetapi gol perdana tersebut bisa menjadi pijakan penting bagi Struick untuk membuktikan bahwa dirinya belum meredup dan masih memiliki ruang besar untuk terus berkembang bersama Dewa United.
Editor : Niko auglandy