RADARSOLO.COM – Persebi Boyolali mulai menunjukkan keseriusannya dalam menatap kompetisi Liga 4 Jawa Tengah musim mendatang. Di tengah belum adanya kepastian mengenai jadwal kickoff kompetisi, klub berjuluk Laskar Pandan Arang itu justru mulai bergerak menyiapkan kekuatan.
Langkah terbaru dilakukan dengan menunjuk Slamet Riyadi sebagai pelatih kepala. Pelatih berpengalaman tersebut diharapkan mampu membawa Persebi Boyolali bersaing lebih kompetitif pada musim baru nanti.
Pengumuman penunjukan Slamet Riyadi disampaikan Persebi melalui akun Instagram resmi klub, @persebi.boyolali, Senin sore (7/9).
"Sugeng rawuh, Coach Slamet Riyadi. Sebuah nahkoda baru untuk perjalanan baru. Persebi Boyolali dengan bangga menyambut Coach Slamet Riyadi sebagai bagian dari perjuangan mengarungi Liga 4. Dua musim terakhir, Coach Slamet Riyadi berhasil membawa tim sebelumnya meraih promosi ke Liga 3. Kini, pengalaman dan mentalitas juara tersebut hadir di Boyolali. Saatnya menulis cerita baru. Welcome to Boyolali, Coach. Let's make history together," tulis pernyataan resmi Persebi.
Kehadiran Slamet Riyadi menjadi salah satu sinyal bahwa Persebi tidak ingin sekadar menjadi peserta dalam persaingan Liga 4 Jawa Tengah. Pengalaman panjang sang pelatih di berbagai level kompetisi diharapkan mampu menjadi modal penting bagi Laskar Pandan Arang.
Slamet Riyadi memang bukan nama baru di sepak bola Indonesia. Karier kepelatihannya telah dimulai sejak cukup lama dan membawanya menangani sejumlah klub dari berbagai daerah.
Dia mengawali kiprahnya sebagai pelatih kepala PS Kwarta Junior pada Piala Soeratin 2009. Pada tahun yang sama, Slamet Riyadi juga mendapat kesempatan menjadi asisten pelatih PS Kwarta yang berlaga di Divisi III.
Baca Juga: Debut Manis Adrian Purzycki, PSIM Jogja Bersyukur Meski Gagal Menang
Kariernya kemudian berlanjut sebagai pelatih kepala PSGL Gayo Lues di Divisi I pada 2010. Setahun berikutnya, dia bergabung dengan Pro Duta FC sebagai asisten pelatih dan menjalankan tugas tersebut dalam kompetisi Divisi Utama 2011-2012 hingga Indonesia Premier League musim 2012-2013.
Slamet Riyadi kembali dipercaya sebagai pelatih kepala PS Kwarta pada 2014. Pengalamannya di sepak bola Jawa Tengah dan Indonesia semakin bertambah setelah sempat menjadi asisten pelatih Persis Solo Gotong Royong pada Liga 3 tahun 2017.
Namanya kemudian melanjutkan kiprah di sejumlah klub. Dia dipercaya menangani PSBS Biak di Liga 2 pada musim 2018 dan 2019. Setelah itu, Slamet Riyadi sempat menangani Tarakan Banten Jaya pada 2019.
Perjalanan kepelatihannya terus berlanjut dengan menangani Karo United pada 2021, kemudian Nusantara United pada 2022. Setelah itu, dia juga dipercaya menjadi pelatih kepala Persegaf Papua Barat pada periode 2023-2024.
Dalam dua musim terakhir, Slamet Riyadi semakin akrab dengan atmosfer sepak bola Jawa Tengah dan Solo Raya. Dia tercatat menangani Persika Karanganyar pada musim Liga 3 2024/2025 sebelum kemudian melanjutkan perjalanan bersama Persinga Ngawi pada musim 2025/2026.
Baca Juga: Tak Cuma Atlet, Pemuda Solo Juga Diajak Berjuang di Porprov Jateng 2026, Ini Caranya
Catatan tersebut menjadi salah satu alasan Persebi Boyolali memilihnya sebagai arsitek baru tim. Pengalamannya menangani klub di berbagai level, termasuk keberhasilannya membawa tim promosi dalam dua musim terakhir, diharapkan dapat menularkan mentalitas kompetitif kepada para pemain Persebi.
Kini, Slamet Riyadi dihadapkan pada tantangan baru bersama klub asal Kota Susu. Meski jadwal resmi Liga 4 Jawa Tengah belum diumumkan, Persebi mulai mengambil langkah awal untuk mempersiapkan tim.
Baca Juga: Sejarah Baru! Debutan Indonesia Langsung Kuasai World Boccia Championship
Penunjukan pelatih menjadi fondasi penting sebelum Persebi melanjutkan pembentukan skuad dan mematangkan persiapan menuju kompetisi. Dengan nahkoda baru yang memiliki pengalaman panjang, Laskar Pandan Arang mulai menatap musim baru dengan optimisme.
Saatnya bagi Persebi Boyolali menulis perjalanan baru di Liga 4 Jawa Tengah. (nik)
Editor : Niko auglandy